Lho katanya sekarang jamannya Hikam, eh iptek. Lha kesempatannya adanya
dilahan yang katanya gambut, ya musti dicari akal supaya jadi produktif.
Lapisan gambutnya, kata researcher, sampai 2 m dari permukaan. Bentuk
fisiknya kayak apa ya ndak tahu, wong nggak ikut melihat kebalik gunung.
Cuma baca laporannya thok. Kan perlu cari second opinion, eh narasumber ding
(ntar kesinggung) supaya ngomongnya rada mutu.
Kalau mau masuk milis [EMAIL PROTECTED] rada pakewuh, soalnya modale
cupet. Ntar diinterogasi nggak bisa njawab, lha rak memalukan referrer-nya.

Maksudnya kalau mungkin memang akan dihutankan lagi dengan tanaman keras
yang bisa dipanen secara reguler. Tentative: kemiri. Jadi tanahnya aman,
airnya tertahan, produktivitasnya OK, ujung ujungnya, masyarakat setempat
yang kelak memanen ikut menikmati sak cindil abangnya.
Kalau pakai bahasa terserah, sekarang isinya ya kayu yang diangkut ke Jawa
itu (yang diameternya besar), yang kecil dicuekin, lima tahun lagi jadi
padang ilalang.

mBah, bioteknologi untuk pertanian kan sudah menggebu gebu sekarang. Makanya
saya tanya bakteri penyubur tanah. Saya dengan ITB sudah bikin kecil
kecilan. Pintu mana yang harus digedor supaya ngelmunya dapat
diimplementasikan dibumi Allah ini. Bukan sekedar diseminarkan untuk cari
gelar lalu bertumpuk diperpustakaan untuk dicontek promovendus berikutnya.

Lagian apa iptek kita juga sudah bisa bikin RSS dan pabrik tempe dibawah
laut ya mBah? Kan laut kita 2/3 wilayah Indonesia. Apa nanti laut juga
dikapling kapling dan tanah didasar lautnya bisa disertifikatkan untuk
agunan kredit?
Wis ah nggladrah...

Yap

----- Original Message -----
From: mBah Soeloyo <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, 11 February 2000 12:10 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] joke boleh kan?


