he he lha wong Pak Ali MY itu sendiri juga gak nonton filmnya kok (dia itu 
nyuruh orang suruh nonton, terus dia menafsir hasil penafsiran orang yang 
disuruh nonton tadi: sumber TVONE), gmn gak anarkhis he he. Lha saya curiga 
jangan2 pak endang T ini juga gak nonton. Dengan segala hormat saya menyarankan 
agar mereka berdua nonton filmnya dulu sampai selesai, baru komentar atau 
memberikan tafsir atau apalah namanya.

Saya melihat tokoh Annisa dan Khudori dalam film tersebut sebagai mewakili 
komunitas pesantren (santri) yang sangat gigih dalam melakukan pembaruan dan 
perubahan. Setting film tsb adl tahun 80-an - 1997. Jangankan di tahun2 
tersebut, sekarang aja banyak kyai yang masih belum mau membuka diri dengan 
dunia luar. Tidak boleh nonton TV, mendengarkan radio dsb   

Salam,

Gus Sus    




________________________________
From: Rumadi Rumadi <[email protected]>
To: kmnu mesir <[email protected]>
Sent: Wednesday, February 11, 2009 3:50:50 PM
Subject: RE: [kmnu2000] PBNU Prihatin Film PBS Diskreditkan Pesantren


Kalau Endang Turmudzi atau Pak Ali MY tersinggung itu sih hak dia. Setelah 
nonton film itu beberapa waktu lalu, saya berbisik pada isteri saya: "Saya agak 
risih dengan penggambaran pesantren seperti itu". Tapi isteri saya bilang: 
"kenyataan seperti itu kan memang ada". Saya terdiam dan meng-iya-kan 
pernyataan isteri saya.

Salahnya Endang T dan Pak Ali MY, penggambaran itu dianggap seperti 
menggeneralisasi pesantren.. Cara pandang seperti ini anarkhis! Karena, teks 
dalam film itu tidak dimaksudkan untuk menggeneralisasi. Tapi ya sudahlah. 
Pengarang teks kan katanya sudah mati. Jadi, kekuasaan ada di tangan penafsir, 
termasuk Endang T dan Pak Ali, meskipun saya malu dengan penafsiran anarkhis 
yang dia lakukan.

Akhirnya, saya memilih untuk menafsirkan film itu secara komphrehensif dari 
keseluruhan makna yang diangkat. Kalau hanya dimaknai sepenggal adegan2 dalam 
film itu memang ada kesan menggambarkan pesantren (al-Huda) secara jorok. Tapi 
realitas seperti itu memang ada. Makna komphrehensif yang saya tangkap dari 
film ini adalah menggambarkan perubahan-perubahan yang ada dalam pesantren dan 
dinamika (bahkan pemberontakan) di dalamnya. Di akhir film itu digambarkan, 
pesantren al-Huda akhirnya mau membuka perpustakaan dengan buku-buku yang 
semula di bakar. Perjuangan melakukan perubahan itu yang lebih saya tangkap. 

Tapi terserahlah. Penafsiran kan punya kepentingan. Barangkali ke depan, MUI 
perlu dijadikan pendamping lembaga sensor film.. Kalau perlu, setiap film ada 
tulisan "Lolos Sensor MUI". Gak tahu, jadi apa negeri ini.

Salam,

Rumadi

To: [email protected]
From: [email protected]
Date: Wed, 11 Feb 2009 10:31:17 +0800
Subject: Re: [kmnu2000] PBNU Prihatin Film PBS Diskreditkan Pesantren




















    
            sudah saatnya pesantren berbenah

sudah saatnya pola pikir para kyiai berubah

sudah saatnya 



karena diluar pesantren sudah mulai bergerak

karena diluar pesantren sudah mulai berubah

bukan seperti waktu itu



waktu bergerak

pola pikir berubah



buka mata

buka wawasan

buka hati



semoga Allah membuka hati para kyiai

agar dapat menerima perubahan  



salam



--- Pada Sel, 10/2/09, alai nadjib <[email protected]> menulis:



> Dari: alai nadjib <[email protected]>

> Topik: Re: [kmnu2000] PBNU Prihatin Film PBS Diskreditkan Pesantren

> Kepada: [email protected]

> Cc: [email protected]

> Tanggal: Selasa, 10 Februari, 2009, 6:13 AM

> Salam,

> 

> Aku sudah nonton film itu,

> PBNU tak usah khawatir juga  Prof.KH.Ali Musthafa

> Ya'kub (Dosen  saya Di IAIN Jakarta dulu) yang habis

> dialog di TV one dgn Hanung sang sutradara. Wong realitas

> itu memang ada...bahkan dialog2 nya............penulis

> novelnya juga alumni pesantren...kok baru ramai setelah

> divisulakan...jadi amsih ngangap buku itu nggak ada

> pengaruhnya?

