Terus terang, sudah hampir 3 tahun ini aku sebel
dengan ulah seorang netter religius. Seharusnya
bisa aku block saja account dia... namun, sama
dengan-ku, bliauw melanggan beragam milist, sehingga
setelah alamat ybs. aku blok, datang lagi dari
netter lain yang mencoba menanggapinya..

Sebel, karena isi postingnya begitu-begitu mulu. Sejak
jaman dal, tetep saja promosi DIR dan UUM (Daulah Islamiyah
Rasulullaah dan Undang Undang Madinah). Apapun keadaan
Indonesia, sejak jaman Soeharto berganti Habibie serta GD
tetap saja dibenturkan dengan DIR dan UUM. Padahal menurut
hematku DIR itu bukanlah suatu negara yang sempurna, bila
ditinjau dengan keadaan negara-negara jaman kini. UUM-pun
sebenarnya hanyalah berupa PAKTA KEAMANAN bersama ummat
Rasul dan kaum di sekitarnya (termasuk Yahudi dan Nashara).
Di situ banyak ditulis tentang aturan "uang penebus darah"

Sesekali, aku memang usil menanggapinya dengan pertanyaan
iseng. Namun selalu tak berbalas. Entah karena pertanyaannya
yang terlalu simple dan goblog, atau sebaliknya, isi pertanyaan-
nya tidak dapat dirujuk dari DIR dan UUM, tak tahu aku.

2 bulan terakhir, semua posting dari bliauw were automatically
deleted. Namun tadi pagi kejadian langganan berlangsung.
Tanggapan dari netter lain yang berpandangan opposisi atas
bliauw, masuk ke kotak pos. Namun lagi-lagi isinya lebih memusingkan
dibanding isi posting awal (yang otomatis terhapus) yang dirujuk
sebagian kecilnya. Bila posting awal ingin meniadakan negara
bangsa dan sentimen geografis bangsa-bangsa, maka penanggapnya
ingin meninggalkan semua sentiment (baik geo-sentiment maupun
socio(-religio)-sentiment. Ingin menggantikannya menjadi neo
humanisme. dengan faham pokok menjadi manusia seutuhnya yang
tidak hanya mementingkan kemanusiaannya, namun tercakup juga
mementingkan alam sekitar. Suatu pandangan yang menakjubkan
memang.... cocok dan klop dengan faham kejawen Suryo-mataraman
yang MEMAYU HAYUNING BAWANA serta AMEMANGUN KARYENAK TYASING
SASAMA. (Menyejahterakan Bumi sambil Membangun (sembarang) demi
Kesenangan Hati Sesama).

Mungkin dapat diterapkan untuk indonesia yang sekarang ini
terlanda gejala socio-religio-sentiment dan geo-sentiment accute.
Namun aku jadi ragu, bila faham ini tidak dijadikan sebagai
falsafah kehidupan, melainkan menjadi falsafah bernegara.
Karena di situ tidak kenal lagi geografi, tidak kenal lagi
bangsa-bangsa, bahkan bila perlu TIDAK KENAL LAGI IDENTITAS
suatu negara. Menjadilah PEMERINTAHAN DAULAH DUNIA.
Aku ragu, karena keberadaan dan nilai manusia itu terletak
pada PERBEDAAN dan kemampuan manusia menangkap PERBEDAAN.
Yang ini bertingkatan sesuai manusianya.

Ambil contoh, seseorang yang tidak akrab dengan tanaman,
maka bila disodori berbagai kultivar mangga (misalnya) maka
dia hanya menangkap sekumpulan pohon yang berbeda dengan
sekumpulan pohon belimbing (misalnya). Dia baru lebih kenal
beda-beda pohon mangga itu setelah masing-masing menunjukkan
perbedaan (buah misalnya). Namun bagi seorang biolog dan
fisiolog, akan memahami. Jangankan sekumpulan pohon mangga
dari berbagai kultivar, sedang dalam kumpulan DAUN mangga
di satu cabang pun akan menampakkan PERBEDAAN.Tak akan ada
2 lembar daun yang identik sama dari suatu pohon.

Hehehe.... aku jadi melamun. Ah, ini mungkin hasil dari
arus reformasi!. Tadi pagi kakak-ku mengatakan lewat telepon,
bahwa presiden GD ini benar-benar Presiden PEMBEBASAN. Semua
bebas berpendapat dan berfikir..... akhirnya KEBEBASEN..
sampai banyak yang ingin membebaskan diri dari IKATAN
negara bangsa dan geografis, INDONESIA... Dan aku merasa
sedang berada di tengah-tengah pendapat dua netter di atas.
Perlu memang kita mengembangkan neo-humanisme dan juga
memperhatikan socio-geo-sentiment sekaligus. Namun untuk
suatu bangsa dan negara, perlu sekali IDENTITAS atau HARKAT
dan MARTABAT tersendiri.

Nah sekarang dimana tingkat HARKAT DAN MARTABAT bangsa?

wassalam,

mbahsoeloyo
-----------
(salam buat PAPUA... dan prihatin buat POSO)





________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com


- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!











Kirim email ke