Saya kira dosa terbesar Fadlolan dalam peradaban
kemanusiaan adalah menggunakan kekuasaan untuk
memberangus kebebasan berpikir. Menggunakan KBRI untuk
menolak kegiatan yang berpikiran progresif.
Saya yakin, kalau seadainya Amina Wadud mengadakan
kegiatan di depan mahasiswa Kairo, orang yang pertama
kali memboikot dan bahkan akan mengancam pembunuhan
adalah Fadlolan dan gangnya. Yaitu dengan alasan
klasik ada kepentingan Yahudi di balik
pandangan-pandangan dan sikap progresif. Ini
sesungguhnya isu murahan.
Bagi saya yang jauh berbahaya adalah mereka yang tidak
memberikan ruang bagi kebebasan berpikir. Apalagi
menggunakan kekuasaan untuk memberangus kebebasan
berpikir.
Lalu, siapakah yang berprilaku "yahudi". Kadang orang
itu mudah menilai orang lain, tapi padahal dirinya
sendiri penuh dengan borok. Dosa masa lalunya masih
belum dibersihkan, walau 'idul fitri sudah berlalu
beberapa tahun.
Kawan2, Fadlona inilah diantara orang-orang yang
berada di balik "pemboikotan P3M". Untung Amina Wadud
menjadi imam di New York. Kalau seandainya beliau
menjadi imam di depan mahasiswa Kairo, pasti Fadlolan
adalah orang yang pertama kali memboikot, dengan dalih
"yahudi"-nya. Menggunakan konspirasi kekuasaan,
menggalang preman dan lain-lain. Inilah problem kita.
Saya pikir, Amina Wadud memang tidak akan pernah
melaksanakan gebrakan seberani itu di luar Amerika.
Karena masih banyak orang-orang yang berpikiran picik
terhadap kebebasan berpikir dan seruan untuk
kesetaraan bagi kalangan perempuan.
Tapi apapun yang terjadi, kalangan progresif harus
bangkit!
Zuhairi Misrawi
--- fadlolan musyaffa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Ha ha ha... Zuhairi mestinya gak perlu tanya, saya
> jelas alumni Alazhar tahun 2000 ya pasti sama lah
> pandangan saya dengan dosen-dosen Al Azhar. Yang
> mestinya saya tanyakan malah anda yang mengaku dari
> Al
> Azhar tapi kemana aja anda bawa Al Azhar�.? Senakmu
> sendiri, bawa-bawa al Azhar� he he he�
>
> Masalah anda membedakan teori dengan metodology itu
> kan menurut anda begitu�
>
> (Saya ingin membedakan penggunaan teori dan
> metodologi.
> Dalam masalah konflik israel palestina, dan sejumlah
> masalah timur tengah, seperti Irak, kita bisa
> menggunakan cara pandang Fadlolan, tapi untuk
> melihat
> fenomena Amina Wadud, saya pikir masuk dalam
> katagori
> "kebablasan".)
>
> Menurut saya, sikap amina wadud kalau ternyata bukan
> murni menjalankan ibadah, mka ada target tertentu�.
> Dan targetnya dia ternyata tidak banyak
> menguntungkan
> Islam, terbukti banyak ulama dan tokoh muslim
> menentangnya, dan posisi Islam sedang lemah di
> guncang issu global dan akses negativnya, malah
> wadud
> menambah bikin ulah menambah dan memecah konsentrasi
> umat Islam yang menyibukkan intern kecil maslah
> sholat. Mestinya garapan umat Islam banyak lebih
> besar
> dari itu.
> Ngapain Wadud bikin ulah semacam itu, maka bahasa
> saya
> apakah mungkin dia masuk kategori orang yang kena
> pengarus atau termasuk orang yang menggoalkan ide
> teori globalnya yahudi untuk mengadu domba world
> muslim? Ini kan masih dalam tanda kutip �pertanyaan�
> untuk didiskusikan.
>
> Saya tahu Zuhairi ngaku sudah baca semua lieratur
> dunia, sibuk mikirin tanggung jawab umat Islam
> sedunia. Sorry Zuh, kami disini tidur meluluk, gak
> ngikuti alur fikiran anda. Habih kamu dah sibuk sih,
> mask kami kitut-ikut sibuk nanti ngurangi garapanmu
> Zuh.
>
> Lama memang saya gak ketemu kamu, kangen juga nich�
> Habis kamu ke kairo gak kerumah sih.
> Salam,
> Fadlolan M.
>
> --- zuhairi misrawi <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
>
> >
> > Pandangan fadlolan persis seperti pandangan
> > dosen-dosen saya di al-Azhar. Saya tidak tahu
> apakah
> > Fadlolan sudah lulus dari al-Azhar, atau masih
> > menjadi
> > "mahasiswa abadi".
> >
> > Saya tidak bisa mengabaikan pandangan seperti itu.
> > Apalagi di tengah situasi global seperti ini. Tapi
> > ada
> > baiknya bila cara pandang kita "kebablasan".
