Wah mantap, ini baru teladan... Selama ini tak ada yang dimunculkan sebagai 
pemuda potensial SekJen.
Hayo Mas, maju. Manfaatkan segenap potensi cendekia Nahdliyin untuk membangun 
performans yang riel di hadapan masyarakat.

Siapa lagi yang mau meramaikan bursa ini???




________________________________
From: Benjamin Ketang <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tue, December 1, 2009 10:34:33 PM
Subject: Re: [kmnu2000] MenuntuT ada posisi baru Sek Jen di PBNU (Nomisasi 
Benjamin Ketang jadi Sekjen PBNU)

  


Dear KMNU YTH,
 
saya melihat kok kurang greget sih PBNU, kayak kurang membumi seperti gerakan 
pBNU Gus Dur
 
Sekjen yang sekarang kurang sedikit "lincah" maklum dia itu banyak belum pernah 
di masukkan di kawah condro dimuko? apalagi untuk gebrakan di dunia 
interansional juga ngak pernah kelihatan, dan yang paling sial lagi nggak bisa 
cari duit, sehingga Kyai Hasyim terus harus nyiapin termasuk harus tukar guling 
deng Partau Golkar, JK saat itu. sehingga muktamar di Makasar
 
Trus gimana kalau saya berkiprah di PBNU, untuk menjadi Sekjen. dan itung itung 
saya pernah bawa BMNU go Internasional. Saya bilang ma Pak Mustafa Zuhat untuk 
menjadi penjabat Teras PBNU, yaitu Sekjen PBNU...
 
 
 
 
 
  

sekjen kan udah ada.....wakil sekjen juga ada......

--- On Wed, 25/11/09, sofwan nadi <de_a...@yahoo. com> wrote:

From: sofwan nadi <de_a...@yahoo. com>
Subject: [kmnu2000] MenuntuT ada posisi baru Sek Jen di PBNU
To: kmnu2...@yahoogroup s.com
Date: Wednesday, 25 November, 2009, 17:43

 

Assalamu'alaikum wr wb.

Tentang postingan yang berisikan hasil kumpulnya para tokoh di Jawa mengenai 
usulan para kiyai yang diusulkan untuk duduk di Dewan Syuro PBNU.

Disana, ada disebutkan siapa yang duduk pada bidang Fiqh..dan lain-lain.

Tapi saya tak membaca ada yang duduk pada bidang PENGEMBANGAN ORGANISASI

Saya mau tanya, bidang ini tugas siapa dalam sistem ke-PBNU-an. Masalahnya, 
PBNU ini sepertinya kurang memperhatikan aspek CAPACITY BUILDING. Sehingga 
potensi-potensi yang ada pada warga nahdliyin seringkali disia-siakan. .. 
Apakah muktamar kali ini juga akan menambah daftar panjang penyia-siaan potensi 
warga.

Contoh. Ikatan Cendekiawan NU konon katanya ada, namun tidak ada pemberdayaan 
dari PBNU kepada mereka. Pemberdayaan kepada para sarjana dan cendekia ini 
tentunya berarti PENUGASAN/ PEMBERIAN KEPERCAYAAN SEBAGAI modal PEMBERDAYAAN 
masyarakat NU.

Selama ini, Ketua Umum PBNU seringkali tampil sebagai tokoh pencipta citra di 
forum nasional.... Ini perlu...memang perlu... tapi aspek Pencipta Keberdayaan 
di Ranah Sosial Masyarakat NU di aspek riel adalah amat sangat terlalu perlu 
dan penting.

Kalau model kegiatan Ketua Umum PBNU adalah dipertahankan untuk menciptakan 
citra-citra di forum-forum nasional dan internasional, maka dituntut ada oknum 
untuk menciptakan Keberdayaan- keberdayaan di tataran jamaah NU, khususnya wong 
cilik dan kaum santri lulusan pesantren.

Untuk tugas penting pada konsentrasi tersebut saya MENGUSULKAN PERLUNYA JABATAN 
SEKRETARIS JENDERAL di PBNU

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]


 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke