Rapat poros bingung tadi malam:

Wah gawat nih!!!
Issue gender, non muslim, TNI, UUD, Pengadilan Soe dsb nggak mempan, bo. 
Apalagi ya?
Harus ditemukan issue baru lagi nih.
Gimana kalau masa lalu pribadinya nya  kita korek untuk menimbulkan antipati 
rakyat?
Kalau nggak gitu, kita bakal kehilangan posisi, jadi nggak bisa bargain 
lagi.
Atau kita gabung Akbar saja, lumayan dah jadi Menteri kayaknya sudah 
ditangan.
Tapi gimana ya alasan  kepada pemilih, soalnya gue dulu udah terlalu kenceng 
menghujat Golkar.
Aah cueklah, kita karang sambil jalan saja. Kalau selama ini mereka sudah 
kita bodohi, apa bedanya kalau dibodohi sekali lagi. Ok?



>From: �� <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: Re: [Kuli Tinta] Poros Bingung
>Date: Fri, 30 Jul 1999 19:48:22 +0700
>
>----- Original Message -----
>From: Yap C. Young <[EMAIL PROTECTED]>
>del
>
>Walaupun harusnya semua semakin menyadari bahwa semakin gencar serangan
>semakin kuat dia jadinya karena sesungguhnya energi penyerang itulah yang
>dipakai membalas (Ingat waktu masih suka ke dojo...)
>
>Yap
>Asyik melihat cacing kepanasan....
>=====================================
>
>��:
>
>Itulah sebabnya, Mega mengucapkan terima kasih kepada mereka siapa saja 
>yang
>telah memberikan kritik tajam karena kritik tajam itu dimaknai sebagai rasa
>ikut memiliki dan memperhatikan.  He... he... strategi bertahan dengan
>menggunakan tenaga lawan untuk menyerang.  Saya teringat pada strategi
>bagaimana Norman memotong pasukan Sadam atau bagaimana Israel memotong
>divisi III Mesir.
>
>
>
>
>______________________________________________________________________
>If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
>To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>


______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!







Kirim email ke