Saya malah bingung dengan Mas Anam ini. Jadi kalau pengen Islamnya berguna
harus jadi fundamentalis, begitu? Buktinya HTI wa akhowatuha yang mua ada
"islamnya" itu tidak bisa membuat islam rahmatan lil alamin. Malah bikin kaco.
Kayaknya perlu difikirkan lagi tuh. Atau ada penjelasan yang lain?
Mas Anam menulis,
..........
Nah, saya hanya ingin memberikan pembanding begini. Filosof besar bernama
Hegel --dalam filsafat sejarahnya-- sempat "terkagum-kagum" dengan sosok
pimpinan pengganti Nabi Muhammad yang kedua Sayyyidina Umar bin Khottob. Bukan
karena Umar adalah pimpinan yang dikenal paling berani menegakkan keadilan,
bahkan sampai menghukum anaknya sendiri di hadapan publik. Bukan karena Umar
bersedia menyamar menjadi rakyat biasa untuk mengetahui kondisi rakyat yang
sebenarnya. Juga bukan karena Umar paling berani berbeda pendapat dengan Rasul,
atau minimal berani menginterpretasikan hadits rasul secara radikal. Tapi
karena saat pertama kali menjabat ia sempat membakar habis-habisan buku-buku
ilmu pengetahuan yang dikarang pada masa jahiliyah atau ditulis oleh orang
kapir. "Ga usah pakai itu. Islam sudah lengkap," kata Umar. Hegel bercerita,
sejak saat itu semangat orang-orang Islam untuk menimba ilmu pengetahuan pun
ikut terbakar-bakar. Berbagai karya ilmu pengetahuan kemudian muncul,
menandai awal masa keyajaan Islam.
Gus Dur dan Kang Dawam, kalau saya tidak salah baca, ingin menjadikan Islam
sebagai prinsip hidup yang universal, yakni kata-kata agung seperti keadilan,
kesejahteraan, persamaan hak, penghormatan kemanusiaan asasi, dan seterusnya.
Lalu praksisnya adalah berbagai pemikiran "rasional" yang berkembang dalam
publik internasional. Menurut saya, dengan cara begini-ini, Islam tidak akan
"berfungsi" apa-apa: sama sekali tidak nggigit. Karena orang yang tak pernah
belajar Islam sekalipun bisa mengklaim bahwa pemikiran dan apa yang
dilakukannya sesuai dengan prinsip universal Islam; Tidak usah belajar di
pesantren karena dalam buku-buku baru terbitan Oxford, misalnya, juga ada
Islam. Belum lagi ketika menyoal bahwa sesungguhnya yang universal itu pun
sangat problematik, tergantung diskursus mana yang saat ini sedang hegemonik.
..........
awet gunawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
disinilah letaknya antara orang bodoh dengan orang pinter dan orang
bijak dengan orang pembajak
mungkin ada baiknya juga kalau kita tidak merasa eksklusif
SELAMAT MEMBANGKITKAN PERJUANGAN
DEMI HIDUP YANG SELANJUTNYA
----- Original Message ----
From: Hatim Ghazali <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, January 22, 2007 1:16:17 PM
Subject: Re: [kmnu2000] Pembaruan KH Abdurrahman Wahid
Setahu saya, kebalikan dari iman adalah kafir. Buka lagi al-Qur'annya bung. So,
mengatakan tidak beriman = kafir. Coba di cek lagi, dari pada berdebat tanpa
ada dasar. Saya gak punya waktu lagi untuk buka-buka kitab.
kafir/tidak sama sekali tidak berkaitan dengan pinter/bodohnya seseorang.
Salam
----- Original Message ----
From: kh anam <[EMAIL PROTECTED] com>
To: [EMAIL PROTECTED] s.com
Sent: Saturday, January 20, 2007 11:39:52 AM
Subject: Re: [kmnu2000] Pembaruan KH Abdurrahman Wahid
Salam,
Saya tidak pernah mengatakan "kafir" atau kufur kepada seorang pun. Silahkan
disimak kembali tanggapan saya. Kalau sampean pernah belajar ilmu mantiq
atau logika, ada rumusan bahwa tidak berarti "yang tidak beriman" itu adalah
"kafir". Orang yang tidak berfikir bukan berarti bodoh bukan?
Jadi begitu
<!--
#ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial,helvetica,clean,sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial,helvetica,clean,sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;
}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;
}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;
font-family:Verdana;
font-size:77%;
margin:0;
}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;
}
#ygrp-actbar{
clear:both;
margin:25px 0;
white-space:nowrap;
color:#666;
text-align:right;
}
#ygrp-actbar .left{
float:left;
white-space:nowrap;
}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;
font-size:77%;
padding:15px 0;
}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;
font-size:77%;
border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;
}
#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;
margin-bottom:20px;
padding:2px 0 8px 8px;
}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;
font-family:Verdana;
font-weight:bold;
color:#333;
text-transform:uppercase;
}
#ygrp-vital ul{
padding:0;
margin:2px 0;
}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;
clear:both;
border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;
color:#ff7900;
float:right;
width:2em;
text-align:right;
padding-right:.5em;
}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;
}
#ygrp-vital a {
text-decoration:none;
}
#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;
}
#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;
font-size:77%;
}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;
background-color:#e0ecee;
margin-bottom:20px;
}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;
margin:0;
}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;
padding:6px 0;
font-size:77%;
}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;
font-size:130%;
}
#ygrp-sponsor #nc {
background-color:#eee;
margin-bottom:20px;
padding:0 8px;
}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;
}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;
font-weight:bold;
color:#628c2a;
font-size:100%;
line-height:122%;
}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;
}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;
}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;
}
o {font-size:0;}
.MsoNormal {
margin:0 0 0 0;
}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;
}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq {margin:4;}
-->
__________________________________________________________
Don't pick lemons.
See all the new 2007 cars at Yahoo! Autos.
http://autos.yahoo.com/new_cars.html
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
All New Yahoo! Mail Tired of unwanted email come-ons? Let our SpamGuard
protect you.
[Non-text portions of this message have been removed]