Dear CHE dan Netters yang aktif,
Jika Bung Eros jadi Ketua PDIP memang bagus. Tetapi ada hal yang
"mengganjel", karena seorang seniman yang humanis, akan susah sekali
menghadapi politik-praktis. Karena politik-praktis biasanya, sikon pada saat
tertentu, membutuhkan tindakan yang "non-humanis". Kecuali jika Bung Eros
berobah lebih menjadi politikus profesional.
Mungkin pada Netters ( yang saya perhatikan pandai-pandai beragumentasi!)
dapat menerangkan "bagaimana seorang humanis menjadi
politikus-tanpa-perbuatan-non-humanis-pada sikon tertentu?"
Thanks a lot.
God Bless and Protects you all.
Janto
> -----Original Message-----
> From: che [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: 29 Februari 2000 20:03
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [Kuli Tinta] Mega CUEK saja
>
>
>


- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke