Kalau HUTOMO punya Uang, punya perusahaan, punya status sebagai anak mantan presiden, dan segudang track record lainnya, sehingga mungkin mendeklarasikan sebagai calon ketua umum Golkar...
Na..h, kanca-kanca di NU... kira-kira SOFWAN yang tidak punya uang, tidak punya kedudukan, tidak punya simpati dari siapapun (kecuali orang dekat tentunya), bahkan tidak punya track record yang dikenal, bolehkah untuk mencalonkan diri menjadi "Orang Gila"? Terus kalau boleh, lalu siapa yang mau me RELEASE... Apa Mas Ilmi bersedia? he..he.. Mohon Doa. ________________________________ From: Al Faqir Ilmi <[email protected]> Sent: Tuesday, September 15, 2009 2:16:34 PM Subject: [kmnu2000] DEKLARASI PENCALONAN HUTOMO MANDALA PUTRA SEBAGAI KETUM PARTAI GOLKAR From: Hutomo For Golkar <hutomoforgolkar@ yahoo.com> Subject: DEKLARASI HMP-G1 Date: Tuesday, September 15, 2009, 4:32 AM PRESS RELEASE DEKLARASI PENCALONAN HUTOMO MANDALA PUTRA SEBAGAI KETUM PARTAI GOLKAR PADA MUNAS 4-7 OKTOBER 2009 Perjalanan bangsa telah sepakat memilih sebagai negara demokrasi, namun dalam prakteknya, demokrasi menjadi ajang yang menyengsarakan rakyat. Demokrasi baru slogan semata. Sementara itu, bangsa menghadapi permasalahan serius, diantaranya: Kesemrawutan Sistem Ketatanegaraan, Ancaman disintegrasi negara, Rekolonialisasi Ekonomi, Kesenjangan pertukaran barang dan jasa, Kelemahan jiwa wirausaha dan krisis kepercayaan diri, Kelemahan kelembagaan politik, sosial, hukum, dan kerusakan moral sebagian elit bangsa, serta ketergantungan asing, Tidak tanggap dalam menyikapi globalisasi dengan segala aspeknya. Praktek politik kepartaian dalam sistem kenegaraan yang semrawut telah menyebabkan Partai-partai dilanda krisis kepercayaan rakyat. Hal itu disebabkan karena partai-partai gagal/ tidak mampu menampung aspirasi rakyat, gagal merespon keadaan yang mendesak, serta tidak mampu menawarkan solusi buat masa depan, yang terjadi malah praktek dagang sapi yang dilakukan partai-partai, sehingga berkembang budaya transaksional dan partai bukan lagi sebagai kendaraan transformasi (perubahan) nasib rakyat ke arah yang lebih baik. Kerusakan negeri ini sesungguhnya bukan pada rakyat, tetapi pada sebagian elite. Saya yakin, rakyat cerdas. Yang tidak cerdas adalah para elite yang memaksakan kehendak untuk kepentingannya dengan mengatakan rakyat belum maju dan berpendidikan rendah. Sementara sebagian besar rakyat menunjukkan rasa kesetiakawanan sosial yang tinggi, sebaliknya kita lihat sebagian elit partai telah kehilangan rasa kemanusiaan sehingga tidak tanggap bahkan tidak peduli atas kesengsaraan rakyat ketika ditimpa bencana alam maupun bencana kemanusiaan lainnya. Keadaan ini tidak boleh dibiarkan terus menerus. Karena dalam sistem presidensial tidak dikenal adanya OPOSISI sebagaimana dalam sistem parlementer, maka PARTAI GOLKAR harus menjadi PARTAI yang INDEPENDEN, MANDIRI dan DINAMIS. Partai GOLKAR harus membangun budaya politik akal sehat dan menjunjung tinggi etika moral, maka ke depan PARTAI GOLKAR tidak akan memperdagangkan kepercayaan rakyat dengan jabatan dan/atau materi atau sering dikenal dengan istilah politik dagang sapi. Karena kekalahan dalam PEMILU yang lalu, maka PARTAI GOLKAR tidak akan berkoalisi dengan pemerintah. Justru sebaliknya Partai GOLKAR akan mandiri sehingga mampu mengkritisi dan memperjuangkan kepentingan rakyat yang belum diwujudkan oleh pemerintah. PARTAI GOLKAR tidak boleh dijadikan alat untuk kepentingan pribadi atau kelompok, apalagi sebagai alat untuk menyelamatkan diri dari tanggung-jawab hukum maupun sosial lainnya oleh siapapun. PARTAI GOLKAR tidak boleh tenggelam. Belajar dari pengalaman masa lalu, PARTAI GOLKAR harus bangkit dan merubah diri menjadi partai modern, dimana partai wajib memperjuangkan demokrasi politik sebagai alat untuk mewujudkan demokrasi ekonomi, sosial, budaya, hukum, dan semua aspek kehidupan lainnya, sehingga keberadaan PARTAI GOLKAR bisa dirasakan langsung oleh rakyat. Bersama PARTAI GOLKAR, rakyat diajak membangun kembali kepercayaan kepada partai politik sebagai kendaraan demokrasi transformasional, yang bisa mewujudkan keinginan rakyat, dan pada gilirannya untuk mewujudkan bangsa yang bisa berdiri sama tinggi diantara bangsa-bangsa lain di dunia. PARTAI GOLKAR sudah seharusnya mempelopori sebuah rancang bangun perekonomian yang adil, merata, sebagaimana semangat Pancasila dan Proklamasi 1945. PARTAI GOLKAR akan mengantar bangsa menuju era baru yaitu era kesetaraan dibidang ekonomi yang ikutannya adalah kesetaraan dalam bidang politik. Disanalah demokrasi dalam arti kedaulatan rakyat (hak tertinggi untuk mengatur negara) dapat diwujudkan tanpa tirani. Kelak akan terwujud kebebasan dalam arti sesungguhnya, yaitu kebebasan bagi segenap rakyat Indonesia, tanpa kecuali, dalam kesetaraan. Untuk mewujudkan semua hal diatas, maka PARTAI GOLKAR memerlukan tampilnya seorang ketua umum, yang memiliki integritas tinggi, tidak bermasalah, dan harus pandai mengubah segala macam persoalan menjadi peluang dan tantangan. Disini perlunya visi dan misi pemimpin yang tegas dan berwawasan. Dengan demikian, PARTAI GOLKAR akan menjadi ”trend setter” yang akan mampu mendikte pemerintah melalui gagasan-gagasan segar, solusi cerdas yang bisa diimplementasikan serta selalu tanggap terhadap permintaan rakyat. Sehingga apabila pemerintah mengabaikannya, maka pemerintah akan malu dengan sendirinya, dan rakyat akan bisa menilai. Untuk mewujudkan perjuangan politik, maka kami menawarkan konsepsi TRIKARYA PARTAI GOLKAR sebagai berikut: Partai GOLKAR harus menjadi partai yang independen, mandiri dan dinamis Partai Golkar harus dijadikan kendaraan politik rakyat untuk mewujudkan harapannya Partai Golkar harus meweujudkan wajib belajar 12 tahun secara gratis dan pelayanan kesehatan berkualitas secara gratis, serta serta menyelenggarakan konvensi untuk mencari pemimpin terbaik baik di tingkat bupati/walikota, gubernur, maupun presiden. Bagaimana pun bangsa ini harus berubah. Kesadaran publik tentang pentingnya solusi dan paradigma baru dalam pengelolaan negara, menjadi sangat mendasar. Karenanya PARTAI GOLKAR akan mempelopori penataan ulang sistem kenegaraan melalui perbaikan UUD 1945 sehingga benar-benar mencerminkan semangat dan tekad, serta rasa perjuangan para pendiri bangsa. Sistem kenegaraan yang sistemik tersebut akan menjamin penataan yang adil di bidang ekonomi, tata-ruang dan tata-uang, lingkungan hidup, energi alternatif, ketahanan pangan, hak azasi manusia, perombakan birokrasi dan isu-isu aktual di tingat lokal, regional maupun global. Partai GOLKAR akan mempelopori praktek negara demokrasi yang menempatkan rakyat sebagai majikan, dan pemerintah sebagai pelayan rakyat. Bagi saya, PARTAI GOLKAR adalah bagian dari kehidupan yang tidak bisa saya pisahkan dari kiprah saya di masa lalu, sekarang maupun yang akan datang. Bahkan, selama ini, saya aktif sebagai pengurus MKGR, salah satu ormas pendiri PARTAI GOLKAR. Memperhatikan persoalan bangsa dalam kondisi krisis multidimensi yang berkepanjangan, yang membutuhkan solusi segera, serta menyaksikan kesengsaraan rakyat dan masa depan bangsa sedang menjadi taruhan dalam globalisasi, tidaklah mungkin saya berdiam diri semata. Maka, dengan mengucap Bismillah hirahman nirahim, dan atas restu para sesepuh serta permintaan dan dukungan dari daerah-daerah, maka, saya HUTOMO MANDALA PUTRA, dengan ini mendeklarasikan pencalonan diri sebagai Ketua Umum PARTAI GOLKAR periode 2009-2014. Semoga Tuhan senantiasa melimpahkan taufik dan hidayah, karunia serta berkah kepada bangsa ini. Amin. ”BERSAMA GOLKAR, HUTOMO MP. MENGUTAMAKAN RAKYAT”. Jakarta, 10 September 2009 [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
