enakan di mbogor ya mbin?
pusat kekuatan mahasiswa sekarang telah terbelah 4,
yang besar dengan rektoratnya di darmaga, yang agak
gede di baranangsiang, yang kecilan tapi berduit
di gununggede...
kalau mo demo kebetulan perangkat eksekutif, kantor
LBN, musium, bank-2 besar nglumpuk di juanda atau
jalan kapitan muslihat. jadi gampang, asal ruas jalan
keliling kebun raya macet yang ke arah darmaga,
dah pasti mahasiswanya nglumpuk di sekitaran istana.
sementara rakyat? weleh-weleh mbiiin... rakyat
bogor kan banyakan nyangkulnya di njakarta,
kayak kamu... hehehe
apalagi waktu demo kemarin di depan kandang rusa
kebunraya itu, lha di kampus darmaga masih pada
rapat. di baranangsiang sedang ada pertemuan
dengan petani karawang dan subang, dan sebagian
besar mahasiswa kelas satu, pulang kampung setelah
ujian akhir semester.
hehehe, dan aku dimaki-maki oleh milist ipb, gara-gara
ngirim BRAVO.. karena menyinggung BEM. sayang
aku dengar selentingan ketua BEM itu putera mantan
calon seorang presiden yang sempat debat calon
presiden. dan itu rahasia umum.... di lingkungan
kampus baranangsiang....
salam,
Ki Denggleng Pagelaran
--------------------------
apa bedane uwong ambek
manungsa?
----- Original Message -----
From: "$Bji(B" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, February 02, 2001 6:15 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Mahasiswa Bergabung Rakyat Yogya Minta
Gus Dur Mundur
Mas tak beritahu ya .....
Ini realita.
Kalau sampai MHS YOGYA dan MASYARAKAT YOGYA turun maka Yogya
yang kecil itu akan horeg! Kantong2 kekuatan mhs yang
sesungguhnya belum kelihatan terlibat disana. Initentu saja
menimbulkan pertanyaan. Rakyat yang ditulis media itu adalah
simpatisan atau anggota partai tertentu atau yang berafiliasi ke
partai tertentu. Jadi, jangan digebyah uyah gitu .... sebagai
rakyat Yogya. Maaf saja, rakyat Yogya masih menyimpan ucapan AR
yang menyinggung Sultannya.
Mhs juga jangan digebyah uyah gitu. Bunderan UGM itu telah
menjadi indikator mengenai kekuatan gerakan mhs dan perlawanan
masyarakat. kekuatan mereka belum seberapa, artinya itu bisa
menjadi indikator bagi dukungan mhs. UII dan IAIN Sunan
Kalidjaga yang biasanya paling hot dan memblokir jalan saja
tenang2 (atau karena Mahfud ada disana?). Komplex Mrican yang
merupakan aliansi antara UNS-UAJY-USD-IAIN-Stiper juga tenang2.
Artinya, kegiatan mhs itu tersegmentasi oleh kepentingan
tertentu bukan kepentingan umum seperti 1998 dulu. Diselatan
memang agak ramai, yaitu UMY.
Apakah berita dukungan kepada GD nggak muncul di berita? Pernah
membaca beberapa kali ribuan masayarakat berangkat dari
Alun-alun Utara menuju ke gedung DPR untuk menyetakan
dukungannya kepada pemerintahan GD? Gerakan masyarakat Yogya
yang menuntut recall si Wazier muncul di pemberitaan enggak?
Wakil DPRD yang mengatakan kesulitan untuk me recall karena
mekanisme belum ada muncul enggak?
Nah, inilah hebatnya strategi itu. Kelihatan sekali bahwa arah
gerakan mereka sudah terarah berpihak ke salah satu kekuatan
politik saat ini, yaitu yang berseberangan dengan pemerintahan
saat ini. Sayangnya, tanpa disadari, gerakan itu jelas telah
menunjukkan segmentasi afiliasinya sehingga secara tidak
langsung bisa menunjukkan bahwa mereka tidak mewakili seluruh
mhs atau rakyat.
Biasa kan, kalau tidak mayoritas lalu sering menyebut mayoritas
sebagai pelindung. Misal, mengatas namakan rakyat, mengatas
namakan teman2 kantor (sering kan mBien). Coba aja siapa yang
kemarin dalam sidang paripurna sering menyebut rakyat padahal
mereka hanya mewakili 1 digit %.
Pada dasarnya, sudah menjadi tradisi bahwa gerakan mhs yang
sesungguhnya dan mengakar tidak terwakili dalam lembaga seperti
BEM. Berbeda dengan masa lalu ketika GMNI- HMI-CGMI (he... he...
Nas-A-Kom ya Bung MYP) bertarung untuk memperebutkan masa
melalui tentir dan posisi di lembaga2 mhs. Sekarang? he... he...
apa ada ya kira2 nanti ada yang bisa menyamai Syahril, Rizal
Ramli, Wimar, Arif Budiman, dll.? Kita telah kehlangan dua
generasi mBien.
AsliWates
(persisnya Pengasih)
----- Original Message -----
From: mBin <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, February 02, 2001 4:33 PM
Subject: [Kuli Tinta] Mahasiswa Bergabung Rakyat Yogya Minta Gus
Dur Mundur
gimana yogya, kang aswat ?
koq barongsai ;lambang gus dur,
apakah mereka juga mengklaim mahasiswa ugm dan masyarakat yogya
?
mBin
-----
Mahasiswa Bergabung Rakyat Yogya Minta Gus Dur Mundur
Reporter: A. Dipta Anindita
detikcom - Yogyakarta , Mahasiswa yang long march dari UGM
bergabung dengan
Rakyat Yogya di perempatan Malioboro Yogyakarta. Kini massa
berjumlah 1000
orang. Lantas digelar atraksi barongsai yang melambangkan
pemerintahan Gus
Dur. Saat barongsai jatuh, massa pun bersorak.
Mahasiswa yang long march, Jumat (2/2/2001) ini merupakan
gabungan dari
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Yogyakarta,
Himpunan
Mahasiswa Islam (HMI), Dewan Penyelamat Reformasi (Depera),
Aliansi
Mahasiswa Penyelamat Reformasi (Ampri) dan beberapa perguruan
tinggi
lainnya.
Selama perjalanan, massa itu terus bertambah. Massa yang
sebelumnya
berjumlah sekitar 150 orang, kini telah mencapai sekitar 200
orang .
Mereka kemudian bergabung dengan sekitar 500 orang masyarakat
Yogya yang
telah berkumpul di perempatan Malioboro. Mereka berorasi dari
atas pick up
dan pengeras suara.
Elemen masyarkat itu diantaranya Front Rakyat Selamatkan
Reformasi (Fraksi),
Seruan Untuk Reformasi dan Perubahan (Surau) dan Gerakan Moral
Pemantau Gus
Dur (Gempur). Tak lama kemudian bergabung lagi dari Universitas
Negeri
Yogyakarta. Kini total massa yang berkumpul di Malioboro sekitar
1000 orang.
Selain orasi, mereka melakukan atraksi barongsai yang
menceritakan
pemerintahan Gus Dur. Ketika Barongsai dikalahkan, masyarakatpun
bersorak.
Sementara itu tampak aparat berjaga-jaga mengamankan aksi. Kini
arus lalu
lintas dari Malioboro ditutup.(iy)
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan
Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan
sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini,
http://www.indokado.com<--
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan
Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan
sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini,
http://www.indokado.com<--
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--
