Innaa lilLaahi wainnaa ilayhi raaji'uun. Semoga Allah meninggikan derajat beliau di sisiNya. Amiin.
ghofur http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/12/tgl/18/time/201728/idnews/868931/idkanal/10 Bela Sungkawa & Tahlilan di Arafah untuk KH Ilyas Ruchyat Jakarta - Berita meninggalnya mantan Rais Aam PBNU KH Ilyas Ruchyat telah terdengar ke telinga Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Hasyim Muzadi yang sedang menunaikan ibadah haji. Hasyim menyampaikan bela sungkawa sekaligus membacakan tahlil di Arafah. "Saya dan rombongan yang bertepatan berada di Arafah sedang menjalankan wukuf menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya," kata Hasyim dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Selasa (18/12/2007). Menurut Hasyim, NU merasa kehilangan mutiara ulama dengan meninggalnya Ilyas. Ilyas merupakan figur ulama yang berjuang tanpa pamrih. "Kita bangga dengan KH Ilyas serta sedih telah ditinggalkannya. Sementara Ketua PBNU Ahmad Bagja mengatakan saat ini jenazah disemayamkan di Pondok Pesantren Cipasung. KH Ilyas meninggal akibat penyakit sudah tua. Dia memang sudah sering keluar masuk rumah sakit. Ahmad mengaku mendapat kabar, jenazah akan dimakamkan pada Rabu 19 Desember 2007 pukul 07.00 WIB. "Saya dapat SMS dari ketua NU di Jawa Barat yang menyebutkan hasil rapat keluarga dimakamkan besok," pungkasnya. ( mly / mly ) --- In [email protected], Hatim Ghazali <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Innalillahi Wainnailaihi Roji'uun....... > > Tokoh besar NU itu telah meninggalkan kita. Semoga kita mampu meneruskan semangat perjuangannya dan keluarga diberi ketabahan. Amin. > Allahumma ighfir lahu wa-rhamhu wa'afihi wa'fu anhu......... > > > Hatim G > > >