> > Artinya,
> > menggunakan sebuah teori atau cara pandang untuk
> > seluruh masalah. Kepentingan Yahudi di balik ini
> dan
> > itu, tanpa mengetahui betul "problematisasi" di
> > balik
> > diskursus keislaman mutakhir. Apalagi Fadlolan,
> saya
> > yaqin haqqul yaqin tidak pernah membaca
> > pikiran-pikiran Aminah Wadud. Saya tidak tahu,
> > apakah
> > mas Munir pernah membaca buku atau tulisan Aminah
> > Waduh. Meminjam istilah Said dalam travelling
> > theory-nya, sebaiknya setiap interpreter harus
> > menggunakan "teks" sebagai salah satu cara untuk
> > membaca pikiran-pikiran seseorang.
> >
> > Saya baru membaca buku "Progressive Muslims",
> karya
> > Omad Safi, yang di dalamnya terdapat tulisan Amina
> > Wadud, walaupun dia berbicara tentang sejarah dan
> > perkembangan umat Islam di Amerika. Ada satu poin
> > yang
> > menarik buat saya, bahwa ternyata di antara
> > komunitas
> > muslim yang progresif itu adalah orang-orang
> muslim
> > Afrika. Sedangkan orang-orang muslim yang berasal
> > dari
> > Timur-Tengah, Asia, menurut dia, tidak sepogresif
> > muslim Afrika. Walaupun mutakhir terdapat sejumlah
> > profesor dari Timur-Tengah yang berpikiran
> > progresif.
> >
> > Dan menarik bagi saya, bahwa cara orang-orang
> Afrika
> > mempraktekkan keagamaannya perlu mendapatkan
> > perhatian
> > lebih serius dan perlu dilakukan kajian lebih
> > mendalam
> > daripada sekadar mencari justifikasi macam-macam,
> > seperti pandangan Fadlolan di atas.
> >
> > Saya ingin menggunakan pendekatan Piere Bourdeu
> > saja,
> > bahwa apa yang dilakukan oleh Amina Wadud adalah
> > politik simbol belaka. Bahwa perempuan muslimah
> > tidak
> > banyak mempunyai kesempatan untuk menggunakan
> simbol
> > seleluasa kaum laki-laki. Karenanya, ketika
> > menggunakan simbol shalat jum'at, di sinilah
> > permainan
> > politik simbol sedang digelar Amina Wadud. Satu
> kata
> > yang ingin disampaikan Amina Wadud, bahwa
> perempuan
> > mempunyai kekuasaan juga, sebagaimana laki-laki
> yang
> > punya banyak kesempatan untuk menggunakan
> > kekuasaannya.
> >
> > Saya ingin membedakan penggunaan teori dan
> > metodologi.
> > Dalam masalah konflik israel palestina, dan
> sejumlah
> > masalah timur tengah, seperti Irak, kita bisa
> > menggunakan cara pandang Fadlolan, tapi untuk
> > melihat
> > fenomena Amina Wadud, saya pikir masuk dalam
> > katagori
> > "kebablasan".
> >
> > Saya tertarik pada kesimpulan komunitas muslim di
> > New
> > York, bahwa komunitas muslim tidak perlu menyikapi
> > masalah Amina Wadud secara emosi. Cara terbaik
> > adalah
> > dialog. Sikap seperti inilah yang menurut saya
> > justru
> > akan membuahkan peradaban baru bagi umat Islam.
> >
> > Zuhairi Misrawi
> >
> >
> >
> >
> > --- fadlolan musyaffa <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> >
> > >
> > > Ini yang saya mau mas Munir, dan ide saya sprti
> > yang
> > > sampean tulis dibawah. Mestinya yang kita
> > diskusikan
> > > adalah pendekatan dari sisi mau kemana amina
> > wadud,
> > > siapa yang bersama dia dan siapa dibelakang dia
> > > dalam
> > > menggoalkan ide teori globalnya yahudi untuk
> > mengadu
> > > domba world muslim. Sebenarnya kalau hanya dasar
> > > hukum
> > > dan tinjauan fikh-nya kita semua telah tahu dan
> > saya
> > > yakin akan menambah beban khilafiah dari hal
> yang
> > > sudah mukhtalaf fih, karena diskusan akan
> salaing
> > > berbeda dari sudut mana ia memandang dan akan
> > > megarah
> > > pada ide dasar dia untuk memperbolehkan atau
> > > melarang,
> > > sehingga natijahnya akan sama, yaitu khilaf.
> > >
> > > Tanpa menyepelekan Legal Islamic law, juga tidak
> > > dalam
> > > rangka mencurigai kelompok tertentu, akan lebih
> > > bagus
> > > apabila kita diskusi menyikapi sosok Wadud,
> dengan
> > > penekatan seperti yang mas Munir paparkan
> dibawah,
> > > sehingga kita akan dapat melihat utuh "siapa
> > > sebenarnya Wadud, mau kemana dia, apa target
> dia".
> > > Maka kita akan dapat defend on sekaligus kita
> > dapat
> > > tambahan maklumat apakah mereka termasuk yang
> > > menggerogoti islam dari dalam.
> > >
>
=== message truncated ===
__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Small Business - Try our new resources site!
http://smallbusiness.yahoo.com/resources/
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/.DlolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/