namun apa yang anda sampaikan terlalu memprovokasi kami yang ada di forum 
ini,,jika tujuan anda untuk dakwah menyebarkan ajaran Islam, boleh lah anda 
memakai cara-cara yang selama ini anda gunakan, namun ingat tetap dalam koridor 
Al-Qur'an dan Al-Hadist serta pemahaman umat Islam pada Umumnya,,anda juga 
harus membedakan dalam berdebat,,,jika anda berdebat dengan non-muslim,,saran 
saya anda dapat menggunakan cara-cara agar mereka tertarik pada kita,namun jika 
berdebat dengan sesama muslim,,,ikuti alur pemikiran yang ada,,,
Jika selama ini yang seperti saya lihat pada tulisan-tulisan anda,,dakwah anda 
cenderung mengarahkan kita pada pemahaman liberalisme,,pluralisme dimana 
paham-paham tersebut mendapat pandangan negatif di mata umat muslim pada 
umumnya,,,,,,





________________________________
From: abdul <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thu, May 20, 2010 7:02:34 AM
Subject: [kmnu2000]     MARI KITA  JAUHI  IMAGE  YANG  UGLY DALAM  BERDISKUSI. 

  
MARI KITA JAUHI IMAGE YANG UGLY DALAM BERDISKUSI.

Assalamu 'alaikum wr. wb

Di dalam menyampaikan dakwah, kita tidak terlepas dari perdebatan. Bahkan 
perdebatan itu terkadang sampai melukai hati orang lain. Akhirnya, apakah 
perdebatan yang kita lakukan itu adalah menuju kebaikan ? Padahal dari sana 
kita telah berbuat suatu "kejahatan".

Mengutip dari buku yang pernah saya baca,Berdebat bisa dibagi menjadi 2 
kategori :

1] DEBAT TERPUJI, yaitu perdebatan yang ditujukan untuk kebaikan, yakni 
berdebat dengan pihak-pihak yang diharapkan kembali dari kebathilan kepada 
kebenaran.

Firman Allah SWT surah An-Nahl :125 yang artinya :
"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik 
dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang 
lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang 
lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

Surah Al-'Ankabut:46 yang artinya : "Dan janganlah kamu berdebat dengan ahli 
kitab, melainkan dengan cara yang paling baik."

2] DEBAT TERCELA, yaitu perdebatan yang tidak dimaksudkan untuk sampai kepada 
kebenaran dan melaksanakannya, melainkan semata-mata ditujukan untuk permusuhan 
dan memuaskan kemarahan terhadap orang lain.

Debat kusir akan memperlihatkan image muslim yang UGLY, sering kita sebut 
seperti itu. Dan ini merupakan salah satu perdebatan tercela. Hindarilah 
perdebatan tercela karena akan bisa menyebabkan hilangnya kebaikan.

"Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud 
membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar." 
(Az-Zukhruf:58)

Dan dari perdebatan ini juga akan muncul permusuhan. Apakah kita ingin mencari 
musuh dengan berdebat ?? Na'udzubillah min dzalik. Apa keuntungannya setelah 
itu ? Wallahu 'alam bissawab.

PERBEDAAN ITU SEHARUSNYA MEMBAWA ILMU DAN BERKAH.

Bukan saya orang yang "takut" berdebat, tapi alangkah baiknya jika kita 
berdebat secara terpuji. Hindarkan "personal attack", tetap dlm topik.

Insya Allah tulisan saya ini tidak menimbulkan "perdebatan tercela".  Senyum 
manis

wassalamu 'alaikum wr.wb

Contoh perdebatan yang baik itu seperti Obama(LIBERAL) dan John Mc Cain ( 
Fundamentalis)
Setelah selesai berdebat panjang selama 1 tahun, tapi hatinya tetap berteman 
sampai hari ini.

IT IS REALLY COOL---ISLAMI.


 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke