Mau ke mana, Ansor? Di NU, badan otonom yang pengkaderannya paling tidak jalan
adalah Gerakan Pemuda Ansor. Serba tidak jelas. Kecenderungan ke politik
praktis pun tidak jelas arahnya. Organisasi sayap pemuda NU ini, terkesan tidak
menjadi organisasi yang menghimpun, mengorganisir dan mendidik para pemuda NU.
Bahkan lebik baik IPNU dan IPPNU--meski di kalangan NU sendiri dua organisasi
ini kerap mendapat cibiran.
Cak Munir <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Dear Bung
Mukhlisin,
Sy kira pengambilan judul oleh Kompas ini kurang pas!! pertama, dari sisi
gramatikal, judul hanya didasarkan pada dua alinea pertama bukan substansi
pokok dari seluruh alenia. kedua, terkesan nampak egosentrisme organisasi
padahal dalam keterangan secara menyeluruh dari bacaan tsb, jelas menampilkan
karya yg kontributif bg bangsa.
salam,
Munir, GP Ansor DIY
Mukhlisin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
http://www.kompas.co.id/
Senin, 16 April 2007
Ultah ke-73
GP Ansor Memantapkan sebagai Organisasi Massa Terbesar
Memasuki usianya yang ke-73, Gerakan Pemuda Ansor semakin memantapkan diri
sebagai organisasi pemuda terbesar di Indonesia. GP Ansor hadir di seluruh
provinsi (33 provinsi) dan 417 kabupaten/kota. Mereka mengorganisasi sekitar
enam juta pemuda yang tercatat aktif di organisasi yang hadir sejak zaman
pra-kemerdekaan ini.
Anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor ini tersebar di sekitar 20.000 desa dan
kelurahan, baik di Pulau Jawa maupun luar Pulau Jawa. Dari jumlah di atas,
sekitar 350.000 hingga 400.000 merupakan kader inti GP Ansor yang diwadahi
dalam Barisan Ansor Serbaguna (Banser).
Keberadaan GP Ansor tidak dapat dipisahkan dengan sejarah perjuangan
kemerdekaan RI. GP Ansor berdiri sejak tahun 1934, turut berjuang merebut
kemerdekaan. Pasca-kemerdekaan pun, Ansor tetap komit mempertahankan
kemerdekaan. Ini terbukti dengan peristiwa 10 November 1945 di Surabaya. Saat
itu, Ansor turut serta dalam perang di Surabaya. Pada 1965 pun, Ansor menjadi
pasukan terdepan memberantas Partai Komunis Indonesia.
"Itu periode emas Ansor. Orang tidak akan lupa dengan dua peristiwa itu," ujar
Sekretaris Jenderal (Sekjen) GP Ansor A Malik Haramain.
Kini, dalam organisasi yang bermarkas besar di Jalan Kramat Raya 65, Jakarta
Pusat, yang selalu meriah itu sedang berbenah diri. Ini dilakukan di bawah
kepemimpinan Saifullah Yusuf dan pengurus pusat, seperti H Tatang Hidayat, Umar
Syah HS, Endang Sobirin, A Hasyim Hadrawi, Choirul Sholeh Rasyid, Abdullah
Azwar Anas, Machmud Yunus, Mukhtar Hadyu, Ismail Sangadji, MB Idham Chalid,
Maskut Candranegara, Harianto Oghie, Ridwan Balia, dan HNM Dipo Nusantara.
Menurut Malik Haramain, GP Ansor sedang membangun kapasitas organisasi.
Konsolidasi internal diperkuat.
"Kami sekarang sedang mencoba mendata ulang anggota Ansor. Kami ingin
mengefektifkan semua struktur dari tingkat pusat hingga ranting
(desa/kelurahan)," ujarnya.
Menurut Haramain, Saifullah Yusuf-sekarang menjabat Menteri Negara Percepatan
Pembangunan Daerah Tertinggal- memberikan kontribusi besar dalam bidang ini.
Pada masa kepemimpinannya, kantor-kantor Ansor dibangun, jaringan baik di dalam
organisasi maupun luar organisasi diperkuat.
Menurut Malik, Saifullah merupakan salah satu pimpinan Ansor yang sering turun
ke daerah, baik di Pulau Jawa maupun luar Jawa. "Sosoknya sebagai menteri juga
mengangkat citra Ansor sebagai organisasi yang memiliki komitmen terhadap
pemuda," kata dia.
Reformasi tak hanya menyentuh kalangan Ansor. Banser pun juga direformasi.
Banser, yang semula dikenal dalam bidang pengamanan, kini mulai menyentuh
kebutuhan masyarakat yang lebih nyata. Banser menambah satuan-satuan baru,
yaitu Search and Rescue (SAR), Balakar (khusus membantu penanganan kebakaran),
dan Medical Evakuasi.
"Pembentukan satuan-satuan ini disesuaikan dengan kebutuhan dan situasi saat
ini. Belakangan ini kan banyak bencana alam dan sosial," ungkap Malik.
Memasuki usianya yang ke-73, GP Ansor dan Banser ingin lebih mendekat ke
masyarakat. Mereka ingin menjawab kebutuhan sosial dan menyumbangkan sesuatu di
negeri yang kini sedang dilanda bencana ini. (Susana Rita K)
[Non-text portions of this message have been removed]
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
[Non-text portions of this message have been removed]