Sebagai pengikut Kristus, saya sangat meyakini bahwa Kristuspun menitikkan air mata,
melihat umatnya saling membunuh, membantai dan memperkosa. Terlebih lagi dilakukan
oleh orang-orang yang secara konsisten mengikuti ajaran Kristus, yakni Cinta Kasih.
Saya mencoba untuk melakukan wawancara imajiner dengan Yesus Kristus tentang kejadian
yang dewasa ini menimba Indonesia. Wawancara singkat tersebut adalah :
Tanya (T) : Yesus ketika engkau datang di dunia ini sebagai anak manusia dan menginjak
dewasa,Bagaimanakah kondisi masyarakat pada waktu itu ?
Yesus Kristus (YK) :Pada waktu itu, ketika aku mempeorak-porandakan bait Allah, karena
dipergunakan untuk ajang jual beli dan perjudian, aku dianggap sebagai seorang
provokator. Karena aku melakukan tindakan yang tidak populer pada zaman itu. Aku yakin
bahwa tindakan yang aku lakukan ini atas dasar perintah dari BapaKu di Surga, yakni
untuk mengembalikan kemurnian Bait Allah sebagai Rumah BapaKu di dunia ini. Tindakan
yang saya lakukan ini tidak dilandasi oleh kebencian saya kepada para Imam-imam Kepala
dan ahli-ahli Taurat, melainkan kebencian saya terhadap sikap danperilaku mereka yang
mempergunakan agama sebagai alat bisnis maupun pembenar dari segala tindakan yang
menyimpang dari ajaranKu.
(T): Sekarang ini bangsa Indonesia sedang saling membunuh, utamanya di Maluku Utara,
Ambon, Mataram. Mereka ini pada umumnya saling membakar rumah ibadah. Apakah tindakan
ini sama dengan yang Anda lakukan ?
(YK): wah jelas tidak, wong saya melihat tingkah laku mereka sekarang ini perasaan
saya sangat sedih. Aku telah mengajarkan untuk saling mengasihi. Bahkan aku pernah
mengemukakan "cintailah musuh-musuhmu seperti engkau mencintai dirimu sendiri".
Tindakan yang mereka lakukan, khususnya mereka-mereka yang secara konsisten mengikuti
ajaran saya melalui agama Kristen/Nasrani, jerlas saya kutuk, saya berjanji pada diri
saya sebagai manusia maupun sebagai Putera Bapa untuk menghukum mereka setimpal dengan
perbuatan mereka. Kamu jangan khawatir, mereka pasti masuk ke Api Pencucian yang Abadi.
(T) : Mengapa sih agama kok dijadikan alat untuk memaksakan kehendak dan alat untuk
berpolitik ?
(YK): Terus terang saja Aku Bukan pakar politik, seperti Mas Amin Rais, Mas Akbar
Tanjung, Mas Dimyati Hartono, dan lain-lainnya. Akan tetapi sebagai seorang putera
Bapa, aku melihat bahwa gejala semacam itu diakibatkan adanya kesalahan tafsir
terhadap ajaran-ajaran Bapaku di Surga. Aku Pernah bersabda kepada Muridku yang
tersayang Petrus : "Di atas batu karang ini akan ku dirikan gerejaku". Dari sabda ini
tentunya manusia-manusia pengikutKu harus dapat menafsirkan, bahwa gereja yang saya
maksud tidak lain adalah setiap orang yang mempunyai landasan moral dan etika yang
kuat seperti batu karang ini. Moral dan etika yang saya maksud pada intinya adalah
ajaran cinta kasih. Anda tahu bahwa arti katolik itu adalah umum. Jadi artinya adalah
inklusif. Kalau katolik itu inklusif, maka setiap orang dapat mengikuti ajaran-ajaran
yang saya sampaikan. Bahkan setiap orang akan memperoleh keselamatan apapun agamanya.
Kalau Agama dijadikan alat politik, maka ajaran-ajaran yang saya sampaikan semata-mata
hanya untuk mewujudkan kepentingan duniawi, kepentingan kekuasaan dan ini sama saja
dengan apa yang dilakukan oleh kaum farisi, ketika saya hidup di dunia ini. Kamu tahu
bahwa saya di Salibkan di Golgota juga karena adanya kepentingan politik dari rezim
Ponsius Pilatus. Judas Iskariot yang menyerahkan saya-pun juga dilandasi oleh
kepentingan tertentu, yakni memperoleh upah.
(T): kalau demikian, bagaimanakah caranya untuk menyelesaikan persoalan yang sekarang
ini menimpa negeri saya ini ?
(YK): Sekali lagi saya bukan ahli politik, tetapi kalau ingin menyelesaikan persoalan
ini. Tangkap saja itu provokatornya, karena mengetahui siapa provokator yang bermain
disana.
(T): Siapa dong provokatornya ?
(YK): Ya tidak perlu saya sampaikan, wong kalian semua sudah dianugerahi talenta
masing-masing. Kamu ingat khan ajaran saya mengenai Talenta yang terkenal itu.
Initinya setiap orang diberi talenta (bakat). Dan setiap orang harus mengembangkan
talenta tersebut. Salah satunya talenta yang ada yang bikin kerusuhan itu. Karena
talenta ini ada dan diberikan Bapaku, maka aku dan Bapaku tahu siap saja yang selalu
mengembangkan talenta bikin kerusuhan tersebut.
Sudah dulu ach....Saya akan menginventarisasi orang-orang yang bikin kerusuhan di
negerimu dan di negeri-negeri lain, untuk saya laporkan kepada Bapaku di Surga....
--
On Thu, 20 Jan 2000 12:39:36 Abdullah Hasan wrote:
>Kali ini buku itu yang saya pilih. Dalam karyanya yang lain, sulit sekali
>bisa yakin bahwa dia itu bukan orang Islam. Tapi Kahlil Gibran memang
>seorang Kristen. Seperti tampak dalam Yesus sang Anak Manusia.
>
>Disuasana sumpeg begini, tiba-tiba saya jadi melit ingin tahu. Juga saya
>jadi kangen pada seorang Kristen yang bisa jadi saudara saya. Yang bisa
>berada disamping saya menangis bersama. Yang bisa bersama perih hati dengan
>sama menyaksikan jatuhnya ratusan korban segar di sekitar perayaan
>millenium. Yang tidak heran melihat bahwa di banyak mesjid ketika Lebaran
>lalu , banyak orang bersama khatib menangisi saudaranya. Yang tidak heran
>dan curiga melihat saudaranya kaum Muslimin marah melihat kebiadaban
>kemanusiaan.....
>
>Kali ini Kahlil Gibran saya pilih buat disamping saya. Dalam lamunan tidak
>masuk akal terbersit harapan apakah dia bisa melaporkan keprihatinan saya
>pada panutan Kekasihnya ? . Tapi saya menikmati suasana religius yang
>dibangun oleh Gibran. Suasana kesufian bersembahyang bersama dalam barisan
>saf mesjid yang berbeda. Meskipun seringkali terganggu perbedaan antara
>hurup "Nya" atau "nya" , "Dia" dengan "dia", atau "Aku" dengan 'aku" . Aneh
>! Buku itu mengobati sedikit rasa kangen saya pada seorang Kristen saudara
>sejati saya. Maka saya bisikkan kejadian Maluku . ......
>
>Maka saya dengarkan Matheus , saya baca lagi, Bartolomeus di Efesus,
>Yohannes Murid tercinta dimasa tua, dan Maria Magdalena, dan Tukang sepatu
>di Yerusalem dan Yesus sorang Tukang Kayu Yang Hebat.......................
>
>Wassalam.
>Abdullah Hasan.
>
>
>
>
>
>-=== FREE Handphone @ http://www.indoglobal.com/dedicated.php3 ===-
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
Join 18 million Eudora users by signing up for a free Eudora Web-Mail account at
http://www.eudoramail.com
-=== FREE Handphone @ http://www.indoglobal.com/dedicated.php3 ===-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!