Lho berarti toleransi beragama Bung ini sangat rendah sekali,...
Ini zaman Reformasi Bung, boleh apa aja disegala bidang kehidupan
cuman untuk soal agama, no way, jangan dikaburkan atau bisa ditoleransikan
untuk diusik/dimasuki/dikaburkan oleh orang yg beragama lain baik
yg bertujuan baik2 ataupun jelek dan merusak (mungkin seperti oleh agama
Bung?), urusan agamaku adalah urusanku dan urusan agamamu yach urusanmulah,
atur sich sendiri!, jelas!.

Bung, sepertinya kecewa ama era Suharto, dulu waktu mereka ada Bung makan
dan bekerja dimana sih, apa tidak merasa sedikit banyaknya hasil dari
aturan2
dari zaman tersebut semisal, gaji bung dan sandang dan pangan adalah juga
bung makan untuk tulang dan darah bung sendiri, tapi kemudian malah Bung
hinakan yg ikut memberi makan bung sendiri??.

Salam,
=====

>Untuk yg di Monas, Maaf, sebaiknya jika ada kejadian di internal Islam
>orang2 Kristen/Agama lain diam aja sih, urus sendiri2 agama masing2,
>kan Islam tidak pernah merepotkan Agama lain, gitu aja kok repot.
>
>Salam,
-----------------------------------------------------------------------
Ridwan,
menyuruh orang lain diam,  ini sisa peningalan zaman suharto cq harmoko.
e-mail ini terlambat mempostingnya, mestinya lima tahun yang lalu baru
valid.



...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 

Kirim email ke