Golongan islam wahabi-salfy yang radikal sangat berbahaya baik untuk bangsa maupun untuk agama,karena mereka mengajarkan amarmaruf nahi mungkar dgn kekerasan.
Seperti Video ini; http://english.aljazeera.net/news/middleeast/2009/08/2009815152830817331.html FPI http://www.youtube.com/watch?v=qnCzdoScFq0&feature=related --- In [email protected], "Abdul GhOfuR" <abdulghof...@...> wrote: > > Kok kayak mau perang yah .. :-)) > > ========== > > KH Nuril Huda: NU Tak Gentar Hadapi Wahabi > Senin, 10 Agustus 2009 14:01 > > Jakarta, NU Online > Ketua Pengurus Pusat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU), KH A. Nuril > Huda, saat memberikan taushiyah dalam acara silaturrahim alumni dan haul > masyayikh Pondok Pesantren Lirboyo di Jakarta mengungkapkan rasa kesalnya > terhadap kelompok Islam yang gemar menganggap sesat berbagai tradisi > keislaman yang dijalankan oleh masyarakat NU. > > Menurutnya, kelompok Islam yang identik dengan aliran Wahabi ini gemar > melakukan propaganda di basis-basis warga NU. Mereka mengatakan bahwa > tradisi tahlil, haul, ziarah kubur dan berbagai tradisi keislaman Nusantara > lainnya tidak ada tuntunannya dalam Islam. Propaganda ini dinilai sangat > mengganggu. > > "Saya pernah mengatakan, mestinya mereka menyampaikan hal itu (baca: > propaganda) di hadapan menteri agama, kita kan punya pemimpin, jangan > ngomong di kampung-kampung karena ini meresahkan masyarakat," katanya dalam > acara alumni Pesantren Lirboyo di Gedung Serbaguna Kelurahan Pejagalan, > Penjaringan. Jakarta Utara, Ahad (9/8). > > Menurutnya, propaganda ini tidak pantas dan hanya kan mencerai-beraikan umat > Islam di Indonesia. "Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa setan tak akan > berputus asa menceraiberaikan uamt Islam. Lagi pula menjelekkan sesama > muslim itu fasik," katanya. > > Menurut Kiai Nuril, kelompok yang tidak senang dengan tradisi keislaman > warga NU lebih baik melakukan klarifikasi dan dialog dengan para kiai dan > pengurus NU. Cara ini dinilai lebih elegan dan lebih bijaksana. > > "Kalau mereka merasa benar sendiri silakan datang ke PBNU. Mari kita > berdialog. NU tak gentar menghadapi Wahabi. Akan kita jelaskan dalil-dalil > rinci dari setiap ibadah yang kita lakukan. Kita ini bukan orang bodoh. > Kalau soal kitab kuning mungkin kita lebih lebih banyak dari mereka yang > rata-rata hanya membaca buku terjemahan," kata kiai Nuril yang juga alumni > Pesantren Langitan, Tuban. > > Sementara itu, silaturrahim alumni Pesantren Lirboyo itu sendiri bertema > "Berjuang > Membangun Ukhuwah ala Ahlissunnah wal Jam'ah." Acara silaturrahim ini > didahului dengan istighotsah dan wiridan khas Pondok Pesantren Lirboyo, > serta pembacaan hizib nashor yang dipimpin oleh Gus An'im Lirboyo. (nam) >
