Wah si Bung ternyata marah dan akhirnya mengeluarkan
posting yang penuh dengan nilai2 kesombongan.
Udah lah, bung juga tahu kan?, bahwa kita manusia didunia
ini diciptakan oleh Tuhan itu bukan lain hanya untuk menyembah
dan meng-AgungkanNYA.
Jadi boleh2 aja kok setiap pemeluk agama mempelajari kebesaran
dan kekuatan serta kehebatanNYA melalui agama masing2 serta
melalui iptek, tapi biasanya dengan sikap yang rendah hati dan hasil
akhirnya adalah hanya untuk tahu bahwa kita dengan
akal pikiran yg diberikanNYA tsb bisa menyadari bahwa DIA itu
betul2 ESA & KUASA dibandingin kita2.
Bukan malah sebaliknya, banyak manusia yang tidak mau mengakui
KEBESARANNYA serta mengutak-atik ajaran.
Akhirnya ajaran yang MURNI jadi tidak MURNI lagi...sayang??
Salam,
========
Aswat,
Ki, agama itu jangan jangan pernah diutak-utik. He... he...
Ilmu pengetahuan itu dihapalkan saja.
He... he... lagi
Eh.. tetapi agama bukan ilmu pengetahuan ya Ki.
(He.. he.nya lebih keras)
Transformasi dari:
Sistem Nilai -> Kognitif -> Afektif -> Perilaku
adalah sebuah proses pemahaman dari
hal yang abstrak hingga menjadi perubahan
perilaku yang menyangkut motorik.
Selama proses itu tidak ada proses
bertanya, merenung, berefleksi, kontemplasi
pokoknya hafal dan amalkan...........
he... he... sambil jingkrak-jibgkrak dan terus koprol....
Keragaman itu menyenangkan Ki.....
karena dari keragaman itu kita bisa melihat
perbedaan-perbedaan.....
sudah membaca protes iblis kan Ki?
he... he... ini, he.. he. nya embut dan menurun..
makanya pan mapan Ki dari pada ora kajen...
----- Original Message -----
From: BKC1214 Nopi Hidayat
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, May 15, 2001 8:04 AM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Re: BELAJAR DEMOKRASI: u/p Mbah
Denggleng
Headernya belajar demokrasi koq lari2 ke Agama!!, dan ingat ajaran
suatu Agama sebaiknya jangan pernah diutak-utik, untuk apa?, kalau
mau
pelajarilah lebih mendalam dan tunjukkan bahwa Agama apapun itu
baik
dan benar, caranya macam2, yang paling baik dengan memberi contoh
teladan...Insya Allah orang sekitar kita akan meniru.
Mungkin Bung belum tahu? bahwa saudara2 kita yang berjubah serta
membawa pedang itu baru habis mencegah pembantaian di daerah2
kelam
sana, nggak usah kuatir dan nggak usah takut, kalau pembantaian
selesai mereka juga akan berhenti dan nggak akan bikin2 kerusuhan
dan ketakutan mania dimana2, segelintir orang aja yang merasa
begitu?,
yach seperti tipe orang2 kayak Bung ini mungkin??.
Salam,
-----
From: "Ki Denggleng Pagelaran" <[EMAIL PROTECTED]>
"..jangan gitu ah, bes.. ndak baik..... menguthak-
uthik bacaan sembahyang...."
=======================================
Waduh..! Maaf Mbah ..!, saya memang kadang-kadang agak keblabasen,
Saya ini beranggapan bahwa Tuhan itu amat manusiawi, termasuk
senang bila
ciptaannya, manusia-manusia seperti kita ini senyam-senyum ketika
saling
menebar humor. Bahkan, saya mengharap bahwa Dia bisa ikut
Tersenyum
bersama
kita.
Sebaliknya bahwa Dia itu kurang suka kalau kita menebar ketakutan
atau
kemarahan dimana-mana. Seperti saudara-saudara kita yang suka
berseragam
jubah bawa pedang dijalan-jalan itu...!
Wassalam,
Abdullah Hasan.
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--