Dalam pertemuan Presiden BJH dengan 49 pimpinan parpol di Istana Merdeka
hari Selasa (3/8), Ketua Umum PB NU KH Abdurrahman Wahid yang diundang hadir
sebagai orang bijak (wise man) mengusulkan masalah Soeharto sebaiknya bukan
diselesaikan melalui hukum formal, melainkan dengan penerapan Hukum Islam
(Fiqh). "Ketentuan Hukum Islam dalam hal ini adalah pemberin ampun
kepadanya, dalam arti ia menyerahkan sejumlah uang tertentu kepada sebuah
komisi lima orang yang akan menetapkan jumlah yang harus dibayarkan oleh
mantan Presiden Soeharto kepada rakyat untuk mengatasi krisis pangan dan
investasi kembali dalam kegiatan ekonomi bangsa kita," demikian Gus Dur
(Kompas, 4/8).
Saya pikir, daripada para netters terus berdebat berkepanjangan mengenai
pro-kontra Megawati, yang masing-masing sudah punya sikap dan tak bakal
berubah, baik kita urun rembuk mengenai topik yang dilontarkan "orang bijak"
ini. Siapa mau berkomentar?
Reva Renaldo 4/8/99
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!