Fitnah edisi cetak juga sudah menyebar. Teman saya di daerah klender sudah mendapatkan selebaran itu dirumahnya. Sekarang sudah jelas, karena PCNU Jombang sudah membuat pernyataan bahwa itu fatwa tidak bertanggungjawab dan sama sekali tidak benar. Jadi masalah ini kita tutup saja sampai disini karena semakin lama dibicarakan maka semakin 'senang' oknum yang membuat isu murahan tak berguna itu.
Salam Mukhlisin ----- Original Message ----- From: siti infirohah alfaridah To: [email protected] Sent: Wednesday, September 27, 2006 3:30 AM Subject: Re: [kmnu2000] Fatwa NU Jombang di Milist Umum Aku sangat yakin bahwa fatwa ini bukan dari ulama NU. nama-nama yang tercantum juga sangat tidak familiar di kalangan NU. Saya sekarang memang tinggal di jogja setelah gempa, tetapi sebelumnya saya bekerja di LAKPESDAM-NU Jombang dan saya pernah 'nyantri' di Bahrul Ulum Tambakberas jombang. Saya harap ada yang bertanggungjawab terhadap fatwa ini karena ini akan membingungkan kaum nahdliyin. Masih untung kalau hanya di kembangkan di milist saja, tetapi kalau sampai ke masyarakat, bisa membuat mereka bingung. Saya berharap juga, bagi para kyai atau ulama NU yang memiliki kemudahan akses di Internet segera ngechek nama-nama ini dan mengklarifikasinya. ST. Infirohah Al Faridah ----- Original Message ----- From: "arief dani" To: [email protected] Subject: [kmnu2000] Fatwa NU Jombang di Milist Umum Date: Tue, 26 Sep 2006 03:37:32 -0700 (PDT) Assalamu alaikum wr wb Para Wahabi salafi yang sangat dengki dengan NU telah menyebarkan berita ini keberbagai milist. Teman2 NU yang memiliki hubungandengan Ulama Jombang dapatkan mengklarifikasi hal ini, kebenarannya, krn saya tidak percaya, kecuali hanya rekayasa wahabi saja. Betapa busuknya para salafi wahabi ini bila memang mereka telah merekayasa. wasalam, arief hamdani Tariqah Naqshbandi Haqqani, Pengikut Tariqah Mutabarok From: "Harlan C. Jaya" <Harlan.Jaya@ petrochina. co.id> Subject: FW: FATWA ULAMA NU JOMBANG Date: Fri, 15 Sep 2006 09:24:35 +0700 FATWA ULAMA JOMBANG DALAM BERBAGAI IBADAH/AMALAN BEBERAPA FATWA ULAMA NU JOMBANG Bismillahirrohmanir rohim Kami Ulama dari Nahdatul Ulama Jombang, Jawa Timur setelah bermusyawarah dalam masalah peribadatan umat Islam yang selama ini dianggap Ibadah, amalan YANG TIDAK SESUAI dengan syariat Islam, setelah mengkaji ulang beberapa kali dan mengkaji hadits-hadits, pendapat para imam, telah mengambil keputusan untuk menghimbau, sekali lagi sifatnya menghimbau kepada kaum muslimin di seluruh Indonesia khususnya kaum Nahdiyin agar merubah secara bertahap amalan yang selama ini kurang sesuai dengan syariat Islam, agar mengikuti fatwa kami sebagai berikut : DALAM SHOLAT 1. Agar meninggalkan kebiasaan membaca "Usholli." dengan suara keras, karena niat itu pekerjaan hati cukup dalam hati saja. 2. Ba'da sholat, imam tidak perlu membaca wirid, Zikir, dengan bersuara, cukup dalam hati dan imam ba'da sholat tidak perlu memimpin DO'A BERSAMA dengan jama'ah. Imam dan jama'ah berdo'alah sendiri-sendiri dalam hati. 3. Jama'ah ba'da sholat tidak perlu mencium tangan imam, cukup bersalaman saja ( Catatan : bersalaman setelah sholat pun harus sedikit demi sedikit ditinggalkan karena tidak ada dalilnya, kaum muslimin seharusnya mengamalkan sunnah dengan mengucapkan salam dan bersalaman sesama muslim pada saat bertemu satu dengan yang lainnya ) 4. Dalam sholat subuh imam tidak perlu membaca do'a Qunut, kecuali kalau ada sesuatu yang berbahaya terhadap kehidupan Umat Islam secara keseluruhan. 5. Do'a Qunut boleh dibaca setiap sholat bila ada keperluan yang bersifat darurat tidak hanya dalam sholat subuh. 6. Sholat Rawatib/Sholat Sunnat Qobliah/Ba'diah adalah sebagai berikut Qobla Subuh, Qobla dan Ba'da Dzuhur, Ashar tidak ada rawatib, Ba'da Magribh dan Ba'da Isya. DALAM SHOLAT JUM'AT 1. Sebelum khotib naik mimbar tidak ada Adzan dan tidak ada qobla' jum'at. 2. Ketika khotib duduk diantara dua khutbah tidak ada bacaan sholawat. 3. Ba'ada sholat jum'at imam tidak mempunyai kewajiban untuk memimpin do'a untuk makmum dengan suara kuat. Silahkan imam dan jama'ah berdzikir, wirid dan do'a masing-masing. 4. Dalam sholat jum'at tongkat yang selama ini dipakai khotib bukan merupakan saran ibadah. Hanya kebiasaan dari khalifah Utsman, sekarang dapat ditinggalkan. 