Maaf sedikit koreksi:
pada paragraf:
Alih-alih mencermati kebaikan dan hanya kebaikan sehingga membuat silau
dan lupa diri, maka imbangi dengan kewaspadaan dengan cara meningkatkan
mutu demi mutu DENGAN mencermati kelemahannya.


kata DENGAN diganti SETELAH, sehingga tertulis:

Alih-alih mencermati kebaikan dan hanya kebaikan sehingga membuat silau
dan lupa diri, maka imbangi dengan kewaspadaan dengan cara meningkatkan
mutu demi mutu SETELAH mencermati kelemahannya.





________________________________
From: sofwan nadi <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Fri, December 11, 2009 11:06:19 AM
Subject: Re: [kmnu2000] Re: Mengambil Hikmah dari Kemajuan2 Yang Telah Dicapai 
oleh Amerika.

  
Sedulur,

Perbincangan hal Amerika di Abad ini sangat menarik. Saya pernah berbicara 
tentang PERGILIRAN PUSAT PERADABAN MILENIUM KE MILENIUM dalam sebuah forum 
diskusi di tahun 2007 di Kediri.

Sejarah menunjukkan bahwa pusat-pusat peradaban dunia pernah di Maya, pernah di 
China, pernah di India, pernah di Romawi, pernah di Persia, pernah di Mesir dan 
pernah di Timur Tengah. Sepertinya sekarang kembali ke benua yang berdekatan 
dengan suku Maya tinggal, yaitu Amerika Utara. Tepatnya Amerika Serikat. Dan 
lagi, sepertinya akan bergeser ke China lagi (???)

Isi pokok pembahasan saya waktu itu adalah bahwa di satu masa dalam kurun per 
seribu tahun, PUSAT PERADABAN DUNIA selalu hadir. Disebut sebagai pusat 
peradaban dunia, berarti manusia yang bukan penduduk asli dimana peradaban 
dunia itu berpusat juga turut memperkaya bahkan memiliki keragaman dan kekayaan 
peradaban. Ia adanya adalah kekayaan peradaban kemanusiaan secara universal.

Namanya juga pusat, maka segala bentuk, yang baik dan yang buruk, ada dan 
beragam rupa dan warna di sana. Siapa yang mau memaki, ia akan dapat menemukan 
pointer yang ingin dicermati. Begitu juga siapa yang mau memuji, ia akan 
mendapatkannya. Jadi, bagi kaum beriman, sebagaimana dikehendaki oleh tuhan 
yang maha berpengetahuan lagi bijaksana, adalah bagaimana memiliki kemampuan 
mengambil semua ini sebagai pelajaran. Dan tidak hanya berhenti pada pelajaran, 
melainkan turut secara aktif dan intensif mewarnai atau paling tidak memperkaya 
PUSAT tersebut dengan warna-warna keimanan. Jadi, wahai kaum beriman, 
persiapkanlah diri diperkaya dengan ilmu-ilmu dan warnailah semua pusat-pusat 
peradaban dengan warna-warna ketakwaan.

Mengapa begitu? Hukum alam menyatakan bahwa angin selalu mengalir dari tempat 
dengan tekanan tinggi menuju ke tempat dengan tekanan rendah. Dan PUSAT selalu 
saja memiliki tekanan yang tinggi. Karena itu, kalau mau mewarnai dunia dengan 
iman dan ketakwaan, warnai lah pusatnya, maka akan mengalir ke daerah-daerah di 
luar pusat. Jangan seperti kaum "miskin" yang berjas dan bertitel hari ini, 
mereka pergi ke "pusat" karena mencari makan, maka hanya "kotoran" yang akan 
dialirkan dari "pusat" ke "daerah", buah dari "kotoran" sisa-sisa/ 
sampah-sampah makanan mereka.

Alih-alih mencermati keburukan untuk mencaci dan memaki, maka cermatilah untuk 
mengimbanginya dengan kebaikan dan kemuliaan. Alih-alih mencermati kebaikan dan 
hanya kebaikan sehingga membuat silau dan lupa diri, maka imbangi dengan 
kewaspadaan dengan cara meningkatkan mutu demi mutu dengan mencermati 
kelemahannya. Ini adalah pelajaran dari konsep uzlah dalam tasawuf, yang 
disetujui oleh ilmu manajemen.

Hanya Allah yang maha mengatur pergiliran dunia.

____________ _________ _________ __
From: abdul latif <latifabdul777@ yahoo.com>
To: kmnu2...@yahoogroup s.com
Sent: Fri, December 11, 2009 8:55:40 AM
Subject: Re: [kmnu2000] Re: Mengambil Hikmah dari Kemajuan2 Yang Telah Dicapai 
oleh Amerika.

Gus Ajiher..
Saya kira bengini
Ada beberapa orang yang datang ke Amerika dengan memakai kaca mata yang berbeda 
beda pula...

Kalau kaca mata yang dipakainya itu adalah merah..maka yang dilihatnya semua 
merah..
Kalau kaca mata yang di pakai oleh yang lain adalah kaca mata warna hitam,maka 
semua yg dilihatnya hitam..

Kalau seseorang memakai kaca mata putih atau bening..maka dia kan melihat 
Amerika bermacam ragam m berwarna warni,, Artinya ada yang baik ada yang buruk 
ada yang sedang2 saja...

Jadi tergantung tujuan yang akan di ekposenya dalam bukunya atau filmnya Benar 
bukan?

Jadi yang saya lihat itulah kenyataannya. ...walaupun dgn orang2 yang anda 
sebutkan itu berbeda beda....

Secara general; saya melihat Amerika sebuah negara atau bangsa yang terbaik di 
dunia, emperium di abad 21...atau sebuah masarakat; rahmatan lil'alamin yang di 
izinkan oleh ALLAH sekarang ini.

APA YANG AKAN TERJADI KALAU AMERIKA MENJADI NEGARA AGAMA?
http://latifabdul. multiply. com/journal/ item/195

Wassalam

--- On Thu, 12/10/09, ajiher <4ji...@gmail. com> wrote:

From: ajiher <4ji...@gmail. com>
Subject: [kmnu2000] Re: Mengambil Hikmah dari Kemajuan2 Yang Telah Dicapai oleh 
Amerika.
To: kmnu2...@yahoogroup s.com
Date: Thursday, December 10, 2009, 12:34 AM

Gus Latief

Sebelum menjustifikasi kemajuan dan pengambilan ibrah dari Amerika, saya 
sarankan membaca beberapa karya ttg Amerika, baik itu sejarah maupun karya 
kritis oleh orang Amerika sendiri.

Beberapa contoh untuk sekedar perbandingan, lihatlah film2 atau bacalah buku2 
Michael Moore.  Kalau masih di Indonesia, film2nya kadang terselip di toko 
penjual DVD (bajakan), misalnya "Sicko" yg cerita betapa buruknya sistem 
kesehatan di Amerika, dan yang terbaru "Capitalism: a love story".  Kalau susah 
bisa dicari di youtube.

Untuk keseimbangan ada baiknya juga baca "Why Do People Hate America" karangan 
Ziaudin Sardar, profesor Inggris keturunan Pakistan, yg dulu karya2nya sempat 
populer di Indonesia.

Hampir semua sanjungan sampeyan terhadap Amerika itu, sangat mudah untuk 
dipatahkan.  Ibarat cerita "orang buta meraba gajah" banyak cerita yang hanya 
mengungkap satu sisi.  Kita bisa mengatakan gajah itu benda kecil halus dan 
panjang, karena sedang memegang buntutnya hehe......

Membuat kaitan antara kemajuan dengan kondisi atau atribut-atribut tertentu 
juga secara ilmiah sangat lemah.  Banyak orang belajar ke Amerika, tapi 
berperan seperti seorang TURIS.  Namanya turis yang dilihat bagian yang 
bagus-bagusnya, tidak masuk ke gang sempitnya, terkesima oleh landmark-landmark 
yg memang dibangun untuk menunjukkan keindahan dan kebesarannya.

Menurut saya pribadi, banyak yang perlu diapresiasi dari Amerika ini, tapi 
lebih banyak lagi yang perlu dikritisi, hehe.....

Salam

Aji Hermawan

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]


 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke