Semenjak kena pukul, kok semakin ngawur! Wassalam, HarryMau
----- Original Message ----- From: "-MGR-" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Monday, August 18, 2008 10:14 AM Subject: [kmnu2000] Re: Santri se Jatim Desak Hasyim Mundur > Kalau gitu Hasyim Muzadi yang cuma sebatang tidak bisa mewakili semua > orang NU doang :) > > > --- In [email protected], "Kh Anam" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >> >> Perhatikan judul "santri se Jatim" dengan 17 orang yang ada? apakah > angka 17 >> itu sudah mewakili Jawa Timur? Bagaimana proses perwakilannya? Apakah >> santri/gus Kediri yang bernama Ayatullah (saya baru tahu ada orang > Kediri >> yang bernama Ayatullah) mewakili pesantren Lirboyo, Ploso, atau > Jampes, atau >> Kedong Lo? >> >> Media massa tidak mau berpusing cara berfikir ilmiah yang rumit, > atau cara >> penarikan kesimpulan dengan penelusuran bukti atau representasi yang >> njelimet. Kebenaran cukup disandarkan pada suatu momen dan klaim nara >> sumber, yang kemudian disebut sebagai fakta. >> >> Jawa Pos juga tidak akan peduli bahwa berita tentang "penolakan Hasyim" >> karena mendukung Khofifah pasti bisa dimaknai sebagai "keinginan" yang >> muncul dari kelompok yang mendukung Saifullah Yusuf. Yang penting adalah >> keberhasilan memunculkan berita yang heboh, dan dengan begitu koran > semakin >> menarik untuk dibeli. Apalagi jika direspon balik dan ia menjadi > forum untuk >> saling menyerang dan berkonflik. >> >> Saya yakin tidak ada yang keberatan jika ada Nahdliyin yang terpilih > menjadi >> pejabat. Problemnya adalah ketika ada beberapa Nahdliyyin yang > bersaing, dan >> NU hampir-hampir akan menjadi korbannya. Kecuali jika kita mampu membaca >> berita dengan baik. >> >> Salam semuanya, >> Anam >> >> >> 2008/8/16 ahmad shidqi <[EMAIL PROTECTED]> >> >> > >> > >> > [ Sabtu, 16 Agustus 2008 ] >> > >> > Santri se Jatim Desak Hasyim Mundur >> > >> > >> > >> > >> > >> > Jika Tetap Dukung Pasangan Cagub >> > >> > PANDAAN - Sebanyak 17 santri dan gus se Jawa Timur >> > kemarin bertemu di RM Sri Pandaan. Mereka menggelar pertemuan untuk >> > menyikapi tindakan KH Hasyim Muzadi, ketua PBNU, yang dianggap >> > mendukung salah satu pasangan calon gubernur (cagub) Jatim. Mereka pun >> > mendesak agar Kiai Hasyim untuk mundur, jika tetap mendukung salah > satu >> > cagub tersebut. >> > >> > Pertemuan yang mengatasnamakan Forum Santri >> > Jawa Timur (FSJT) ini kemarin membuat empat resolusi. Pertama, >> > mengimbau pada Kiai Hasyim Muzadi untuk menghormati kiai sepuh dengan >> > tidak mendukung salah satu kandidat pasangan calon Gubernur. >> > >> > Kedua, >> > jika kiai Hasyim tetap ngotot untuk mendukung bahkan berniat menjadi >> > jurkam, maka ia diminta untuk nonaktif atau mundur dari jabatan > sebagai >> > ketua PBNU. "Meskipun kiai Hasyim selalu mengatasnamakan pribadi dalam >> > setiap pertemuan, namun ini terlalu samar. Ini sama artinya, NU > identik >> > dengan politik. Dan kami dari para santri jelas tidak menginginkan NU >> > ditarik-tarik pada kepentingan politik," ujar Gus Fahrurrozie, >> > koordinator FSJT kemarin. >> > >> > Selanjutnya, FSJT juga mengimbau >> > pada seluruh cabang sampai ranting NU agar tetap netral. "Jangan >> > membenturkan NU struktural dengan NU kultural. Kami dari para > santri se >> > Jatim tetap menginginkan NU sebagai jamiyah ijtimaiyyah yang patuh > pada >> > khittah NU," tegasnya. >> > >> > Sebanyak >> > 17 santri dan gus yang hadir kemarin, di antaranya berasal dari >> > beberapa daerah. Misalnya, Ustad Abdulloh Faqih (Surabaya), Badri >> > Syarif (Sampang Madura), Lora Rahbini (Bangkalan), Ustad Muslih >> > (Sidoarjo), lalu Karim (Probolinggo). Kemudian, Ayatulloh (Kediri), >> > Alaika Asrori Anshor (Tulungagung), Subhan (Mojokerto, Basith >> > (Jombang), Nafiuddin (Gresik), Kholil (Bangil), Hamid (Banyuwangi), >> > Ustad Muzakkir (Malang), Burhanuddin (Pasuruan kota), Abdurahman Ali >> > dan Gus Fahrurrozie (Pasuruan). >> > >> > Mereka kemarin sepakat >> > membuat resolusi. Sambil membentangkan tangan, mereka juga siap untuk >> > menyalurkan aspirasinya ini kepada PBNU, PWNU sampai ke ranting. >> > "Mungkin besok pernyataan ini akan kami faks-kan ke PBNU. Tujuan kami >> > hanya satu. Kami tidak ingin NU dibawa-bawa untuk kepentingan > politik," >> > tegasnya. >> > >> > Soal eksistensi santri yang menyuarakan pada >> > PBNU? Alaika Asrori menjawabnya. Menurut santri asal Tulungagung ini, >> > santri adalah bagian yang tak terpisahkan oleh NU. "Justru dengan >> > santri-santri inilah, NU akan menjadi organisasi yang besar. Suara > kami >> > yang ada di bawah juga seharusnya disikapi oleh pengurus NU pusat >> > dengan lebih arif dan bijaksana," tegas Asrori. >> > >> > Seruan para >> > santri dan gus ini dilakukan, karena melihat sepak terjang KH Hasyim >> > Muzadi yang dinilai sudah terlalu. "Kami sempat membedakan antara NU >> > pada zaman dijabat Gus Dur dengan Kiai Hasyim. Dulu waktu Gus Dur > tidak >> > pernah kami mendengar NU ditarik-tarik pada politik. Tapi, saat ini, >> > sudah ada kesan, kalau NU ditarik-tarik. Ini yang tidak boleh," cetus >> > Gus Fahrur lagi. >> > >> > Gus Fahrur juga membantah jika pertemuan >> > dengan para santri se Jatim ini juga ada pesanan dari pihak tertentu. >> > Menurutnya, semua yang dilakukan santri adalah murni demi meluruskan >> > kaidah NU yang tidak berpolitik sesuai khittahnya. "Kami tidak punya >> > afiliasi politik kemanapun. Kami juga meminta semua kalangan struktur >> > NU untuk tetap netral pada pilgub putaran kedua. Pilihlah sesuai hati >> > nurani," tukasnya. (day) >> > >> > [Non-text portions of this message have been removed] >> > >> > >> > >> >> >> [Non-text portions of this message have been removed] >> > > > > ------------------------------------ > > ______________________________________________________________________ > http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir > dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ > Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda > harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: > [EMAIL PROTECTED] > Yahoo! Groups Links > > > >
