Ya mungkin salah satu kelebihan yang kentara yang dimiliki warga NU terutama 
yang di pesantren dan para alumninya adalah kemahiran membaca kitab kuning. 
Namun yang perlu juga diperhatikan dan diperhatinkan adalah karena terlalu 
bangganya dengan kitab kuning sehingga warga NU lupa bahwa selain kitab 
kuning yang tak kalah pentingnya adalah "kitab putih". Dab bukti nyata dari 
kekurangmahiran membaca "kitab putih" adalah kurang bagusnya berbagai 
koordinasi/ managemen di tubuh organisasi NU. Walaupun NU besar namun kurang 
rapi dan termenegemen. Sehingga tidak heran di kalangan NU banyak muncul 
koordinator-koordinator yang kadang berbeda-beda kebijakan ya korbannya jelas 
anggotanya.
 
Makanya kemahiran baca "kitab putih" harus dipertingkatkan. Orang-orang NU 
jangan hanya pakar dalam debat keagamaan saja namun dalam bidang keilmuan lain 
(kitab putih) tertinggal jauh dengan organisasi lain. Jangan sampai orang lain 
sudah sampai pada pembahasan luar angkasa dan teknologi justru orang NU masih 
bahas seputar "sarung" saja. Semoga dan semoga.
 
thank

--- On Sun, 6/8/08, Abdo el-Moeid <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Abdo el-Moeid <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: Balasan: Re: [kmnu2000] Tulisan Nong Darul Atau atas Nama Nong 
Darul (JIL)
To: [email protected]
Date: Sunday, June 8, 2008, 12:51 AM






Assalamu Alaikum Wa al-Rohmah Wa al-Barokah

Untuk mas Hatim Ghozali, saya kurang simpati dengan pernyataan anda yang 
seolah-olah anda bisa baca qur'an dan kitab kuning sedangkan kelompok 
fundamental serta FPI nggak bisa baca qur'an & kitab kuning. Atau dalam 
bahasa yang lain meraka hanya membaca dari kitab terjemahan.

Kalau secara kuantitas memang NU lebih banyak kader-kader yang jago kitab 
kuning, karena NU memang mayoritas di negeri ini. Akan tetapi walaupun tidak 
sebanyak kader NU, kelompok fundamentalis & FPI juga banyak yang ngelontok 
kitab kuningnya. Di NU sendiri ada yang tidak bisa baca kitab kuning, 
termasuk KH Yusuf Hasyim alias pak Ud (mengutip penyataan Gusdur pada era 
1987).

Saya jadi ragu betulkah anda seorang NU sejati?, yang waktu kecilnya 
ditempa dengan Sulam dan Safinah?.

Keraguan saya terhadap panjenengan ini karena seringkali statemen anda 
justru bertolak belakang dengan kandungan kedua kitab yang menjadi ciri khas 
NU tersebut.

Mohon maaf apabila tidak berkenan!

Wassalamu Alaikum Wa al-Rohmah Wa al-Barokah
Abdo el-Moeid

----- Original Message ----- 
From: Hatim Gazali
To: [EMAIL PROTECTED] s.com
Sent: Sunday, June 08, 2008 9:46 AM
Subject: Re: Balasan: Re: [kmnu2000] Tulisan Nong Darul Atau atas Nama Nong 
Darul (JIL)

Blog yang mengutip tulisan ini adalah: 
http://amaduq01. wordpress. com/2008/ 06/05/jil- berada-dibalik- skenario- 
bentrok-monas- sby-pun-tahu/

Saya yakin, ini hanyalah fitna. Apa yang bisa dilakukan oleh kelompok FPI 
dan jaringan fundamentalisme lainnya kecuali fitna, kekerasan dan atas nama 
Allah. Ngaji Qur'an jelas gak bisa, apalagi disuruh baca kitab kuning.....

Salam
Hatim

 














      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke