salam 

saya liat mas abdul ini tidak konsistent dengan apa yang di tulisnya
dulu beliau menulis "dilarang mengharamkan keyakinan orang lain"

nyata nya beliau tidak menerapkan itu, beliau tidak mau menghargai 
perbedaan keyakinan2 yang ada di bumi ini, semisal keyakinan para 
fundamentalis dan lain lain.. dan juga beliau tidak setuju dg keyakinan 
para ulama jaman dulu yang telah menafsirkan alquran, 
malah beliau memberi sebutan pada mereka
" Ulama seburuk buruknya manusia di kolong bumi "

padahal di bawah mas abdul menulis 

Orang2 yang benar2 membaca dan memahami kalaimat Bismilahirrahmanirr 
ahiim---pasti dia tidak berani lagi berkata buruk2
apalagi melecehkan dan merendahkan saudara2 kita...

salam 





________________________________
From: abdul <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Mon, February 15, 2010 5:21:45 AM
Subject: [kmnu2000] Re: Once more, Menulis atau berbicara dengan akal sehat

  
Bismilahirrahmanirr ahiim
Tudak lain tugas saya hanya memberi peringatan2 dengan ayat2 ALLAH swt yang 
agung itu.

Kalau belum bisa anda terima,mudah2an ALLAH pada suatu waktu akan memberikan 
hidayah ilmu kpd kita semua, mana yang benar dan mana yang bathil...hanya ALLAH 
saj yang Maha tahu.

Permohonan and tentang bagaimana mengatasi kemiskinan saya akan sampiakan 
nanti,dan sebahagian sudah saya sampaikan--- silakan lihat kembali.

Membaca Bismilahirrahmanirr ahiim---adalah sangat penting--agar setiap  yang 
kita perbuat itu adalah dengan kasih sayang ALLAH--kita akan berkasih sayang 
dgn teman2 dan semua orang tanpa melihat perbedaan2 pendapat dan keyakinan agama

Kita akan terhindar dari--

---merendahkan, mengejek dan menghina.
---bermusuhan karena berbeda keyakinan
---kebencian dan amarah, emosi dll

Orang2 yang benar2 membaca dan memahami kalaimat Bismilahirrahmanirr 
ahiim---pasti dia tidak berani lagi berkata buruk2
apalagi melecehkan dan merendahkan saudara2 kita...

salam

--- In kmnu2...@yahoogroup s.com, Ahmad Ridho <ahraar...@. ..> wrote:
>
> Saudara Abdul, 
> Saya kira saya tidak perlu riya' atau 'ujub dengan ke-Islaman saya...tanpa 
> saudara ajari saya untuk memulai sesuatu dengan membaca basmalah, saya selalu 
> mengikuti panutan saya Rasulullah Alayhi Ash-sholaatu was As-Salaam.
>  
> Memang ilmu saya tidak sempurna, karena kesempurnaan itu hanya mulik Allah 
> Swt. Karena ketidaksempurnaan itulah makanya saya tidak berani menggugat 
> hukum2 Allah Swt. Lebih baik saya berbicara / berfikir sesuai dengan apa yang 
> saya ketahui saja. Tidak mengada-ngada, dan tidak keluar dari konteks ajaran 
> yang sudah ada.
> Saya tidak anti inovasi dlm beragama (Islam), namun sekali lagi inovasi 
> tersebut tidak melenceng dari rel yang sudah ada, karena beragama itu ibarat 
> menaiki kereta api, sedikit saja kereta api itu melenceng dari rel-nya, 
> saudara bisa bayangkan apa yang akan terjadi??? Jangankan melenceng keluar 
> rel, salah informasi saja antar stasiun maka sudah banyak kita saksikan 
> terjadi kecelakaan yang tragis. 
>  
> Saran saya, pelajari dulu MAQASHID SYARI'AH sebelum berbicara atau menulis, 
> dan kalau saudara merasa lebih hebat dari saya, coba saudara menulis tentang 
> bagaimana ajaran Islam mengatasi masalah kemiskinan, pengangguran, ekonomi, 
> perubahan iklim dllsbg. Saya pikir itu lebih bermanfaat daripada anda 
> menggugat hukum2 Allah Swt yang sudah QATH'I ASTSTSUBUT,
> Sekali lagi saya katakan, KALAU SAUDARA TIDAK SUKA DENGAN HUKUM2 ALLAH SWT, 
> SILAKAN BUAT HUKUM SENDIRI DAN TERAPKAN UNTUK DIRI SAUDARA SENDIRI...JANGAN 
> PERNAH MENGAJAK ORANG MELAWAN HUKUM ALLAH SWT YANG BERUJUNG PADA KESESATAN DI 
> DUNIA DAN AKHIRAT.
>  
>  
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke