Gus Ajiher..
Saya kira bengini
Ada beberapa orang yang datang ke Amerika dengan memakai kaca mata yang berbeda 
beda pula...

Kalau kaca mata yang dipakainya itu adalah merah..maka yang dilihatnya semua 
merah..
Kalau kaca mata yang di pakai oleh yang lain adalah kaca mata warna hitam,maka 
semua yg dilihatnya hitam..

Kalau seseorang memakai kaca mata putih atau bening..maka dia kan melihat 
Amerika bermacam ragam m berwarna warni,, Artinya ada yang baik ada yang buruk 
ada yang sedang2 saja...

Jadi tergantung tujuan yang akan di ekposenya dalam bukunya atau filmnya Benar 
bukan?

Jadi yang saya lihat itulah kenyataannya....walaupun dgn orang2 yang anda 
sebutkan itu berbeda beda....

Secara general; saya melihat Amerika sebuah negara atau bangsa yang terbaik di 
dunia, emperium di abad 21...atau sebuah masarakat; rahmatan lil'alamin yang di 
izinkan oleh ALLAH sekarang ini.

APA YANG AKAN TERJADI KALAU AMERIKA MENJADI NEGARA AGAMA?
http://latifabdul.multiply.com/journal/item/195

Wassalam

--- On Thu, 12/10/09, ajiher <[email protected]> wrote:

From: ajiher <[email protected]>
Subject: [kmnu2000] Re: Mengambil Hikmah dari Kemajuan2 Yang Telah Dicapai oleh 
Amerika.
To: [email protected]
Date: Thursday, December 10, 2009, 12:34 AM







 



  


    
      
      
      Gus Latief



Sebelum menjustifikasi kemajuan dan pengambilan ibrah dari Amerika, saya 
sarankan membaca beberapa karya ttg Amerika, baik itu sejarah maupun karya 
kritis oleh orang Amerika sendiri.



Beberapa contoh untuk sekedar perbandingan, lihatlah film2 atau bacalah buku2 
Michael Moore.  Kalau masih di Indonesia, film2nya kadang terselip di toko 
penjual DVD (bajakan), misalnya "Sicko" yg cerita betapa buruknya sistem 
kesehatan di Amerika, dan yang terbaru "Capitalism: a love story".  Kalau susah 
bisa dicari di youtube.



Untuk keseimbangan ada baiknya juga baca "Why Do People Hate America" karangan 
Ziaudin Sardar, profesor Inggris keturunan Pakistan, yg dulu karya2nya sempat 
populer di Indonesia.



Hampir semua sanjungan sampeyan terhadap Amerika itu, sangat mudah untuk 
dipatahkan.  Ibarat cerita "orang buta meraba gajah" banyak cerita yang hanya 
mengungkap satu sisi.  Kita bisa mengatakan gajah itu benda kecil halus dan 
panjang, karena sedang memegang buntutnya hehe......



Membuat kaitan antara kemajuan dengan kondisi atau atribut-atribut tertentu 
juga secara ilmiah sangat lemah.  Banyak orang belajar ke Amerika, tapi 
berperan seperti seorang TURIS.  Namanya turis yang dilihat bagian yang 
bagus-bagusnya, tidak masuk ke gang sempitnya, terkesima oleh landmark-landmark 
yg memang dibangun untuk menunjukkan keindahan dan kebesarannya.



Menurut saya pribadi, banyak yang perlu diapresiasi dari Amerika ini, tapi 
lebih banyak lagi yang perlu dikritisi, hehe.....



Salam

Aji Hermawan





    
     

    
    


 



  






      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke