On Tue, 21 Mar 2000, pabu sacilat wrote:

> Nama saja "Buku Putih", maka berdasarkan kondisi fisiknya tentu masih dapat 
>diorek-orek agar lebigh bermakna. Oleh sebab itu tidak ada salahnya jikalau 
>terminologi "Buku Putih" tetap digunakan. Hal ini khan membuka penafsiran bahwa si 
>empunya pengarang dan penggagas tetap terbuka untuk diabul-abul "buku putih"nya itu. 
>Jadi kita tidak perlu risau. Seperti "Buku putih" peristiwa G 30 S PKI itu khan 
>muncul sebagai penangkis dari bukunya Manai Sophian yang ingin memberikan klarifikasi 
>keterlibatan Pak Karno dalam peristiwa tersebut. 

WAM:
Gile bener.
Pagi-pagi ude nongkrong di depan internet.
Mau nyaingi saya ya?


- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!











Kirim email ke