Heran terhadap rusaknya pela gadong di Ambon kok sekarang, mestinya sudah
sejak dua tahun lalu dikemukakan, ketika pertama kali orang lagi Idul
Fitri diserbu. Atau mungkin kita baru percaya atau tersentuh ketika ada
yang langsung bercerita face to face. Kenapa juga dulu nggak dicoba
menghadiri pertemuan2x yang biasanya menghadirkan saksi2x dari Ambon.
Atau barangkali pertemuan2x tsb terlalu kekanan jadi saksinya benar atau
tidak benar nggak usah dilihat?

Eh ada lagi yang mengkaitkan ke Lasji. Setahu saya sih lasji baru ada di
Ambon beberapa minggu lalu. Lho kok bisa2xnya di kaitkan dengan rusaknya
pela gadong. Dua tahun Ambon diacak-acak, nggak dikomentarin. Pemerintah
nggak bisa2x mberesin urusan yang jelas2x urusannya nggak dikomentari.
Giliran islam "Kanan" bikin lasji untuk membantu saudara2x nya yang ada
di sana, bencinya setengah mati. Mbok yang agak proporsional.

Ambon itu memang harus dibikin tembok pemisah aja, kayak di Berlin dulu.
Islam - kristen. Provokator atau bukan, yang jelas dendam itu sekarang
pasti sudah mengakar sampai jauh kedalam hati. Ya dipisahkan aja
sekalian. Sudah terlanjur rusak. Salah siapa? Entah. Siapa sih yang
bertanggung jawab atas keamanan negara, kerukunan warga? Perasaan sih
setiap bulan kita bayar pajak yang mestinya juga untuk keamanan.

By.

GIGIH NUSANTARA wrote:

> --- �� <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Aku tadi pagi ketemu dengan Satpam orang Ambon yang
> > akan pulang menjenguk sdra/i nya yang sudah
> > meninggal
> > karena kerusuhan itu.
> >
> > Dia bercerita bahwa di Ambon, dua desa yang saling
> > berdekatan sudah biasa untuk saling tolong menolong
> > dalam membangun rumah ibadah. Demikian pula
> > kebiasaan
> > saling mengunjungi pada saat lebaran atau natal.
> > Namun
> > kini hilang musnah kebiasaan itu.
> >
> > Inilah salah satu hasil pembangunan Orba selama 32
> > tahun.
>
> Dan terbayangkah pula, kalau ada anasir lain, semacam
> Lasji di antara mereka? Yang sudah sejak jauh-jauh
> datang dengan sebuah kepemihakan? Akankah para
> 'tetangga' yang ber-'pela gandong' itu akan mampu
> mempercayai di antara mereka masing-masing nanti,
> seandainya peristiwa ini usai? Saya takut, itu tak
> akan pernah usai...
>
> Maaf..
>
> =====
> Sugih durung karuwan, sombong didisikno...
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Yahoo! Photos -- now, 100 FREE prints!
> http://photos.yahoo.com
>
> - Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!


->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke