Ya Allah....gantilah beliau dengan ribuan orang-orang yang ikhlash pula. Jangan
biarkan satu persatu orang ikhlash Engkau cabut dari tubuh NU, meninggalkannya.
sehingga malah bukan orang2 yang ikhlash yang mengisinya...
jangan Ya Allah....Tetap semanagt NU...Tetap berusaha mengambil tauladan para
Ulama....^^
--- Pada Rab, 5/11/08, Mukhlisin <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Dari: Mukhlisin <[EMAIL PROTECTED]>
Topik: [kmnu2000] NU Kehilangan Pribadi yang Ikhlas
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 5 November, 2008, 2:41 PM
http://www.dutamasy arakat.com/ 1/02dm.php? mdl=dtlartikel& id=5218
Rabu, 05 November 2008
NU Kehilangan Pribadi yang Ikhlas
JAKARTA � Bendahara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Sirajul
Munir Achda dikenang oleh sahabat-sahabatnya sebagai sosok yang santun,
sopan, rendah hati dan rendah dalam berbicara. Ketua PBNU KH Ahmad
Bagdja mengungkapkan hal itu, ketika mengenang H Sirojul Munir yang
telah berpulang ke Rahmatullah pada hari Ahad (2/11) kemarin di Rumah
Sakit Medistra, Jakarta.
Bagi Bagdja, kepergian H Siradjul Munir ke Rahmatullah merupakan
kehilangan yang sangat besar bagi organisasi NU. Pasalnya, sosok H
Siradjul Munir dikenal sebagai orang yang peka dan tanggap terhadap
permasalahan pendanaan di PBNU. Di samping itu, beliau juga sangat
berupaya membangun pesantren agar bergerak di bidang ekonomi kerakyatan
dan birokrasi.
�Orangnya sangat baik. Persahabatannya dengan para pengurus PBNU
terlihat sangat ikhlas,� ujarnya ketika ditemui Duta, di Jakarta, Selasa
(4/11).
Menurut Bagdja, selama menjadi Bendahara PBNU, H Sirojul Munir
mendedikasikan dirinya secara total untuk memajukan NU dalam hal
perekonomian. �Sebagai Bendahara, beliau selalu berusaha mencari dana
untuk pembiayaan kegiatan NU,� kenangnya.
Tidak hanya itu saja, imbuhnya, bahkan untuk sahabat-sahabat pengurus
PBNU yang membutuhkan biaya, beliau sangat kooperatif untuk membantu.
Dalam hal membantu masyarakat yang menjadi korban bencana alam, H
Sirojul Munir sangat berperan aktif dalam mengumpulkan dana untuk
meringankan beban penderitaan korban bencana. Hal itu terbukti dengan
keaktifannya untuk mengumpulkan dana ketika terjadi bencana Tsunami di Aceh.
�Ketika Tsunami di Aceh, beliau sangat aktif untuk membantu meringankan
beban penderitaan korban di Aceh,� kata Bagdja. Secara hubungan pribadi,
Ahmad Bagdja mengenal H Sirojul Munir sebagai pribadi yang sangat
bersahabat dan sangat menghargai semua orang.
�Ketika saya pergi ke Jawa Timur, beliau selalu menyempatkan diri untuk
berkunjung ke Hotel, tempat saya menginap. Jika tidak sempat, beliau
selalu SMS,� tuturnya. Oleh karena itu, secara khusus Ahmad Bagdja
berdoa semoga dedikasi, amal dan ibadah H Sirojul Munir Achda semasa di
Dunia diterima oleh Allah swt. (kml)
Is it common movie star/actor join the election?
[Non-text portions of this message have been removed]