dari kompas: : Ketua MPR Amien Rais yang dihubungi di rumahnya di Yogyakarta, : semalam, menyatakan terkejut karena harapan masyarakat : dikandaskan oleh Abdurrahman Wahid. "Secara singkat saya melihat : kabinet ini tidak melayani kepentingan bangsa, karena dibuat : untuk melayani kepentingan Gus Dur (Abdurrahman Wahid-Red). : Malahan bisa dikatakan untuk memfasilitasi kepentingan kekuasaan : Gus Dur yang tak ada kaitan dengan kepentingan bangsa," : tegasnya. : Bagi Amien Rais, hal itu jelas tidak akan diterima pasar. Sebab, : di samping ada Rizal Ramli yang salah tempat, dan Prijadi : Praptosuhardjo yang tak lulus fit and proper test dua kali dalam : sebulan, susunan kabinet ini pasti akan menjadi bahan tertawaan : pasar maupun masyarakat pada umumnya. : Menurut Amien Rais, tampaknya sebagian besar anggota kabinet : dipilih bukan karena profesionalisme dan didasarkan pertimbangan : meritokratik, tetapi hanya atas dasar pertimbangan para menteri : itu bisa menjadi yes men dan yes women Presiden. : ---------> Waduh, pusing wis! Terus gimana nasib daripada bangsa kalau gini caranya. Presiden buat acara kabinet pelangi nan akomodatif, SALAH! Menteri kurang kompak kek, menteri loyal ke partai kek, tidak profesional kek.... kek-kek tekek... Kini, presiden bikin model baru, sepenuhnya tunjukkan dia, tambah SALAH. Vonis dan nilai telah keluar mendahului penilaian kerja... lho? Lha wong guru-(dukan)... Yang the all president's men kek, unaccepted by pasar kek... Heran jadinya, yang mau diurus itu PASAR atau RAKYAT? Yang kejibah ngatur pemerintah itu kabinet apa parlemen? Kalau gini ini namanya SA-AKEN Kabinet (sa-aken = kasihan) soeL ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!

Kirim email ke