Saya melihat jika mereka dg pakaian bebas bertemu di warung tenda, mall
atau bioskop, mereka tidak akan bertawuran. Aneh bukan ?
Bayangkan jika mereka memakai seragam "PUTIH ABU ABU"......
Kalau ada ide yang efektif, kira2 apa lagi. Selama bertahun-tahun,
pihak yg berwenang terlihat tidak berhasil meredamnya, bukan ?
Salam,
bRidWaN
At 01:17 PM 7/27/99 +0700, Franca A.S. Wenas wrote:
>Rekan bRidWaN :
>
>Ide itu pasti baik juga, cuma perlu dicari yang lebih effektif.
>Penggunaan seragam yang bebas itu menghilangkan ketertiban dalam lingkungan
>sekolah , & juga akan memicu persaingan penampilan sesama siswa. Ini juga
>bisa menyebabkab siswa akan merasa semakin mudah tawuran karena dapat cepat
>berbaur dengan kerumunan masyarakat.
>
>Itu menurut saya,
>
>
>Fw.
>
>
>
> -----Original Message-----
> From: bRidWaN [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Monday, July 26, 1999 1:08 PM
> To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
>[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
>[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
>[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
>[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
>[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
>[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
>[EMAIL PROTECTED]
> Cc: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
>MARZUKI DARUSMAN; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [Kuli Tinta] (Tawuran) : STOP PEMAKAIAN SERAGAM
>SEKOLAH !!
>
>
> Bapak/Ibu dan Rekan-Rekan Yth.
>
> Tawuran telah terjadi sejak beberapa tahun, dan akhir
> akhir ini semakin marak saja terjadi di-Jakarta,
> dan konon telah memakan korban kurang lebih 20 Pelajar
> dan puluhan Pelajar lainnya luka-luka berat dan ringan.
>
> Pihak Pemerintah bukannya tinggal diam dalam menangani
> hal ini, bahkan ada Tim Penanggulangan Tawuran segala
> yang terdiri dari orang orang pintar dengan gelar
> se-abreg. Polisi juga telah melakukan antisipasi,
> diantaranya menjaga 25 Simpul Rawan Tawuran dan
> belasan Halte Bis tempat seringnya tawuran. Anggaran
> konon telah keluar milyaran rupiah. Dan itupun masih
> dikeluhkan akan kurangnya/minimnya Biaya Operasi.
>
> Apakah yang telah mereka lakukan itu effektif ??
> Program yang mereka jalankan adalah Temu wicara,
> Seminar, Rasia senjata tajam dan hal 'klasik' lainnya.
>
> Bersama ini saya ingin menghimbau, dan untuk dapat
> diteruskan kepada pihak yang berwenang, agar segera
> diambil keputusan :
>
> MEMPERBOLEHKAN PELAJAR TIDAK MEMAKAI SERAGAM !
>
> Saya percaya bahwa hal ini paling tidak akan mengurangi
> kemungkinan adanya Tawuran yang lebih parah lagi.
> Mereka adalah 'Tunas Bangsa', dan diantara mereka
> banyak yang bersaudara, bertetangga.
> Tetapi hanya karena masalah kelompok dan kebanggaan
> akan sekolah serta turun menurunnya rasa permusuhan
> sajalah, yang mengakibatkan adanya Twauran-tawuran ini.
>
> Semoga himbauan ini akan terdengar oleh Pihak yang
> berwenang, dan dapat segera ditindak lanjuti.
>
> Jangan menunggu sampai Anak/Adik/Kakak/Saudara/
> Tetangga kita akan menjadi korban berikutnya.
>
>
> Salam,
> bRidWaN
>
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!