wa'alaikum salam warohmatullohiwabarokatuh.... Bpk Abdul,boleh saya tahu riwayat pendidikan bapak? terutama pendidikan tentang islam,...kalo boleh silahkan kirim langsung ke email saya,.... saya ingin diskusi secara privat dengan bapak, semoga kita semua dapat hidayah...semoga kebenaran yang akan di tampilkan oleh Alloh SWT... kalau bisa ketemu langsung malah lebih baik, saya di jakarta,alamat nanti saya japri saja kalau bapak mau,... terus terang saya takut dengan tulisan-tulisan bapak,...terimakasih..
#Njid Taqim# "khudz ma shofa wa da'ma kadaro......." &&& --- Pada Ming, 10/1/10, abdul <[email protected]> menulis: Dari: abdul <[email protected]> Judul: [kmnu2000] ( 1) Issue2 kontemporer ; Wanita Jangan Merasa Berdosa Tidak Berjilbab Kepada: [email protected] Tanggal: Minggu, 10 Januari, 2010, 7:58 AM Assalaumu'alaikum wr.wb. Alhamadulillah, tahun 2009 kita tutup dan tidak akan kembali lagi. Mudah2an tahun 2010 ini kita dapat memperbaiki segala kekurangan2 kita utk menuju seorang muslim yang lebih sukses. Sukses seorang Muslim akan dapat di capai kalau aqidah Islam kita di jalan yang lurus atau yang benar. Saya sangat sependapat dengan ahli tafsir Indonesia Prof DR.Quraish Shihab yang menganjurkan pemuda2 Islam Indonesia utk terus menerus menggali Rahasia2 Al Quran sebagai kitab pedoman hidup kita sesuai dengan perkembangan disiplin2 ilmu2 lainnya. Salah satu tafsiran yang ditemukan oleh QH yang berbeda dgn ahli2 tafsir klasik Arab(Ibnu Katsir dll) adalah tentang pakaian wanita muslim. Prof DR,KH Quraish Shihab menafsirkan ayat2 tentang pakaian wanita di Al quran bukanlah suatu kewajiban,keharusan , tapi adalah anjuran. Dengan kata lain kalau di kerjakan boleh dan tidak dikerjakan tidak berdosa. Pendapat Ahli tafsir QH ini sangat sependapat dgn saya.Saya melihat dari kondisi tanah Arab "Padang pasir yang panas" akan berbahaya kalau wanita2 dan laki2 tidak menutup semua tubuhnya,kecuali mata.Bahayanya adalah pasir2 panas itu akan merusak rambut, kulit dan mata. Juga di anjurkan wanita2 kalau berjalan hendaklah merendahkan kepalanya, agar pasir tidak masuk kemata. Prof.DR Q.Shihab menjelaskan dlm bukunya, bahwa menafsirkan ayat2 ALLAH hendaklah dilihat atau di analisa dimana, kapan, dan kontek ayat itu diturunkan. Wahyu2 ALLAH itu diturunkan di Tanah Arab padang pasir selama 23 tahun, 1400 tahun yang silam,dimana ilmu2 tachnoogi dan science belum berkembang seperti sekarang ini. Di Tanah Arab sendiri ulama2 berbeda pendapat dlm menafsirkan ayat pakaian wanita. Ada ulama2 yang mengeluarkan fatwa wanita2 wajib menutup semua tubuhnya, berdasarkan kepada leterlek ayat tersebut. Ada ulama2 ahli hadits, berpendapat bahwa yang wajib ditutup adalah rambut,sedangkan mata, telapak tangan dan kaki tidaklah aurat, boleh di buka. Dalam Al Quran tidak ada ayat2 ALLAH yang menjelasakan mengenai batas2 aurat. Pertanyaan kita,apakah hadits2 ini benar2 ucapan Rasul atau rekayasa ulama2 dahulu? Hanya ALLAH saja yang Maha tahu. Semoga para pembaca budiman, baik anggota2 baru dan lama WW dapat mengambil manfaatnya. Wassalamu'alaikum wrwb Mulai chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! Membuat tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/ [Non-text portions of this message have been removed]
