mereka juga mengikuti sunnah Mbah Sahal yang mengizinkan Hasyim Muzadi maju lagi menjadi ketua umum PBNU sekalipun sebelumnya (hingga saat ini) jelas-jelas mempolitisasi NU ketika mencalonkan diri jadi cawapres. Jadi, semuanya memang buah dari ajaran orang-orang tua yang tidak konsisten. Kalau seperti ini, tangisan kita tidak hanya hiks...hiks, tapi sudah nggereng-nggereng dan meraung-raung kayak gergaji mesin yang sedang dipakai menggergaji pohon ghrennnnnng...ghrennnnng...!!!
----- Original Message ---- From: bio takim <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Tuesday, July 15, 2008 9:52:30 AM Subject: Re: [kmnu2000] Gus Mus : Konferwil NU Jateng dan Jatim saya sebagai orang kecil hanya bisa menangis....hiks..hiks... Mbah Sahal semoga Allah selalu melimpahkan rahmatNya kepada engkau,semoga selalu dikaruniai kesehatan supaya dapat terus berjuang untuk kepentingan umat.....Amin. --- On Mon, 7/14/08, maskur hafid <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: maskur hafid <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [kmnu2000] Gus Mus : Konferwil NU Jateng dan Jatim To: [email protected] Date: Monday, July 14, 2008, 8:44 PM http://www.suaramer deka.com/ Konferwil NU Jateng dan Jatim Oleh A Mustofa Bisri KONFERENSI Wilayah NU Jawa Tengah dan Wilayah Jawa Timur menarik untuk diperhatikan. Kedua konferensi yang dilaksanakan hampir bersamaan itu memiliki beberapa persamaan di samping perbedaan-perbedaan . Sama-sama diselenggarakan di wilayah basis NU dan dalam suasana pesta demokrasi dan isu khittah-politik. Perhatian dalam kedua konferensi sama-sama masih terfokus kepada pencalonan ketua tanfidziyah. Kedua, ketua tanfidziah yang lama sama-sama menjadi calon wagub di masing-masing wilayah mendampingi cagub dari Partai Golkar (Ali Maschan mendampingi Sunaryo dan Adnan mendampingi Bambang Sadono) dan keduanya kembali menjadi calon ketua tanfidziyah dalam masing-masing konferwil. Calon rais syuriah dan ketua tanfidziyah di kedua konferwil juga sama-sama terpilih secara aklamasi. Di samping persamaan-persamaan itu, ada beberapa perbedaan, antara lain konferwil NU Jatim dilaksanakan sebelum pilgub, sementara di Jateng sesudah pilgub. Di Jateng, ketua tanfidziyah lama (Adnan) terpilih secara aklamasi karena dalam pencalonan tidak ada saingan, sementara di Jatim ketua lama (Ali Maschan) ditolak oleh rais syuriah terpilih, sehingga calon yang lain (Mutawakkil Alallah) terpilih secara aklamasi. Beberapa hari sebelum konferensi, pemimpin tertinggi Nahdlatul Ulama, Rais Am KHMA Sahal Mahfudh menyatakan, Keterpurukan dan carut-marut NU terjadi karena pengurusnya tidak mampu memegang amanat para kiai dan syahwat politiknya terlalu besar. Seolah-olah mereka memperjuangkan aspirasi dan kepentingan NU, padahal sesungguhnya mereka memperjuangkan kepentingan politiknya sendiri. Orang pertama di NU dan salah seorang yang terlibat langsung dalam perumusan khittah NU itu menyarankan kepada para pengurus cabang dalam konferwil untuk memilih figur rais syuriyah dan ketua tanfidziyah yang bersih dari tarik-menarik kepentingan politik dan konsisten menjaga amanat para kiai terutama khittah NU. Menyeret-nyeret jamiyyah ini kepada politik praktis seperti Pilkada Jawa Tengah lalu itu, artinya tidak istiqamah, tegasnya. Orang-orang seperti itu, menurut dia, tidak pantas menjadi pemimpin jamiyyah Nahdlatul Ulama. (Suara Merdeka , Jumat Kliwon 11 Juli 2008 halaman 1). Dari pernyataan Rais Am NU itu, kita bisa memahami penolakan Rais Syuriah NU Wilayah Jatim terpilih, KH Miftachul Akhyar terhadap pencalonan Ali Maschan ketika diminta pertimbangan oleh cabang-cabang. Agaknya Rais Syuriah Jawa Timur juga tidak ingin pembantunya di tanfidziyah dan pada gilirannya NU Wilayah Jatim sendiri terjebak pada tarik-menarik kepentingan politik praktis. Demikian pula kita bisa memahami pernyataan Adnan tidak akan maju sebagai calon ketua tanfidziyah dalam konferwil di Benda. Sejalan dengan apa yang ditegaskan Rais Amnya, Adnan menyadari bahwa kalau dia maju dan terpilih menjadi ketua tanfidziyah lagi, NU Wilayah akan sulit meyakinkan kebersihannya dari tarik-menarik kepentingan politik dan konsisten menjaga amanat kiai terutama khittah NU sebagaimana dinyatakan oleh Rais Am. Namun lain Adnan lain pula pengurus cabang peserta konferwil. Rupanya mereka tidak membaca atau membaca tapi tidak memahami pernyataan Rais Am itu sebagai larangan untuk memilih Adnan atau siapa pun yang terlibat politik praktis. Atau mereka menganggap tidak ada masalah karena pilkada yang melibatkan Adnan sudah usai. Atau mereka menganggap pilkada bukan urusan politik praktis. Atau mereka tidak memahami kaitannya pilkada dengan khittah NU. Atau mereka menganggap bahwa ketika berpolitik, mereka tidak atas nama pengurus, tapi pribadi-pribadi. Atau.. Apa pun yang jelas akhirnya Adnan harus menuruti keinginan cabang-cabang untuk maju sebagai calon tanfidziyah, sebagaimana kemarin menuruti mereka untuk maju sebagai calon wakil gubernur. Mudah-mudahan Kiai Masruri dan Adnan yang terpilih sebagai rais syuriah dan ketua tanfidziyah untuk kedua kalinya ini dapat mengambil pelajaran dari masa bakti mereka kemarin untuk lebih meningkatkan khidmat di masa datang dan mengembalikan NU ke maqam-nya sesuai arahan pemimpin tertinggi mereka, KHMA Sahal Mahfudh. Amin. Penulis adalah pengasuh Pondok Pesantren Roudlatut Thalibien, Leteh, Rembang Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