5. sebelum khotib naik mimbar tidak perlu pengantar dan tidak perlu membaca hadits Muhammad SAW tentang jangan berkata-kata ketika khotib sedang khutbah, tapi sampaikanlah bersamaan dengan laporan petugas masjid tentang laporan keuangan. Petugas khotib dan imam hal ini sebagai perangkat laporan administrasi masjid, bukan proses ibadah sholat jum'at. DALAM SHOLAT TARAWIH/WITIR/ TAHAJUD 1. Dalam bulan ramadhan diwajibkan shaum dan dimalam hari disunnatkan sholat tarawih, witir. Yang selama ini masih ada yang berbeda pendapat karena itu perlu diketahui himbauan ini. 2. Sholat Tarawih dilakukan Nabi Muhammad SAW sebanyak 8 raka'at dan 3 raka'at witir. Dapat dilakukan dengan cara 4-4-3. 3. Tidak disunnatkan membaca do'a bersama-sama antara raka'at. 4. Tidak dibenarkan antar jama'ah membaca sholawat nabi bersahut-sahutan. 5. Sebelum Ramadhan tidak perlu sholat Tasbih, Sholat Nisfu Sya'ban, sedekah ruah. Karena hadits tentang kedua sholat tersebut dho'if, lemah dan berbau pada hadits maudhu (palsu). Karena terputus perawinya dan sholat ini tidak pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW juga 4 sahabat. 6. Pada sholat witir dibulan Ramadhan tidak perlu ada Qunut ( Catatan : adapun qunut witir merupakan sunnah yang tidak dibatasi kapan hari mulainya pada bulan Ramadhan. Qunut witir dilakukan sebelum ruku ) . DALAM UPACARA TA'ZIAH 1. Keluarga yang mendapat musibah kematian, wajib bagi umat Islam untuk ta'ziah, selama tiga hari berturut-turut. 2. Kebiasaan selama ini yang melakukan hari ke-7, hari ke-40, hari ke-100 supaya ditinggalkan. Karena ini tidak ada contoh dari Nabi Muhammad SAW dan tidak ada tuntunannya. Upacara itu berasal dari ajaran agama Hindu dan Budha, menjadi upacara drikerajaan Hiyang dari daratan Tiongkok yang dibawa oleh orang Hindu ke tanah Melayu tempo dulu. 3. Dalam ta'ziah usahakan tidak ada makan-makan, cukup air putih sekedar obat dahaga. 4. Acara dalam ta'ziah, baca surat al-Baqoroh ayat 152 sampai 160, kemudian adakan tabligh yang mengandung isi kesabaran dalam menerima musibah, tutup dengan do'a untuk sang almarhum, tinggalkan kebiasaan baca surat Yasin bersama-sama, tahlil dan kirim Fadhilah. Semua itu ternyata hukumnya bid'ah. DALAM UPACARA PENGUBURAN 1. Tinggalkan kebiasaan dalam sholat jenazah dengan mengajak jama'ah untuk mengucapkan kalimat bahwa "jenazah ini orang baik, khoir, khoir". Hal ini tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW dan tidak ada Hadits sebagai pembimbing. 2. Tinggalkan kebiasaan ketika mengangkat jenazah turun naik tiga kali sambil dibacakan surat Alfatihah. 3. Tinggalkan kebiasaan selama ini adanya bimbingan kepada mayat yang sudah dalam kubur yang disebut dengan TALQIN. 4. Tinggalkan kebiasaan membangun kuburan dengan bangunan mewah. 5. Tinggalkan kebiasaan selama ini membaca kitab suci al-Qur'an (Surat Yasin) diatas kuburan, kalau ziarah kekuburan bersihkan kemudian berdo'a. Demikianlah beberapa Fatwa yang kami simpulkan, karena masalah yang kami kemukakan diatas, sangat banyak dipertanyakan dari berbagai dan terutama dari keluarga besar Nahdiyin. Fatwa ini datang dari berbagai Ulama NU yang berkumpul di Jombang dalam suatu pengajian, sehingga oleh KH Mustafa Djalil dikumpulkan beberapa Ulama untuk membahas berbagai masalah sehari-hari yang menjadi selang sengketa dikalangan umat Islam, khusunya kalangan Nahdiyin, untuk menjadi pegangan sehingga dapat diadakan bahan pertimbangan dan jangan melakukan perubahan dengan cara yang kurang bijaksana, khawatir akan menimbulkan gejolak. Lakukan sosialisasi Fatwa ini dengan diskusi dengan jiwa kebersamaan untuk menuju kepada ibadah dan peramalan yang benar menurut syariat Islam. Kepada saudara-saudara yang menerima Fatwa ini, agar memperbanyak Fatwa ini dan disampaikan secara beranting ke sumua umat Islam agar segera tersosialisasi dengan cepat. Semoga Allah SWT menuntun kita kejalan yang lurus Jombang, 1 Ramadhan 1423 H 1. KH. Mustafa Djalil 2. KH. Abdullah Siddiq 3. KH Mahfudz Siddiq 4. KH Abdullah Hasyim 5. KH Hasyim Basdan 6. KH A. Ridwan Hambal 7. KH Faturachman Sujono 8. KH Cholil Anshor 9. KH Tantowi Djauhari Notulis pertemuan Drs. H.M Sungkono --------------------------------- Do you Yahoo!? Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail. [Non-text portions of this message have been removed] -- ___________________________________________________ Play 100s of games for FREE! http://games.mail.com [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
