Soal Gus Dur ada humor yang lumayan lucu begini:

Seorang ibu protes kepada Gus Dur: "Gus, sebagai kiai, Anda kog membolehkan
segala hal sih....! Pornografi boleh. Kartun Nabi Muhammad boleh. Film
'Fitna' boleh. Ahmadiyah boleh. Lalu apa sih yang tidak boleh menurut Anda?"

Gus Dur menjawab dengan nada agak marah: "Satu hal yang tidak boleh. Jangan
katakan kalau PKB kalah pada pemilu 2009."

--------zzzzzz

Ibarat kata, menurut saya Gus Dur sudah mengalami peyorasi atau penyempitan
makna: hanya pada wilayah kerja LSM dan Politik (PKB). Gus Dur sudah
kehilangan nyoni sebagai budayawan, filosof, apalagi agamawan. Jadi tidak
semua perkataannya harus didengarkan. Kecuali para wartawan iseng yang masih
menganggap Gus Dur sebagai "news maker" yang terus dipancing-pancing untuk
ngomong segala hal.

Semoga kembali ke jalan yang benar,

Salam semuanya,
Anam

2008/4/21 HarryMau <[EMAIL PROTECTED]>:

> Assalamu`alaikum,
>
> Sebenarnya, jawabannya sangat sederhana, yaitu:
> Karena Gus Dur membelanya.
>
> Wassalam,
> HarryMau
> ----- Original Message -----
> From: "Kh Anam" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: "kmnu nu" <[email protected]>
> Sent: Monday, April 21, 2008 02:48 PM
> Subject: [kmnu2000] KENAPA SIH MEMBELA AHMADIYAH?
>
>
> > Salam,
> > Untuk temen-temenku yang LATAH membela Ahmadiyah demi kebebasan
> > (liberalisme):
> > 1. Ahmadiyah YANG merasa diri Islam tapi tidak mau mengakui Muhammad SAW
> > sebagai Nabi terakhir, dan Al-Qur'an sebagai kitab suci satu-satunya,
> > apakah
> > pantas diberikan ruang kebebasan itu? Dalam agama lain, apakah juga
> boleh
> > ada aliran sempalan yang mengatakan ada Nabi lain, atau kitab suci
> > cadangan?
> > 2. Mungkin saja mereka punya konsep lain mengenai kenabian, atau kitab
> > suci,
> > tolong jelaskanlah? Jangan asal membela kebebasan begitu donk...!
> > 3. Kenapa masjid Ahmadiyah mesti ekslusif, kenapa tidak gabung saja
> sengan
> > umat Islam yang lain, berdiskusi bersama, shalat berjamaah bareng,
> > selametan
> > bareng? Atau mereka merasa bahwa perbedaan dengan kelompok Islam lain
> > sudah
> > tidak bisa didamaikan, lalu kenapa tidak membuat aliran kepercayaan
> > sendiri
> > saja, atau proklamirkan agama baru, kenapa musti tidak pede dan
> > mendompleng
> > pada Islam? Atau adakah yang tidak sempurna dengan Islam yang
> > "konvensional"?
> >
> > Ada beberapa argumen yang tidak nyambung:
> > 1. Penolakan terhadap keyakinan Ahmadiyah selalu dikaitkan dengan
> > kekerasan.
> > Padahal tidak mesti begitu. Dari mana jluntrungnya. Justru opini tentang
> > kekerasan yang muncul karena pelarangan itulah yang memicu kekerasan itu
> > sendiri.
> > 2. Gugatan terhadap Ahmadiyah sering dikaitkan dengan aspek penting
> > lainnya
> > dalam beragama Islam. Misalnya: kenapa tidak diurusi saja itu
> orang-orang
> > miskin, anak yatim dan janda tua. Ini juga tidak nyambung, dan
> pertanyaan
> > ini juga bisa diajukan balik, kenapa membela Ahmadiyah, tidak membela
> yang
> > lain saja....
> >
> > Salam,
> > Anam
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> > ------------------------------------
> >
> > ______________________________________________________________________
> > http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir
> > dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
> > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
> > Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda
> > harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
> > [EMAIL PROTECTED]
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
>
>
> ------------------------------------
>
> ______________________________________________________________________
> http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir
> dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
> Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda
> harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
> [EMAIL PROTECTED]
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke