Bravo Bung AH, Bravo !
Plok, plok, plok ....
Menarik sekali tulisan ini, dan senang sekali membacanya,
Teruskan menulis seperti ini karena itu mencerdaskan dan menyegarkan !
Iwan
Abdullah Hasan wrote:
>
> Statistik itu cabang dari matematik yang ngurusi soal mengumpulkan,
> menata, serta menganalisa data. Para mahasiswa pasti tidak asing dengan
> kata-kata mean, average, standard deviasi, frekwensi , dsb. Juga mungkin
> kenal pula dengan sampling theory, estimation theory, design experiment ,
> dll. Bagi banyak mahasiswa, ( karena lumayan sulit ) statistik adalah
> dekat "C" atau "D". Bagi sebagian kecil lain , dia memang matematika yang
> penuh keanggunan dan keasyikan.
>
> Dalam negara demokrasi modern , statistik adalah juga cabang dari politik.
> Misalnya , statistik adalah , Polling. Bagaimana membaca dan mempengaruhi
> polling. Itu erat sekali dengan meraih suara rakyat. Dan bagaimana meraih
> kekuasaan. Statistik juga adalah data hasil pemilu . Bagaimana
> menerjemahkannya buat pemilihan akan datang. Bagaimana merubah kekalahan
> jadi kemenangan atau sebaliknya.
>
> Berlainan dengan yang murni, statistik politik disamping perlu ilmu
> berhitung dia butuh pula kemampuan seni dan ilmu pengawuran. Contohnya
> begini :
>
> Katanya ini perkiraan hasil pemilu : PDIP ( 35%) , Golkar ( 29 %), PKB
> 12%), PPP ( 11%), PAN ( 8%) . . . . . . ( Apa betul, ya ? ). Menurut
> Statistik Politik , Metode membacanya macam2, kira2 begini :
>
> Golkar 29 % :
> -71 % rakyat sudah bosan dengan pemerintahan golkar. Rakyat menginginkan
> perubahan.
> -Money politik masih belum bisa diberantas betul.
> -Masih ada 58.000.000 rakyat yang cinta pada Habibie. ( Dan 142.000.000
> yang membenci Akbar tanjung ) .
> -dll.
>
> PDIP 35 % :
> - PDIP adalah juara dibandingkan Parpol lain, jadi, pantas dong, Mega
> Presiden ...... ,
> - PDIP juara , artinya rakyat banyak tidak bisa dikibuli dengan isu agama
> atau gender !
> - 70.000.000 manusia siap mengalirkan darahnya ( melukai jempolnya ) untuk
> Mega .
> - 130 juta manusia meragukan kemampuan kepemimpinan Mega ....
> - 65 % rakyat sudah cerdas, tidak mau membeli barang dalam karung......
> dll.
>
> PAN 8% ;
> - Tidak cukup waktu sosialisasi , meskipun platform bagus sekali.
> - 92 % rakyat tidak bisa menerima gaya Amin Rais...
> - 92 % rakyat yang sederhana, baru pandai memilih gambar yang sederhana :
> Megawati binti Sukarno atau Beringin yang rindang itu....
> - Program PAN belum diterjemahkan, mana bisa rakyat tahu.. ( Bung YaP ),dll.
>
> Yang penting kita tahu sedang pakai statistik yang mana. Statistik Politik
> itu bisa membuat manusia mabuk. Terutama yang tidak tahu atau lupa
> Statistik Matematik.
>
> ______________________________________________________________________
> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!