Kalau Amien Rais konsisten (let's hope so...;-) bahwa partai yang paling
banyak suaranya akan menjadi presiden, maka ia akan mendukung Megawati. Dan
Gus Dur pun sampai saat ini no problem dengan pencalonan Megawati, juga
banyak kader-kader PKB yang demikian (at least yang saya kenal dan tahu).
Jadi, jika Amien dan Gus Dur memberi lampu hijau.., dukungan pada Habibie
bisa dikalahkan.
Tentunya itu dengan asumsi: Amien Rais akan konsisten dan bukannya malah
berkoalisi dengan.... (isi sendiri lah)
Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
____________________________________________
Dukunglah Kampanye AGAMA untuk PERDAMAIAN!
Forum Mahasiswa untuk Kerukunan Umat Beragama (FORMA-KUB)
Kunjungi http://come.to/forma-kub E-mail: [EMAIL PROTECTED]
-----Original Message-----
From: M Gunadi Henoch <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 11 Juni 1999 17:41
Subject: Re: [Kuli Tinta] Analisis Sementara
Tanggapan untuk Bung Amin Riza,
>Aliansi PDIP-PAN memunculkan masalah klasik Capres. Tetapi >dengan
>pernyataan Amien Rais (yang belakangan ini makin wise) >bahwa wajarnya
>partai dengan perolehan terbesarlah yang mendapat porsi Presiden, maka
>crucial point Capres bisa diatasi. Hal >yang sama diungkapkan Aberson Marle
>Sihaloho (PDIP), melihat tipisnya kemungkinan salah satu Partai mendapat
>suara mayoritas.
Saya kira sulit Mega menjadi presiden. Gus Dur sudah pernah mengingatkan
tantangan dari para kiai di MPR nanti bahkan juga dari dari PKB jika PDI
Perjuangan mencalonkan Mega sebagai presiden. Di samping itu pencalonan Mega
hanya akan mengkristalkan dukungan terhadap alternatif satu-satunya, yakni
Habibie. Apalagi jika MPR one man one vote. Gus Dur selaku penasihat rohani
Mega saya kira tidak akan bermain bodoh. Jadi saya kira PDI Perjuangan dan
PKB akan main aman dengan mencalonkan seorang lain menjadi presiden.
Masalahnya, siapa?
Mungkin Sri Sultan bisa jadi pilihan bijak.
Suara pro-Habibie yang sebelumnya akan muncul jika Mega dicalonkan akan
bubar. Sultan lebih bisa diterima di kalangan Islam. Apalagi ia katanya
keturunan Raden Patah,
>Legal wise, suara 135 utusan daerah juga dapat "dikuasai" PDIP, >tetapi
>perlu energi khusus untuk ngotot di DPRD yang diduga masih >penuh ranjau
>toleransi dan dagang sapi.
Setahu saya, yang akan memilih utrusan daerah adalah DPRD pemilu lalu, bukan
yang sekarang. Sulit mengharapkan mereka mendukung PDIP.
MGH
****************
To keep the latest headlines,
please reload http://www.mandiri.com every hour.
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!