From: Hutomo For Golkar <[email protected]>
Subject: DEKLARASI HMP-G1
Date: Tuesday, September 15, 2009, 4:32 AM
PRESS RELEASE
DEKLARASI PENCALONAN
HUTOMO MANDALA PUTRA
SEBAGAI KETUM PARTAI GOLKAR
PADA MUNAS 4-7 OKTOBER 2009
Perjalanan bangsa telah sepakat memilih sebagai negara demokrasi, namun dalam
prakteknya, demokrasi menjadi ajang yang menyengsarakan rakyat. Demokrasi baru
slogan semata. Sementara itu, bangsa menghadapi permasalahan serius,
diantaranya: Kesemrawutan Sistem Ketatanegaraan, Ancaman disintegrasi negara,
Rekolonialisasi Ekonomi, Kesenjangan pertukaran barang dan jasa, Kelemahan jiwa
wirausaha dan krisis kepercayaan diri, Kelemahan kelembagaan politik, sosial,
hukum, dan kerusakan moral sebagian elit bangsa, serta ketergantungan asing,
Tidak tanggap dalam menyikapi globalisasi dengan segala aspeknya.
Praktek politik kepartaian dalam sistem kenegaraan yang semrawut telah
menyebabkan Partai-partai dilanda krisis kepercayaan rakyat. Hal itu disebabkan
karena partai-partai gagal/ tidak mampu menampung aspirasi rakyat, gagal
merespon keadaan yang mendesak, serta tidak mampu menawarkan solusi buat masa
depan, yang terjadi malah praktek dagang sapi yang dilakukan partai-partai,
sehingga berkembang budaya transaksional dan partai bukan lagi sebagai
kendaraan transformasi (perubahan) nasib rakyat ke arah yang lebih baik.
Kerusakan negeri ini sesungguhnya bukan pada rakyat, tetapi pada sebagian
elite. Saya yakin, rakyat cerdas. Yang tidak cerdas adalah para elite yang
memaksakan kehendak untuk kepentingannya dengan mengatakan rakyat belum maju
dan berpendidikan rendah. Sementara sebagian besar rakyat menunjukkan rasa
kesetiakawanan sosial yang tinggi, sebaliknya kita lihat sebagian elit partai
telah kehilangan rasa kemanusiaan sehingga tidak tanggap bahkan tidak peduli
atas kesengsaraan rakyat ketika ditimpa bencana alam maupun bencana kemanusiaan
lainnya. Keadaan ini tidak boleh dibiarkan terus menerus.
Karena dalam sistem presidensial tidak dikenal adanya OPOSISI sebagaimana dalam
sistem parlementer, maka PARTAI GOLKAR harus menjadi PARTAI yang INDEPENDEN,
MANDIRI dan DINAMIS. Partai GOLKAR harus membangun budaya politik akal sehat
dan menjunjung tinggi etika moral, maka ke depan PARTAI GOLKAR tidak akan
memperdagangkan kepercayaan rakyat dengan jabatan dan/atau materi atau sering
dikenal dengan istilah politik dagang sapi.
Karena kekalahan dalam PEMILU yang lalu, maka PARTAI GOLKAR tidak akan
berkoalisi dengan pemerintah. Justru sebaliknya Partai GOLKAR akan mandiri
sehingga mampu mengkritisi dan memperjuangkan kepentingan rakyat yang belum
diwujudkan oleh pemerintah. PARTAI GOLKAR tidak boleh dijadikan alat untuk
kepentingan pribadi atau kelompok, apalagi sebagai alat untuk menyelamatkan
diri dari tanggung-jawab hukum maupun sosial lainnya oleh siapapun. PARTAI
GOLKAR tidak boleh tenggelam.
Belajar dari pengalaman masa lalu, PARTAI GOLKAR harus bangkit dan merubah diri
menjadi partai modern, dimana partai wajib memperjuangkan demokrasi politik
sebagai alat untuk mewujudkan demokrasi ekonomi, sosial, budaya, hukum, dan
semua aspek kehidupan lainnya, sehingga keberadaan PARTAI GOLKAR bisa dirasakan
langsung oleh rakyat. Bersama PARTAI GOLKAR, rakyat diajak membangun kembali
kepercayaan kepada partai politik sebagai kendaraan demokrasi transformasional,
yang bisa mewujudkan keinginan rakyat, dan pada gilirannya untuk mewujudkan
bangsa yang bisa berdiri sama tinggi diantara bangsa-bangsa lain di dunia.
PARTAI GOLKAR sudah seharusnya mempelopori sebuah rancang bangun perekonomian
yang adil, merata, sebagaimana semangat Pancasila dan Proklamasi 1945. PARTAI
GOLKAR akan mengantar bangsa menuju era baru yaitu era kesetaraan dibidang
ekonomi yang ikutannya adalah kesetaraan dalam bidang politik. Disanalah
demokrasi dalam arti kedaulatan rakyat (hak tertinggi untuk mengatur negara)
dapat diwujudkan tanpa tirani. Kelak akan terwujud kebebasan dalam arti
sesungguhnya, yaitu kebebasan bagi segenap rakyat Indonesia, tanpa kecuali,
dalam kesetaraan.
Untuk mewujudkan semua hal diatas, maka PARTAI GOLKAR memerlukan tampilnya
seorang ketua umum, yang memiliki integritas tinggi, tidak bermasalah, dan
harus pandai mengubah segala macam persoalan menjadi peluang dan tantangan.
Disini perlunya visi dan misi pemimpin yang tegas dan berwawasan. Dengan
demikian, PARTAI GOLKAR akan menjadi ”trend setter” yang akan mampu mendikte
pemerintah melalui gagasan-gagasan segar, solusi cerdas yang bisa
diimplementasikan serta selalu tanggap terhadap permintaan rakyat. Sehingga
apabila pemerintah mengabaikannya, maka pemerintah akan malu dengan sendirinya,
dan rakyat akan bisa menilai.
Untuk mewujudkan perjuangan politik, maka kami menawarkan konsepsi TRIKARYA
PARTAI GOLKAR sebagai berikut:
Partai GOLKAR harus menjadi partai yang independen, mandiri dan dinamis
Partai Golkar harus dijadikan kendaraan politik rakyat untuk mewujudkan
harapannya
Partai Golkar harus meweujudkan wajib belajar 12 tahun secara gratis dan
pelayanan kesehatan berkualitas secara gratis, serta serta menyelenggarakan
konvensi untuk mencari pemimpin terbaik baik di tingkat bupati/walikota,
gubernur, maupun presiden.
Bagaimana pun bangsa ini harus berubah. Kesadaran publik tentang pentingnya
solusi dan paradigma baru dalam pengelolaan negara, menjadi sangat mendasar.
Karenanya PARTAI GOLKAR akan mempelopori penataan ulang sistem kenegaraan
melalui perbaikan UUD 1945 sehingga benar-benar mencerminkan semangat dan
tekad, serta rasa perjuangan para pendiri bangsa. Sistem kenegaraan yang
sistemik tersebut akan menjamin penataan yang adil di bidang ekonomi,
tata-ruang dan tata-uang, lingkungan hidup, energi alternatif, ketahanan
pangan, hak azasi manusia, perombakan birokrasi dan isu-isu aktual di tingat
lokal, regional maupun global. Partai GOLKAR akan mempelopori praktek negara
demokrasi yang menempatkan rakyat sebagai majikan, dan pemerintah sebagai
pelayan rakyat.
Bagi saya, PARTAI GOLKAR adalah bagian dari kehidupan yang tidak bisa saya
pisahkan dari kiprah saya di masa lalu, sekarang maupun yang akan datang.
Bahkan, selama ini, saya aktif sebagai pengurus MKGR, salah satu ormas pendiri
PARTAI GOLKAR.
Memperhatikan persoalan bangsa dalam kondisi krisis multidimensi yang
berkepanjangan, yang membutuhkan solusi segera, serta menyaksikan kesengsaraan
rakyat dan masa depan bangsa sedang menjadi taruhan dalam globalisasi, tidaklah
mungkin saya berdiam diri semata. Maka, dengan mengucap Bismillah hirahman
nirahim, dan atas restu para sesepuh serta permintaan dan dukungan dari
daerah-daerah, maka, saya HUTOMO MANDALA PUTRA, dengan ini mendeklarasikan
pencalonan diri sebagai Ketua Umum PARTAI GOLKAR periode 2009-2014. Semoga
Tuhan senantiasa melimpahkan taufik dan hidayah, karunia serta berkah kepada
bangsa ini. Amin.
”BERSAMA GOLKAR, HUTOMO MP. MENGUTAMAKAN RAKYAT”.
Jakarta, 10 September 2009
[Non-text portions of this message have been removed]