> kita nggak nyalahin pesantren...

> Yang harus dicermati pesan film itu juga bgmn

> visualisasinya ....agama itu kan tergantung siapa yang

> membunyikannya...

> Kalau misalnya, saya mondok di pesantren seperti al-Huda

> itu...apa  kita harus cek kealimann  sang Kyainya?

> silahkan.........

> Bikin surveilah ttg cara pandang semua jenis

> pesantren..............baru kritik terhadap filmya.

> yang dekat...aja....survei di Banten misalnya...

> 

> 

> Salam,

> 

> Ala'i

>  

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> --- On Tue, 2/10/09, [email protected]

> <[email protected]> wrote:

> From: [email protected]

> <[email protected]>

> Subject: [kmnu2000] PBNU Prihatin Film PBS Diskreditkan

> Pesantren

> To: [email protected]

> Date: Tuesday, February 10, 2009, 2:26 PM

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

>    

>             PBNU Prihatin Film PBS Diskreditkan Pesantren

> 

> Selasa, 10 Februari 2009 15:25

> 

> Jakarta, NU Online

> 

> Sekjen PBNU Endang Turmudi menyatakan keprihatinannya atas

> penayangan film

> 

> Perempuan Berkalung Sorban (PBS) yang dinilainya

> mendiskreditkan

> 

> pesantren.

> 

> 

> 

> “Pesantren dalam film tersebut digambarkan sangat tidak

> sesuai dengan

> 

> realitas, sebagai institusi pendidikan agama yang kolot,

> anti perubahan

> 

> dan tertutup,” katanya kepada NU Online di Gd PBNU,

> Selasa (10/2).

> 

> 

> 

> Ia mengaku menonton film ini di sebuah bioskop di Surabaya

> setelah

> 

> munculnya kontraversi di media.

> 

> 

> 

> Dalam film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo ini,

> pesantren

> 

> digambarkan sangat tradisional. Buku-buku yang tidak sesuai

> dibakar.

> 

> Perilaku anak kiai yang biasa dipanggil Gus juga

> digambarkan dengan

> 

> tampilan kejam terhadap istrinya.

> 

> 

> 

> “Pesantren jarang ditampilkan dalam film, lho pas menjadi

> cerita dalam

> 

> film, malah digambarkan dengan sangat negatif,”

> terangnya.

> 

> 

> 

> Ia takut gambaran ini akan memberi citra buruk kepada

> kelompok masyarakat

> 

> yang selama ini tidak faham dengan dunia pesantren.

> 

> 

> 

> Peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini

> memahami

> 

> seorang seniman berhak untuk berkreasi, namun disisi lain,

> juga harus

> 

> menghargai sebuah kultur dengan nilai-nilai yang

> dimilikinya.

> 

> 

> 

> “Kebebasan tidak berarti bisa mendiskreditkan fihak lain

> dengan

> 

> seenaknya,” tandasnya.

> 

> 

> 

> Sayangnya, sejauh ini belum banyak kalangan pesantren yang

> berbicara

> 

> mengenai film ini. Suara paling keras datang dari Imam

> Besar Masjid

> 

> Istiqlal, KH Ali Mustofa Ya’kub.

> 

> 

> 

> Setelah kesuksesan film Ayat-Ayat Cinta, dunia perfilman

> nasional banyak

> 

> mengangkat tema tentang Islam dan pesantren. Selaim PBS,

> sudah beredar

> 

> 3Doa3Cinta dan sedang dalam penggarapan adalah Ketika Cinta

> 

> Bertasbih.(mkf)

> 

> 

> 

> 

>  

> 

>      

> 

>    

> 

>            

>  

>    

>     

>     

>     

>     

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

>     

> 

> 

>     

>     

> 

> 

>      

> 

> [Non-text portions of this message have been removed]

> 

> 

> 

> ------------------------------------

> 

> __________________________________________________________

> http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang

> Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo

> dan Timur Tengah.

> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

> Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena

> suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim

> email ke: 

> [email protected] 

> Yahoo! Groups Links

> 

> 

> 



Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda? Buat 
Pingbox terbaru Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/




      

    

          
  
    
    
    
    
    


    


    
    
_________________________________________________________________
Join the Fantasy Football club and win cash prizes here!
http://fantasyfootball.id.msn.com

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[email protected] 
Yahoo! Groups Links




      

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[email protected] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke