From: "asep septiawan" <[EMAIL PROTECTED]> Berkaitan dengan pengangkatan Baharudin Lopa, pada kubu PPP justru tidak membuat bingung. Sebab, di sana, ada benturan politik yang cukup keras, yang selama ini dibawakan oleh Hamzah Haz. Secara politis, Hamzah justru membutuhkan keadaan ini agar bisa masuk lagi ke dalam area elit politik yang punya kredibilitas. Tampaknya, di sini, mungkin kesintingan Gus Dur dalam memainkan peta politik praktis. Dari penarikkan Lopa, Gus Dus coba menarik garis bahwa dirinya siap untuk berkongkalingkong dengan pihak manapun. Sekaligus menancapkan pengaruh bahwa peta permainan dipegang olehnya. septi -------- Sak Sinting-sintingnya GD, sampai kini dia adalah presiden hasil pemilihan MPR. Ya, MPR yang selalu memplokamirkan diri sebagai wadah (klonthongan) daripada DPR. Yang barusan hari salah satu anggotanya berniat untuk mengumpulkan tanda tangan guna mencari jalur cepat SI sehingga menjadi konstitusional. Bebeberapa tokoh telah membubuhkan tanda tangan. Sementara itu ketua sidang pada paripurna dalam masalah pansus, mengaku harus GARUK-GARUK KEPALA menghadapi politisi-2 muda yang keburu nafsu pengin jadi tokoh penting itu! Tinggal menilai mana yang lebih sinting, ketika seorang ketua MPR yang beberapa kali ditolak oleh sebagian rakyat untuk mengunjungi suatu daerah, kemudian seperti mengobarkan kebencian? Yang semua orang bahkan mungkin dunia international tahu kalau GD nangkring di kursi presiden itu atas jasa beliau. Baca saja kisah dari pedagang ikan bakar, di harian kompas yang mengenang kejadian tanggal 27 September 1998. Pakai diabadikan dengan foto lagi. Lebih sinting mana dengan lonjakan kesimpulan pansus yang langsung menjadi vonis bahwa ada pelanggaran thd. apa saja yang layak dijadikan bekal untuk meng-SI-kan presiden. Sementara itu barusan tokoh pansus itu sendiri menyatakan bahwa secara yuridis kesimpulan pansus hanyalah informasi yang perlu ditindaklanjuti? Dan harus diingat, dengan kesemrawutan ini serta terancamnya GD rontok, siapa yang paling diuntungkan? Apakah MW? Atau AR? Atau Golkar? Atau militer? Ingat, militer telah berlatih pada saat genting di paripurna DPR kemarin. Dan rupanya mendapat angin... Ingat tuntutan reformasi dengan dwi-fungsi militer.... Dan ingat bahwa salah satu produk hasil demo mahasiswa angkatan 66 adalah berdirinya rezim ORBA... yang berbelok arah. Ki Denggleng Pagelaran -------------------------- apa bedane uwong ambek manungsa? ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--

Kirim email ke