Gus Latief Sebelum menjustifikasi kemajuan dan pengambilan ibrah dari Amerika, saya sarankan membaca beberapa karya ttg Amerika, baik itu sejarah maupun karya kritis oleh orang Amerika sendiri.
Beberapa contoh untuk sekedar perbandingan, lihatlah film2 atau bacalah buku2 Michael Moore. Kalau masih di Indonesia, film2nya kadang terselip di toko penjual DVD (bajakan), misalnya "Sicko" yg cerita betapa buruknya sistem kesehatan di Amerika, dan yang terbaru "Capitalism: a love story". Kalau susah bisa dicari di youtube. Untuk keseimbangan ada baiknya juga baca "Why Do People Hate America" karangan Ziaudin Sardar, profesor Inggris keturunan Pakistan, yg dulu karya2nya sempat populer di Indonesia. Hampir semua sanjungan sampeyan terhadap Amerika itu, sangat mudah untuk dipatahkan. Ibarat cerita "orang buta meraba gajah" banyak cerita yang hanya mengungkap satu sisi. Kita bisa mengatakan gajah itu benda kecil halus dan panjang, karena sedang memegang buntutnya hehe...... Membuat kaitan antara kemajuan dengan kondisi atau atribut-atribut tertentu juga secara ilmiah sangat lemah. Banyak orang belajar ke Amerika, tapi berperan seperti seorang TURIS. Namanya turis yang dilihat bagian yang bagus-bagusnya, tidak masuk ke gang sempitnya, terkesima oleh landmark-landmark yg memang dibangun untuk menunjukkan keindahan dan kebesarannya. Menurut saya pribadi, banyak yang perlu diapresiasi dari Amerika ini, tapi lebih banyak lagi yang perlu dikritisi, hehe..... Salam Aji Hermawan
