On Tue, 29 Feb 2000, che wrote:
> Saya cuma bisa berdoa moga-moga Eros mampu menduduki jabatan ketua
> umum PDIP. Moga-moga Megawati sadar untuk tidak mengulangi kesalahan
> Sukarno tahun 1933 dulu. Mungkin Eros masih terlalu kecil bila
> disandingkan dengan Vaclav Hafel, tapi kesenimanannya yang dekat
> sekali dengan sisi humanisme, mampu membawa PDIP keluar dari
> perangkap feodalisme.
WAM:
Saya nggak berdoa buat siapa-siapa.
Eros maupun Mega, secara demokratis, punya hak yang sama.
Yang saya heran adalah kelakuan para pendukung Mega.
Mereka sama sekali nggak punya nalar berdemokrasi.
Tengok Rakyat Merdeka, tabloid Demokrat. Isi tulisan mereka, terhadap
Eros/Dimyati, sangat _memilukan_ jika dilihat kesopanan berdemokrasi.
Kenapa tidak dibiarkan keduanya kelompok itu beradu argumen dalam kongres
saja? Yang tidak dikehendaki oleh mayoritas warga PDI-P pasti akan
tersingkir.
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!