http://www.dutamasyarakat.com/1/02dm.php?mdl=dtlartikel&id=5218 Rabu, 05 November 2008 NU Kehilangan Pribadi yang Ikhlas JAKARTA � Bendahara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Sirajul Munir Achda dikenang oleh sahabat-sahabatnya sebagai sosok yang santun, sopan, rendah hati dan rendah dalam berbicara. Ketua PBNU KH Ahmad Bagdja mengungkapkan hal itu, ketika mengenang H Sirojul Munir yang telah berpulang ke Rahmatullah pada hari Ahad (2/11) kemarin di Rumah Sakit Medistra, Jakarta.
Bagi Bagdja, kepergian H Siradjul Munir ke Rahmatullah merupakan kehilangan yang sangat besar bagi organisasi NU. Pasalnya, sosok H Siradjul Munir dikenal sebagai orang yang peka dan tanggap terhadap permasalahan pendanaan di PBNU. Di samping itu, beliau juga sangat berupaya membangun pesantren agar bergerak di bidang ekonomi kerakyatan dan birokrasi. �Orangnya sangat baik. Persahabatannya dengan para pengurus PBNU terlihat sangat ikhlas,� ujarnya ketika ditemui Duta, di Jakarta, Selasa (4/11). Menurut Bagdja, selama menjadi Bendahara PBNU, H Sirojul Munir mendedikasikan dirinya secara total untuk memajukan NU dalam hal perekonomian. �Sebagai Bendahara, beliau selalu berusaha mencari dana untuk pembiayaan kegiatan NU,� kenangnya. Tidak hanya itu saja, imbuhnya, bahkan untuk sahabat-sahabat pengurus PBNU yang membutuhkan biaya, beliau sangat kooperatif untuk membantu. Dalam hal membantu masyarakat yang menjadi korban bencana alam, H Sirojul Munir sangat berperan aktif dalam mengumpulkan dana untuk meringankan beban penderitaan korban bencana. Hal itu terbukti dengan keaktifannya untuk mengumpulkan dana ketika terjadi bencana Tsunami di Aceh. �Ketika Tsunami di Aceh, beliau sangat aktif untuk membantu meringankan beban penderitaan korban di Aceh,� kata Bagdja. Secara hubungan pribadi, Ahmad Bagdja mengenal H Sirojul Munir sebagai pribadi yang sangat bersahabat dan sangat menghargai semua orang. �Ketika saya pergi ke Jawa Timur, beliau selalu menyempatkan diri untuk berkunjung ke Hotel, tempat saya menginap. Jika tidak sempat, beliau selalu SMS,� tuturnya. Oleh karena itu, secara khusus Ahmad Bagdja berdoa semoga dedikasi, amal dan ibadah H Sirojul Munir Achda semasa di Dunia diterima oleh Allah swt. (kml)
