--- reijkman karrountel <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
> > ================================================
> > AH:
> > Kurang tepat kalau anda mengira belum ada kriteria yang bisa mengukur
> memble
> > dan mencong itu. Yang pertama adalah GBHN.
>
> ---------
>
> Kalau sudah bicara GBHN begini, nyerah, deh. Sampai sejauh ini apakah ada di
> antara pembincang di milis ini yang tahu bagaimana detail GBHN tersebut.
> Setahu saya, GBHN adalah sebuah rencana dan program kerja. Sebagai sebuah
> rencana en program kerja, maka pasti ada item-item kerjaannya, yang di
> sub-item-kan. Lalu ada jadual pelaksanaan, apa jangka pendek atau
> panjangnya. Trus, ada ukuran pencapaiannya. Yang tak kalah penting adalah
> informasi mengenai kendala-kendala yang mungkin muncul, dan tak kalah
> penting untuk sekalian diprogramkan cara mengantisipasikannya. Karena adanya
> kendala-kendala tersebut, maka tingkat pencapaiannya jelas tak mungkin cuma
> satu titik semata, tetapi ada range, minimal seperti apa.
Mau aku tanggapi ternyata sudah meneer tanggapi, gracias meneer, setahuku GBHN jaman
orde baru
(entah GBHN orde reformasi, tapi bisa dicek di progress report presiden dan
diskusinya, di banyak
media online ) dulu semuanya memuat aspek-aspek normatif yang bisa dicapai. Cuma
kendala-kendalanya sama sekali enggak disebutkan. Kalau ukuran-ukuran mencong sama
memblenya
Presiden, hanya karena tidak bisa mencapai apa yang disyaratkan oleh GBHN, tanpa
memperhatikan
kendalanya, ya lebih baik jangan jadi presiden. Wong kendalanya segede gunung. Apalagi
presiden
sekarang presiden tawanan. Ini mmungkin yang dimaksud oleh Wak Ali Hasan. Karena
tawanan, atau
kacung masyarakat istilah Wak Ali Hasan, maka penawan atau juragan bisa mencaci maki,
menjewer,
merekayasa, atau menyuruh apa saja, baik lewat hukum atau di luar hukum, bila
keinginannya tidak
dilaksanakan. Kalau sudah begini sebenarnya siapa yang feodal ?
>
> Sebagai seseorang yang paham betul mengenai GBHN (buktinya bisa menilai
> kemencongan nan amat sangat dari pemerintahan GD), mohon agar tuan Abdullah
> Hasan berkenan berbagi informasi, sehingga kita semua jelas, mencongnya itu
> sejauh apa.
Kita tunggulah..
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Mail � Free email you can access from anywhere!
http://mail.yahoo.com/
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!