Assalamu Alaikum Wa al-Rohmah Wa al-Barokah Apa betul Gusdur tidak membawa NU sewaktu jadi ketum PBNU?. Jangan-jangan Gus Fahrur hanya kurang informasi, atau belum bisa kritis sewaktu Gusdur menjadi ketum PBNU, sehingga terlihat Gusdur tidak membawa NU ke politik praktis.
Atau lagi Gus Fahrur lahir dibawa tahun 90-an jadi tidak tahu(jawa:tidak menangi) sepak terjang Gusdur. Pada tahun 1997, 1 tahun sebelum reformasi, Gusdur keluar masuk pesantren untuk memperkenalkan mbak Tutuk Soeharto sebagai figur pemimpin masa depan kepada kyai-kyai NU. Di tahun tersebut juga Istighotsah Akbar kedua di Makodam Surabaya bersama mbak Tutut. Kenapa Gusdur keluar masuk pesantren dengan mbak Tutut?, tanya seorang wartawan. Jawab beliau "Saya ingin memperkenalkan mbak Tutut kepada warga NU karena beliau sosok pemimpin masa depan, saya ingin ada balance of goverman, karena saya khawatir PPP mayoritas di parlemen, kalau PPP mayoritas di parlemen hukum negara banyak diwarnai hukum Islam, ini yang saya khawatirkan" Dan jangan lupa pengembosan Gusdur terhadap PPP di sekitar 87-97. Tapi alhamdulillah 21 Mei 98 Soeharto(Golkar) beserta mbakTutut yang digadang-gadang Gusdur sebagi sosok pemimpin masa depan jatuh dari kekuasaannya. Wassalam Ibnu Zahid Abdo el-Moeid ----- Original Message ----- From: ahmad shidqi To: [email protected] Sent: Saturday, August 16, 2008 2:33 PM Subject: [kmnu2000] Santri se Jatim Desak Hasyim Mundur >Seruan para santri dan gus ini dilakukan, karena melihat sepak terjang KH >Hasyim >Muzadi yang dinilai sudah terlalu. "Kami sempat membedakan antara NU >pada zaman dijabat Gus Dur dengan Kiai Hasyim. Dulu waktu Gus Dur tidak >pernah kami mendengar NU ditarik-tarik pada politik. Tapi, saat ini, >sudah ada kesan, kalau NU ditarik-tarik. Ini yang tidak boleh," cetus >Gus Fahrur lagi.
