Artinya budaya mereka telah rusak!
Beratus tahun proses pembentukan budaya itu berlangsung
lewat puluhan generasi. Wuuush..... hilang....
Inilah kehancuran yang sesungguhnya. Kehancuran Pela
Gandong adalah miniatur kehancuran sistem nilai bangsa
ini. Hidup rukun, tenteram, dan damai dalam perbedaan
dan keragaman. Bhinneka Tunggal Ika!
Kebodohan menimbulkan masalah dan kekerdilan
menimbulkan kekerasan!
��
(Teringat wajah tak berdaya dari mereka siapa saja yang
tak berdaya dan menjadi korban kebodohan dan
kekerdilan)
----- Original Message -----
From: GIGIH NUSANTARA <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Saturday, June 03, 2000 5:53 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Selamat
--- �� <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Aku tadi pagi ketemu dengan Satpam orang Ambon yang
> akan pulang menjenguk sdra/i nya yang sudah
> meninggal
> karena kerusuhan itu.
>
> Dia bercerita bahwa di Ambon, dua desa yang saling
> berdekatan sudah biasa untuk saling tolong menolong
> dalam membangun rumah ibadah. Demikian pula
> kebiasaan
> saling mengunjungi pada saat lebaran atau natal.
> Namun
> kini hilang musnah kebiasaan itu.
>
> Inilah salah satu hasil pembangunan Orba selama 32
> tahun.
Dan terbayangkah pula, kalau ada anasir lain, semacam
Lasji di antara mereka? Yang sudah sejak jauh-jauh
datang dengan sebuah kepemihakan? Akankah para
'tetangga' yang ber-'pela gandong' itu akan mampu
mempercayai di antara mereka masing-masing nanti,
seandainya peristiwa ini usai? Saya takut, itu tak
akan pernah usai...
Maaf..
=====
Sugih durung karuwan, sombong didisikno...
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!