Tambahan :
Anggota DPR dipl. Ir. Soeroso adalah Direktur berbagai perusahaan Tutut
(termasuk urusan tol); kapan dia populer di kalangan massa rakyat ?
Ini akibat sisitim pemilihan umum, yang memilih partai , bukan manusianya;
Jika ditarik lurus, maka banyak sekali "wakil" di DPR yang bukan grass-root
leaders; jadi ya mereka hanya mewakili kepentingan "kepentinganya sendiri".
----- Original Message -----
From: "åç" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, January 30, 2001 8:42 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] detik.com sore ini, RE: [Kuli Tinta] Re: SCTV,
siang ini (30 Jan 2001)
> Kang Imron,
>
> Dalam Hulkum ketatanegaraan kita apakah Presiden tidak mungkin membubarkan
DPR?
>
> Tolong dhong ditanyakan kepada AT apakah Bendahara Golkar Novianto yang
terlibat kasus bank bali dan mewakili Timtim itu masih sah mewakili rakyat
yang daerahnya sudah bukan lagi menjadi teritori RI? Mengapa tidak ada yang
menanyakan?
>
> Kita boleh saja mengacu kepada pendapat seseorang, namun apakah acuan itu
valid dann reliable untuk menjadi dasar argumentasi? Kalau yang ngomong
Harun Al Rasyid yah... saya akan memberi nilai kemungkinan benar jauh lebih
tinggi.
>
> Jadi, kalau referensi itu AT kayaknya he... he... Di milis tetangga,
Presiden berhak membubarkan DPR itu pernah menjadi debat hebat dan menarik.
Benar enggak Bung MYP?
>
> Kang Imron, ditinjau dari preposisi manapun kita tidak mungkin
menghilangkan peran Golkar dalam kancah politik Indonesia hingga saat ini.
Mengapa misal (satu saja ya) Si baWazier itu di plot harus bisa menjadi
Utusan daerah dari Yogya? Apakah bawazier itu ngetrend di Yogya? Tinggalnya
aja di Jkt. Siapakah baWazier itu? Mengapa Ibnu PDIP yang sekarang menjadi
Bupati Sleman itu harus kalah oleh baWazier?
>
> Lagi, mengapa si ngrawah itu dulu ngotot memasukkan Hamzah yang disebut
sebagai mewakili Indonesia bagian Timur? Ada apa? Juga, mengapa usulan
pembentukan Pansus untuk kasus2 yang melibatakan oknum Orba atau Golkar
selalu kandas namun tidak untuk BBgate? Siapa yang mengkandaskan?
>
> Mudah-mudahan pemanasan untuk menuntut pembubaran Golkar terus bergulir !
>
>
> ----- Original Message -----
> From: Imron Zen <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Tuesday, January 30, 2001 6:55 PM
> Subject: [Kuli Tinta] detik.com sore ini, RE: [Kuli Tinta] Re: SCTV, siang
ini (30 Jan 2001)
>
>
> dari berita detik.com di bawah ini, maka amat sangat
> wajar pertanyaan Indiarto 'Apa Gus Dur tidak tahu
> konsekuensinya dengan melempar wacana tersebut ?'
>
> iz
>
> http://www.detik.com/peristiwa/2001/01/30/2001130-173102.shtml
> Akbar Tandjung:
> Presiden Tak Bisa Bubarkan DPR
> Reporter: Aulia Andri
> detikcom - Jakarta, Ketua DPR Akbar Tandjung
> menyatakan, Presiden dan DPR merupakan lembaga tinggi
> negara yang sama kedudukannya. Dengan begitu, menurut
> Akbar, sesuai konstitusi Presiden tidak bisa
> membubarkan DPR. Demikian juga sebaliknya.
> "Kalau berdasarkan konstitusi, tak ada dasar untuk
> mengambil tindakan pada DPR. Apalagi oleh Presiden.
> Presiden dan DPR itu sama-sama lembaga tinggi negara.
> Sesuai konstitusi, Presiden tak bisa membubarkan DPR.
> Demikian juga sebaliknya," kata Akbar usai menerima
> utusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di
> Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/1/2001).
> Sebelumnya Presiden Gus Dur mengancam akan membubarkan
> DPR dan MPR. Ancaman itu tercetus saat berbicara di
> hadapan para rektor dari perguruan tinggi Islam
> seluruh Indonesia di Bina Graha, Sabtu (27/1/2001)
> sore. Sebenarnya pernyataan Gus Dur itu dilarang
> dipublikasikan alias off the record. Namun, ternyata
> omongan yang off the record itu pun bocor.
> Pembocoran itu terjadi, konon karena larangan untuk
> mempublikasikan berita itu datang belakangan. Tapi,
> apa lacur, berita itu sudah nongol di LKBN Antara
> lebih dulu. Seperti dikutip Republika, memang setelah
> itu Antara segera menghapus berita 'panas' tersebut.
> Namun, tak disangka pukul 20.00 WIB berita tersebut
> masih muncul di pelanggan Antara, namun dalam versi
> Inggrisnya. Berita itu berjudul: Gus Dur Ready to
> 'Freeze' Parliament, People's Consultative Assembly.
> Menanggapi keinginan Gus Dur itu, Akbar sendiri
> menyatakan akan mengecek terlebih dahulu. Kemudian
> dijelaskan, berdasarkan konstitusi, DPR merupakan
> salah satu lembaga tinggi negara yang memiliki fungsi
> membuat Undang Undang (UU). Keberadaan DPR, lanjut
> Akbar, kini juga diperkuat dengan adanya amandemen UUD
> 1945.
> Sedangkan menanggapi tudingan bahwa DPR dikuasai Orde
> Baru (Orba), Akbar menyatakan hal itu perlu
> diklarifikasi. "Apa yang dimaksud dengan Orba itu. DPR
> ini dipimpin atas pilihan rakyat. Maka yang berdaulat
> itu rakyat. Jadi kita harus menghormati pilihan rakyat
> itu," kata Akbar.
> Akbar juga menantang pembuktian terhadap tudingan DPR
> sebagai penyebab disintegrasi bangsa. Dikatakan semua
> produk DPR tidak ada yang mengarah pada disintegrasi
> bangsa. Bahkan DPR membuat UU bersama-sama dengan
> pemerintah. Termasuk Pansus Buloggate dan Bruneigate,
> menurut Akbar, telah sesuai UU.
> "Ini juga harus dibuktikan, kasus apa, peraturan apa,
> produk apa dari DPR yang mengarah pada disintegrasi
> bangsa. Kalau DPR mengeluarkan UU yang mengarah
> disintegrasi bangsa tidak ada," tandas Akbar.(iy)
>
> > -----Original Message-----
> > From: mBin [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
> > Sent: Tuesday, January 30, 2001 4:25 PM
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: [Kuli Tinta] Re: SCTV, siang ini (30 Jan
> 2001)
> >
> >
> >
> > From: GIGIH NUSANTARA <[EMAIL PROTECTED]>
> >
> > Di Liputan 6 Siang, SCTV, ada perbincangan antara
> > penyiar SCTV (Indiarto kah namanya ?) dengan Jubir
> > Presiden, Massardi. Topik yang diambil adalah soal
> > wacana (katanya begitu) 'Presiden ingin membubarkan
> > DPR/MPR'.
> >
> > --cut--
> >
> > ini ada pendapat orang lain tentang 'indiarto',
> > beberapa bulan lalu,
> >
> > mBin
> > -----
> >
> > From: Fahmi Zabirat <[EMAIL PROTECTED]>
> -del-
>
> __________________________________________________
> Get personalized email addresses from Yahoo! Mail - only $35
> a year! http://personal.mail.yahoo.com/
>
> ................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> ................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com