Rekan bRidWaN  :

Ide itu pasti baik juga, cuma perlu dicari yang lebih effektif. 
Penggunaan seragam yang bebas itu menghilangkan ketertiban dalam lingkungan
sekolah , & juga akan memicu persaingan penampilan sesama siswa. Ini juga
bisa menyebabkab siswa akan merasa semakin mudah tawuran karena dapat cepat
berbaur dengan kerumunan masyarakat.

Itu menurut saya,


Fw.



        -----Original Message-----
        From:   bRidWaN [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
        Sent:   Monday, July 26, 1999 1:08 PM
        To:     [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]
        Cc:     [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
MARZUKI DARUSMAN; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
        Subject:        [Kuli Tinta] (Tawuran) : STOP PEMAKAIAN SERAGAM
SEKOLAH !!


        Bapak/Ibu dan Rekan-Rekan Yth.

        Tawuran telah terjadi sejak beberapa tahun, dan akhir
        akhir ini semakin marak saja terjadi di-Jakarta,
        dan konon telah memakan korban kurang lebih 20 Pelajar
        dan puluhan Pelajar lainnya luka-luka berat dan ringan.

        Pihak Pemerintah bukannya tinggal diam dalam menangani
        hal ini, bahkan ada Tim Penanggulangan Tawuran segala 
        yang terdiri dari orang orang pintar dengan gelar 
        se-abreg. Polisi juga telah melakukan antisipasi, 
        diantaranya menjaga 25 Simpul Rawan Tawuran dan 
        belasan Halte Bis tempat seringnya tawuran. Anggaran 
        konon telah keluar milyaran rupiah. Dan itupun masih 
        dikeluhkan akan kurangnya/minimnya Biaya Operasi.

        Apakah yang telah mereka lakukan itu effektif ??
        Program yang mereka jalankan adalah Temu wicara, 
        Seminar, Rasia senjata tajam dan hal 'klasik' lainnya.

        Bersama ini saya ingin menghimbau, dan untuk dapat
        diteruskan kepada pihak yang berwenang, agar segera
        diambil keputusan :

           MEMPERBOLEHKAN PELAJAR TIDAK MEMAKAI SERAGAM !

        Saya percaya bahwa hal ini paling tidak akan mengurangi
        kemungkinan adanya Tawuran yang lebih parah lagi.
        Mereka adalah 'Tunas Bangsa', dan diantara mereka 
        banyak yang bersaudara, bertetangga. 
        Tetapi hanya karena masalah kelompok dan kebanggaan 
        akan sekolah serta turun menurunnya rasa permusuhan 
        sajalah, yang mengakibatkan adanya Twauran-tawuran ini.

        Semoga himbauan ini akan terdengar oleh Pihak yang
        berwenang, dan dapat segera ditindak lanjuti.

        Jangan menunggu sampai Anak/Adik/Kakak/Saudara/
        Tetangga kita akan menjadi korban berikutnya.


        Salam,
        bRidWaN 




        
______________________________________________________________________
        If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
        To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
        To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

        Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!






        

______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!







Kirim email ke