> lha rak tenin tah?
>
> aku memang lagi nunggu-nunggu tanggapan posting pabu sak-ilat
> ini. ayoooh dilanjuuuut...
>
> eh, koh yap, lha kok malah kesana mbalesnya?
> soal memperbaiki lahan gambut atau lahan masam,
> waduuuh.... tak cari dulu teman-teman di [EMAIL PROTECTED]
> siapa tahu ada yang mbalik tingal mempelajari kesuburan tanah.
> nanti kalau sudah ketemu tak "japri wiss..." sekarang ngramein dulu
> ah di [EMAIL PROTECTED] ini... bikin acara posting nyleneh gini kan
> uenak?
>
> cuma, kalau mau jujur-jujuran, ya sudahlah pakai metoda iqra' ajalah.
> memakai dan membaca ayat-ayat-Nya yang gumelar di lahan gambut.
> duluu yang subur di situ apa, ya tinggal kembalikan, rak gitu.
> jangan li-sekali dipaksain lah buat bikin sawah sejuta hektar kek,
> hutan agroforestry kek, kebun kakao (bagusnya kebun KKO ya?)
> kek... nggak usah. kalau mau bikin kebun jeruk, ya tirulah orang
> pontianak yang sudah pengalaman.....
>
> kalau memang yang subur, tengkawang, jelutung dan rotan....
> ya sudah itu aja dikembalikan. untuk tanaman bahan pangan,
> cari tempat lainnya dong yang nggak potensi buat hutan. indonesia
> tak hanya seluas jawa thok kan? (embuh ding sekarang?)
>
> daripada jadi rebutan buat bikin real estate atau lap.  golf?
> atau kita beli bahan pangan dari jelutung, tengkawang dan
> rotan... (jangan pakai heli atau montor muluk lagi lho ya?)
>
>
> mBah Soeloyo
> Moderator ML JOWO  WOJOSETO
> SURADIRA JAYANINGRAT LEBUR DENING PANGASTUTI
> langganan: [EMAIL PROTECTED];
> berhenti: [EMAIL PROTECTED]
> japri: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
> eGroups.com home: http://www.egroups.com/group/wjseto
> http://www.egroups.com - Simplifying group communications
>
>
>
>
>
> ----- Original Message -----
> From: Yap <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Friday, February 11, 2000 11:18 AM
> Subject: Re: [Kuli Tinta] joke boleh kan?
>
>
> He he hee, pangestu mBah.
> Begitulah mBah kalau banyak juragan, sana sini prentah, maunya semua
> segera.
> Pernah saking jengkelnya saya tanya pada sekelompok juragan yang sama
> sama
> minta perintahnya asap.
> 'Gentlemen, which of you are voluntarily permit me to do your order in
> second priority? I got 5 simultaneusly right now.'
> Lha, rak edan, malah tukaran, eker ekeran semua minta didahulukan.
> Well, boss is always right (rule no 1). If you might think the boss is
> wrong
> , see rule number one. Terus kalau begini mau diapakan? Kompensasinya
> ya
> gojegan dengan pramugari atau kluyuran di Casablanca to mBah. Opo
> maneh
> mlebu motor mabur wae katik jas-e dibukakno pisan. Paling dipikire aku
> mbayar dewe numpak cedak irunge 747. He sorry yang lain, mudah mudahan
> bahasa campuran nggak masalah disini. Soalnya kalau dibahasa
> Indonesiakan,
> kehilangan aksentuasinya.
>
> mBah, punya referensi pupuk bakteri? Katanya itu bisa memperbaiki
> struktur
> tanah. Pertanyaan saya, apakah tanah yang cenderung asam (pH dibawah
> 7,
> bahkan sampai 3) dapat menggunakan bakteri? Apa bisa mengurai
> Aluminiumnya?
> Habis kapur mahal banget kalau harus diangkut kelahan gambut.
> Sementara
> penawaran pupuk bakteri (sorry merknya di-hidden) sangat menarik. Tiga
> liter
> untuk satu hektar. Opo maneh incredibly low price. Mbok aku dikuliahi
> cara
> memperbaiki struktur tanah, nek perlu japri.
>
> Oh ya, tentang resource untuk scholarship (kalau masih dibutuhkan) aku
> punya
> list-nya. Let me know if you still need it. Tapi cepek dulu.....
>
> tabik,
> Yap
> (atene prei ngomong politik. Jarno ae engko rak waras dewe)
>
> ----- Original Message -----
> From: mBah Soeloyo <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Thursday, 10 February 2000 8:41 PM
> Subject: Re: [Kuli Tinta] joke boleh kan?
>
>
> > walah-walaah, orang kok antique gak ilok!
> >
> > beberapa hari nggak nongol, ternyata "bleberan" naik
> > montor muluk. hehe... sugeng Koh? oleh-olehnya apa?
> > masak cumak njoke doang thok?
> >
> > yang dibuat joke barang jorok lagi. habisnya pakai tinja.
> > tinja disini malah bagus bila terkumpul sampai ratusan
> > ton. pasalnya setiap apartment, sering manggil truk (2 -3
> > bulan sekali) besar pengolah tinja.
> >
> > truk besar parkir di halaman apartment, ngeluarin belalai
> > panjang penyedot tinja (entah berapa ton kapasitasnya).
> > tinja disedot masuk badan truk yang berisi kisi-kisi berlapis
> > buat filtrasi sang tinja. air filtrat yang bersih kembali lewat
> > belalai satunya lagi, masuk ke "jimbeng". residue (zansha)
> > langsung dicampur dengan "adenda" seperti semen putih
> > (atau tanah liat? kurang jelas aku), dipindah ke ekor truk,
> > terus keluar ditadah pakai karung (seukuran karung urea)
> > yang telah bermerek "PUPUK ORGANIK"... selesai kerjaan,
> > truk besar pergi mengangkut pupuk-pupuk organik, yang
> > kadang-kadang seharian aku bergaul akrab dengan "mantan
> > tinja" itu.
> >
> > melihat ini, barang kali di sini  Preecha tak perlu tutup hidung,
> > seandainya mendapat kiriman tinja 100 ton sehari dua kali pun.
> > dan buktinya aku sering NINJA, karena negeri ini terkenal
> > dengan tokoh-tokoh dapat "ngilang" bernama NINJA juga....
> > hehe... lucunya kebiasaan ngilang ala ninja itu telah diimpor
> > negeri tercinta. semisal dalam peristiwa banyuwangi-tapal-kuda
> > tempoh bulan. juga kegiaran provokasi di maluku sampai malumu.
> > semua mirip ninja.... (bukan aku lho...!)
> >
> > soal ginjal, para politikus tak perlu lagi kok, Koh. sebab kata
> > teman-ku yang dokter, bila seseorang kena gangguan ginjal,
> > maka penyaringan racun (terutama turunan amonia) tak beres
> > lagi. akibatnya "bau mulutnya" seperti UREA. busuk dan sengak.
> > belum lagi pengendalian urinaria yang kacau-beliau. tak adalagi
> > bedanya antara PIPIS dan KRINGET.... wissss.. malah bablas...
> >
> > suwun Koh, njoke-nya memancing tulisan ngawur ini....
> >
> > mBah Soeloyo
> > Moderator ML JOWO  WOJOSETO
> > SURADIRA JAYANINGRAT LEBUR DENING PANGASTUTI
> > langganan: [EMAIL PROTECTED];
> > berhenti: [EMAIL PROTECTED]
> > japri: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
> > eGroups.com home: http://www.egroups.com/group/wjseto
> > http://www.egroups.com - Simplifying group communications
> >
>
>
>
> - Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
> -- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> - Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
> -- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke