Assalamualaikum wrwb

Sebagai salah satu pelaku pengembangan iptek di Ina, saya
terus terang sedih dengan 2 berita hangat ttg iptek akhir2 ini.
Yang pertama adalah fatwa Haram NU Jepara thd PLTN, dan 
kedua adalah putusan pailit PT. DI.

Fokus ke fatwa tsb, sebelumnya saya berharap dgn adanya masukan
dari teman NU Pakistan bahwa tdk ada fatwa haram ttg PLTN (bahkan
bom nuklir) akan muncul keputusan yang senada di Jepara.
Minimal bukan pengharaman, tapi sekedar "mubah" dgn bbrp persyaratan 
ilmiah agar PLTN bisa memenuhi aspek keselamatan dan lingkungan.

Saya menjadi bertanya2 apakah NU mempunyai visi pengembangan IPTEK?
Saya mendapat info juga bahwa  NU Madura dulu menolak pembangunan 
Jembatan Suramadu dgn alasan takut ada "gegar budaya" bila banyak 
industri masuk ke Madura, benarkah?

Sebagai bahan perbandingan, di jamaah tarbiyah, mereka memotivasi 
agar jamaahnya bisa menguasai dan mengembangkan iptek utk kemajuan 
bangsa dan ummat. Tanpa penguasaan Iptek mustahil ummat islam akan 
bangkit menjadi pemimpin dunia. 

Sebagai gerakan dakwah tertua dan terbesar di Indonesia, saya kira,
visi Iptek NU akan mempengaruhi kebijakan2 iptek Indonesia.

Mohon maaf bila ada kekurangan
Wassalamualaikum wrwb
AQ









Kirim email ke