Shalom Rizky,

Secara pribadi saya tertarik kalau untuk menulis tulisan anda terlepas dari 
posisi dari The Indonesia Israel Public Affairs Comittee (IIPAC). Sebagai 
penganut Kabbalah,yaitu aliran Yahudi ultra orthodox,saya melihat bahwa di 
Islam sendirilebih kental di sebuta TASYAWUF  bahwa hakikat ibadah kita hanya 
kepada yang maha kuasa. 

Seperti Maimon, dan beberapa ulama besar Islam tidak lepas dari kerangka besar 
para tokoh Yahudi bahkan Waraka ben Naufal,paman Hatija istri Nabi Muhammad 
adalah seorang Rabbi Yahudi yang mengetahui pangkat dan derajat Nabi Muhammad 
sebelum kerasulan. 

Dalam Halacha Yahudi,seperti Talmud dan Midrash menerangkan bahwa orang belajar 
Taurat dengan alasan apapun pasti akan menuju tingkat kemakrifatan terhadap 
rahasia rahasia dunia ini, karena Orang belajar Taurat akan lindungi oleh para 
" Asistent pribadi" yang menunjukkan dimana jalan menuju pemahaman Taurat atau 
(BINAH) itu

Orang Islam sebaiknya belajar dan mencara dimana letakTaurat itu: 
Beresheet,Shemot, dan the Five books of Moses? ( untuk diskusi Taurat Sehari 
Hari kirim e-mail: [email protected]) ( Smay Yisrael Elohai ha Olam)  




      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke