Latar belakangnya adalah silau dengan issue kesetaraan gender di amerika, silau 
dengan kemapanan hidup di amerika, silau dengan terobosan teknologi di amerika. 
Sehingga islam sebagai sistem kehidupan merupakan media potensial yang kondusif 
bagi globalisasi standarisasi sistem kehidupan baru yang jelas bermuara kepada 
ketergantungan dunia pada western.

Jadi sebenarnya islam bukan musuh western seperti yang diisyukan, tetapi islam 
adalah potensial sebagai tunggangan politik luar negeri western yang handal.

Jadi sekarang kita memiliki jamaah western sentris yang belum mampu bahkan akan 
sulit mampu menafsirkan alquran/hadist, karena alquran/hadist hanya ditafsirkan 
dari perspektif ideal/model yang kebetulan saat ini sdg naik daun, yaitu 
perspektif western.

Ya semacam bagaimana caranya masuk islam tapi masih bisa makan babi. Kenapa 
islam dipilih? Ya hanya option yang potensial, mengingat kenyataan prosentase 
ummat nya di dunia lumayan mendominasi.

Jadi selamat berjuang dengan perspektif dan tendensi masing-masing.

Rizky
Malang
Sent from my BlackBerry®
powered by Allah swt

-----Original Message-----
From: Nasrulloh Afandi <[email protected]>
Date: Thu, 21 Jan 2010 16:07:48 
To: <[email protected]>
Subject: [kmnu2000] Pria Wajib Berjilbab(Maqoshid Syari'ah fundamental)






Salam alikum,
 
Membaca tulisan mas Abdul Latif, kalau saya 'istinbath al-ahkam' (dengan 
mengikuti cara berpikir mas Abdul latif) saya akan menjadi Muslim sangat 
fundamentalis(meminjem istilah mas latif) Dan saya mengatakan bahwa jilbab 
tidak hanya diwajibkan bagi perempuan, tapi juga diwajibkan bagi semua 
manusia(termasuk bencong ,waria dll) dan tak terkecuali manusia yang berjenis 
kelamin pria.
 
Kenapa?
Dalam tulisannya, mas Latif mengutif pandangan Quraish Sihab bahwa : 
"Diwajibkannya jilbab adalah karena diturunkannya al-Quran di daerah Arab Gurun 
Sahara,  jadi jilbab untuk melindungi KESEHATAN para wanita di Gurun Sahara 
dari debu dan sejenisnya".
 
Nah, Dari dalil 'Qoth'i-nya' mas Abdul Latif tersebut, naqlan an' Dr. Quraish 
Sihab, jelas menyatakan bahwa jilbab bukan karena syatrul aurath, akan tetapi 
hifdun an-nafs(meski cuman dari serangan debu dan panasnya sahara dan 
sejenisnya)
 
Sedangkan jelas, kita tahu, persfektif ushul fiqh atau saudara 
kembarnya(maqosid syari'ah) menurut santri pesantren Buntet Cirebon: hifdun 
nafs, yang merupakan bagian dari dorurotul choms, bukan hanya diwajibkan bagi 
para perempuan, akan tetapi juga bagi semua manusia termasuk laki-laki,
 
Jadi, kalau alasannya memakai jilbab itu mengikuti hasil 'istinbath ahkam' atau 
mungkin juga 'ijtihad' mas Latif: maka natijah-nya:
JILBAB TIDAK HANYA DIWAJIBKAN BAGI PEREMPUAN, TETAPI JUGA DIWAJIBKAN UNTUK 
KOMUNITAS PRIA.
 
Mas latif, apa bersedia mengamalkan hasil 'ijtihad' anda? he he.... he..
 
Intaha kitab facebook, sochifah google.com, 
bukan kitab muwafaqoth-nya imam Syatiby  he he...he..
 
 
Yang iseng
 
Nasrul
(santri ndeso yang belum teratrik hasil ijtihad mas abdul latif)
 
 

--- In [email protected], "abdul" <latifabdul...@...> wrote:

Assalaumu'alaikum wr.wb.

Alhamadulillah, tahun 2009 kita tutup dan tidak akan kembali lagi. Mudah2an
tahun 2010 ini kita dapat memperbaiki segala kekurangan2 kita utk menuju seorang
muslim yang lebih sukses. Sukses seorang Muslim akan dapat di capai kalau aqidah
Islam kita di jalan yang lurus atau yang benar.

Saya sangat sependapat dengan ahli tafsir Indonesia Prof DR.Quraish Shihab yang
menganjurkan pemuda2 Islam Indonesia utk terus menerus menggali Rahasia2 Al
Quran sebagai kitab pedoman hidup kita sesuai dengan perkembangan disiplin2
ilmu2 lainnya.

Salah satu tafsiran yang ditemukan oleh QH yang berbeda dgn ahli2 tafsir klasik
Arab(Ibnu Katsir dll) adalah tentang pakaian wanita muslim.

Prof DR,KH Quraish Shihab menafsirkan ayat2 tentang pakaian wanita di Al quran
bukanlah suatu kewajiban,keharusan, tapi adalah anjuran.
Dengan kata lain kalau di kerjakan boleh dan tidak dikerjakan tidak berdosa.

Pendapat Ahli tafsir QH ini sangat sependapat dgn saya.Saya melihat dari kondisi
tanah Arab "Padang pasir yang panas" akan berbahaya kalau wanita2 dan laki2
tidak menutup semua tubuhnya,kecuali mata.Bahayanya adalah pasir2 panas itu akan
merusak rambut, kulit dan mata.

Juga di anjurkan wanita2 kalau berjalan hendaklah merendahkan kepalanya, agar
pasir tidak masuk kemata.

Prof.DR Q.Shihab menjelaskan dlm bukunya, bahwa menafsirkan ayat2 ALLAH
hendaklah dilihat atau di analisa dimana, kapan, dan kontek ayat itu diturunkan.

Wahyu2 ALLAH itu diturunkan di Tanah Arab padang pasir selama 23 tahun, 1400
tahun yang silam,dimana ilmu2 tachnoogi dan science belum berkembang seperti
sekarang ini.

Di Tanah Arab sendiri ulama2 berbeda pendapat dlm menafsirkan ayat pakaian
wanita. Ada ulama2 yang mengeluarkan fatwa wanita2 wajib menutup semua tubuhnya,
berdasarkan kepada leterlek ayat tersebut.

Ada ulama2 ahli hadits, berpendapat bahwa yang wajib ditutup adalah
rambut,sedangkan mata, telapak tangan dan kaki tidaklah aurat, boleh di buka.
Dalam Al Quran tidak ada ayat2 ALLAH yang menjelasakan mengenai batas2 aurat.
Pertanyaan kita,apakah hadits2 ini benar2 ucapan Rasul atau rekayasa ulama2
dahulu? Hanya ALLAH saja yang Maha tahu.

Semoga para pembaca budiman, baik anggota2 baru dan lama WW dapat mengambil
manfaatnya.

Wassalamu'alaikum wrwb

--- End forwarded message ---





      

[Non-text portions of this message have been removed]




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[email protected] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke