Duktur aji,
Kalau LPPOM-UI banyak yang percaya baik itu konsumen maupun produsen (perusahaan). Tapi kalau MUI-nya kebanyakan orang tidak percaya entah karena apa, banyak fatwanya yg dicuekin. Salam, ________________________________ From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Aji Hermawan Sent: Thursday, January 29, 2009 11:37 AM To: [email protected] Subject: [kmnu2000] Re: Survei TII: MUI Sering Disuap Nah, dimana korupsinya? 1. Sertifikat halal ini kan SKB 3 pihak (menteri agama, menteri kesehatan, dan MUI). Nah untuk produk retail ketiga pihak ini ikut2an mengaudit. Ini juga yg membuat mahal karena ngongkosin minimal 5 orang (2 depag, 2 depkes, 1 LPPOM-MUI). Padahal 4 orang pertama tadi hampir nggak ada kerjanya. Kalau melakukan audit, hampir pasti semua dikasih amplop oleh perusahaan yg diaudit; yg dari LPPOM wajib dikembalikan, yang 4 tadi wallahu a'lam karena mereka tidak terikat SOP dari LPPOM-MUI. Nah, masyarakat kan tidak tahu, tahunya semua dari MUI. 2. Apakah MUI sendiri tidak korupsi? Jelas ada. Karena ada kata MUI-nya orang sering datang ke MUI tidak langsung ke LPPOM-MUI, ada juga yang jadi calo he..he... termasuk calo kerjasama dg pihak lain. Sebagai contoh, beberapa lembga halal di LN ingin diakui padahal standarnya nggak ketat (termasuk yg memberikan sertifikat halal pada sate HAM itu Pak Mustakim he..he..). yg ginian dealnya tingkat atas MUI padahal secara teknis keulamaan mereka tidak begitu berguna untuk ngurus yg ginian. 3. Auditor LPPOM MUI apakah tidak korupsi? Masih mungkin, tapi lebih kecil kemungkinannya. Bisa jadi mereka ada yang nakal, tidak mengembalikan angpao, minta upgrade kelas hotel, minta diantar jalan-jalan, dibeliin oleh-oleh. Demikian, sekedar sharing, saya bukan jubir LPPOM-MUI. Info ini saya dptkan karena kedekatan lokasi dan hubungan kerja dan curhat juga dari temen-temen LPPOM-MUI. Jadi kalau ada rekan-rekan yg mendapati korupsi dalam urusan sertifikat halal, silakan sampaikan ke LPPOM-MUI karena mereka pelaksananya. Saya juga bisa teruskan ke temen2. Mau diskusi, ketua LPPOM-MUI juga terbuka: Dr. Nadratuzzaman bin KH Ibrahim Hosein. Adiknya ada di milis ini (Dr. Nadirsyah Hosein) he..he..he..... Salam Aji Hermawan [Non-text portions of this message have been removed]
