Jamal komandan preman gus Cirebon,
  Ente sekarang di mana? Jadi ga ke Maroko?
   
  Saya usul, biar demonya ramai, kontak tuh para senior gus Cerbon, seperti 
kang Abas tuk menggerakkan para santri Buntet-nya, Kang Umar(CS ente) untuk 
menggerakkan para santri pesantren Gedongan-nya, kang Hasan/mewakili muhammad 
Jagoan(yg ga ada di Indonesia) tuk mengajak para santri Kempek-nya, dan gus-gus 
lainnya.  
   
  Jika itu terlaksana, Insya Alloh demonya jadi seru. Soalnya ente khan masih 
gus 'yunior' belum punya masa, alias ente masih anak buah saya he..he he....
   
  Bila perlu, untuk ramai-ramai ya seranglah kantor wali kota Cerbon, 
bakar-bakarlah ban bekas dan  batu bara untuk 'serem-serem', khan dari tempat 
ente menuju kantor wali kota banyak orang  jualan batu bara , tapi jangan 
ngerampok yah?
   
  Mal, Insya Alloh 3 bulan lagi saya ada di Cirebon, kangen ingin nongkrong 
dengan ente lagi. Intinya ngeliat santri putri ente yang cantik-cantik.
   
   
  Nasrul,
  (Gus Pinggiran)
   
   
  

Jamaluddin Mohammad <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Tanah Wakaf Terkena Tol, Para Santri Demo
Cirebon (ANTARA News) - Ribuan santri dan ulama dari 28 Pondok Pesantren yang 
ada di Kecamatan Ciwaringin, Cirebon, Jawa Barat, menggelar unjuk rasa di 
sekitar pondok pesantren mereka, Sabtu malam sekitar pukul 19.30 WIB untuk 
menolak pembangunan jalan tol Cikampek-Palimanan yang ternyata akan mengenai 30 
hektar lahan wakaf milik Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin.

Sebelumnya rencana tapak tol tidak mengenai lahan wakaf tersebut, namun karena 
terjadi perubahan tapak tol akibat adanya perubahan di sekitar Kopo, Cikampek 
akhirnya tapak proyek jalan tol itu kemudian bergeser ke arah Selatan sekitar 
500 meter dan mengenai lahan wakaf itu.

Aksi malam ini sengaja dilakukan karena bersamaan dengan rencana kedatangan 
Menneg Koperasi dan UKM Suryadharma Ali akan mendatangi pesantren tersebut.

Dalam aksi itu yang berakhir pukul 20.00 WIB itu, para kiai, santri, dan warga 
membubuhkan tanda tangan secara bergantian dalam kain sepanjang 13 meter 
sebagai bentuk penolakan pembangunan jalan tol itu.

Beberapa pimpinan yang mengawali penandatanganan antara lain KH Maksum Hanan, 
Habib Hud bin Yahya, KH Zamzami Amin, KH Marzuki Ahl, dan Habib Abu Bakar bin 
Hud.(*)


                         


 


       
---------------------------------
Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out. 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke