Sekali lagi, "talenta" itu dalam konteks yang baik. Yang diberikan oleh
Tuhan itu adalah baik, manusia yang membuatnya menjadi tidak baik. Dalam
Alkitab dicatat, setelah Tuhan menyelesaikan proses penciptaan, lalu Dia
mengatakan "segala sesuatunya baik". Menjadi tidak baik, adalah ketika Adam
dan Hawa jatuh kedalam dosa. Jadi, penggunaan kata "talenta" di sini, tidak
relevan dan tidak tepat konteks dan teks-nya.

Kalau menurut anda relevan, itu terserah anda, tapi tolong jangan kaitkan
nama Tuhan Yesus dalam analogi dan ilustrasi anda. Tuhan yang saya kenal,
tidak pernah memberikan "keahlian" dan "talenta" membuat kerusuhan,
keburukan dan kejahatan. Tuhan yang saya kenal adalah Kasih.

Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
____________________________________________
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]

----- Original Message -----
From: �� <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 25 Januari 2000 6:23
Subject: Re: [Kuli Tinta] YESUS SANG ANAK MANUSIA


> Relevan!
>
> Siapakah yang bisa mengetahui talenta dirinya?
>
> ��
>
> ----- Original Message -----
> From: Martin Manurung <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: 24 January 2000 19:36
> Subject: Re: [Kuli Tinta] YESUS SANG ANAK MANUSIA
>
>
> Nggak relevan.
>
> "Talenta" itu adalah sesuatu yang baik (yang diberikan oleh
> Tuhan), Tidak
> ada "talenta" buat kerusuhan.
>
> Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>


-===  FREE Handphone @ http://www.indoglobal.com/dedicated.php3  ===-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke